Bale Bandung

43 Pahlawan Sasak Rawayan Banjaran

×

43 Pahlawan Sasak Rawayan Banjaran

Sebarkan artikel ini
Jpeg
Jpeg

BANJARAN, Balebandung.com – Pahlawan Sasak Rawayan adalah judul dokumen yang ditemukan pada Juli 2015. Tentu saja cerita pertempuran ini adalah salah satu cerita pertempuran pada saat mempertahankan kemerdekaan yang luput dari buku sejarah.

Dokumen ini dibuat sebetulnya untuk proposal pendirian monumen di tempat kejadian. Ada tiga buah dokumen. Satu hasil pengetikan yang harus direvisi, draft dengan tulisan tangan tinta biru dan satu dokumen tentang kepengurusan.

Menurut dokumen, pertempuran yang berlangsung pada Senin 26 Agustus 1946 sekitar pukul 08.00 WIB atau 28 Ramadhan 1365 H. Satu tahun sembilan hari setelah Proklamasi Kemerdekaan dan dua hari menjelang Idul Fitri 1365H.

Sasak Rawayan adalah sebutan untuk jembatan gantung yang terbuat dari kawat dan besi yang melintasi Sungai Cisangkuy. Berada di Kampung Pataruman, Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. Dapat diakses dari jalan Soreang-Banjaran dekat Ciherang. Jembatan itu sekarang tinggal nama, dan mungkin banyak orang yang sudah lupa dengan kisah Sasak Rawayan itu sendiri.

Bagi para pejuang pertempuran di Sasak Rawayan pasti tidak akan bisa dilupakan. Sebanyak 43 tiga orang pejuang gugur dalam pertempuran tersebut, dan dicatat sebagai salah satu pertempuran yang paling banyak merengut pahlawan bangsa. Para pahlawan yang merelakan nyawanya demi negara dan bangsa ini sehingga mereka tidak bisa merasakan Lebaran pertama kali setelah merdeka.

Para pejuang yang melintasi area pesawahan tiba-tiba saja diberondong peluru. Meski sudah diberikan wejangan untuk mempelajari strategi musuh, tetapi takdir berkata lain. Sebagian lagi ada yang mengatakan ada seorang pengkhianat yang telah membocorkan gerak-gerik para pahlawan yang gugur ini, sehingga dengan mudah musuh mengurung dan memborbadir mereka di area pesawahan.

Jasad para pahlawan yang gugur dan bergelimpangan di sawah diangkut menggunakan taraje (tangga yang terbuat dari bambu) dan badodon (alat untuk mengambil ikan di sungai) oleh kaum wanita. Mereka yang selamat karena bersembunyi dalam bungker-bungker yang memang sudah dipersiapkan. Dalam dokumen itu disebutkan salah satu wanita yang melakukan evakuasi terhadap jasad para pahlawan yang gugur di pertempuran sasak Rawayan adalah Ibu Sukaesih.

Sebagian besar taraje dan badodon yang digunakan dalam evakuasi tersebut sudah habis dimakan usia. Ada satu yang tertinggal yang kabarnya disimpan di Museum Mandala Wangsit Siliwangi Jl. Lembong, Bandung.

Sedangkan ke 43 para pahlawan yang gugur dalam pertempuran setelah dikumpulkan di Bale Desa Kiangroke dan Markas Tentara di Kampung Tarigu. Keesokan harinya diberangkatkan ke Pangalengan menggunakan truk PKKB dan dimakamkan di Ciwadara dan Citere.*** by Yeni Kurniatin, 12 Agustus 2015.

Nih, cuplikan dari dokumen tersebut.

Jpeg

Jpeg
Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna melontarkan kritik terhadap kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), khususnya dalam penataan jaringan utilitas telekomunikasi dan implementasi ducting. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) mempertanyakan masih ditemukannya kabel telekomunikasi yang melintang dan tidak tertata dan semrawut, sementara Pemerintah Kabupaten Bandung telah memiliki regulasi yang mengatur pipa bersama […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) atau Basic Class Korps Sukarela (KSR) PMI Kabupaten Bandung Angkatan XV diduga diwarnai praktik perpeloncoan dan kekerasan fisik terhadap peserta. Dugaan tersebut disampaikan salah seorang orang tua peserta berinisial Yn warga Kabupaten Bandung. Kepada balebandung.com, Yn mengaku anaknya mengalami trauma setelah mengikuti Diklatsar yang berlangsung sekitar setahun […]