Bale Bandung

dr Adang Sudrajat Bagikan 7.000 paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

×

dr Adang Sudrajat Bagikan 7.000 paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR RI Dapil Jabar 2 dr Adang Sudrajat menyalurkan ribuan paket sembako bagi warga terdampak Covid-19 di Kec Baleendah Kab Bandung, Kamis (21/5/20).

CILEUNYI, Balebandung.com – Anggota DPR RI Dapil Jabar II dr Adang Sudrajat menyalurkan ribuan paket sembako bagi warga terdampak Covid-19 di Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, Kamis (21/5/20).

Adang berharap bantuan 7.000 paket sembako ini paling tidak dapat membantu meringankan beban warga terdampak Covid-19 terlebih Hari Lebaran tinggal menghitung hari.

“Pesan saya agar dalam perayaan Hari Raya Idul Fitri nanti kita semua tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah dan panduan ibadah sesuai maklumat MUI, untuk menekan penyebaran wabah Covid-19 di masa Lebaran,” ucap Adang dalam sambutannya.

Menurutnya masyarakat perlu diedukasi terus menerus untuk tetap menjalankan protokol keksehatan agar terhindar dari penularan covid. “Menjaga jarak, rajin mencuci tangan dan memakai masker kalau keluar rumah bila ada keperluan mendesak,” serunya.

Tak lupa anggota Komisi IX DPR RI ini uga memperbanyak ibadah dan doa agar wabah segera berlalu. “Kita juga harus siap dengan normal baru yang akan mengubah cara berinteraksi sosial dan interaksi perekonomian di antara masyrakat nantinya,” imbuh anggota Fraksi PKS DPR RI ini.

Namun Adang pun mengkritisi kinerja pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19 ini. “Selain peraturannya berubah-ubah terus dan tidak konsisten, apalagi sudah dibuka lagi peluang untuk lebih bebas seperti boleh mudik bersyarat, mulai dibukanya pusat-pusat keramaian,padahal kasus covid belum menurun,” sesal Adang.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap mahapatih yang mengubah perkawinan menjadi penaklukan. Perang Bubat sering datang kepada kita dalam kalimat-kalimat pendek. Dalam Carita Parahyangan, ia hanya muncul sebagai jejak singkat: orang-orang berperang di Majapahit. Dalam Pararaton, ia dicatat lebih terang, tetapi tetap ringkas: ada peristiwa Pasunda […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]