Bale Bandung

PDI Perjuangan Jaga Silaturahmi dengan Kalangan Pesantren

×

PDI Perjuangan Jaga Silaturahmi dengan Kalangan Pesantren

Sebarkan artikel ini
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Harjoko Sangganagara berkunjung ke Bakal Calon Bupati Bandung dari Partai Golkar Deding Ishak, di Pesantren Al Jawami, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Minggu (7/6/20). by iwa/bbcom
Ketua DPC PDI Perjuangan Kab Bandung Harjoko Sangganagara berkunjung ke Balonbup Bandung dari Partai Golkar Deding Ishak, di Pesantren Al Jawami, Desa Cileunyi Wetan, Kec Cileunyi, Kab Bandung, Sabtu (6/6/20). by iwa/bbcom

CILEUNYI, Balebandung.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Harjoko Sangganagara berkunjung ke Bakal Calon Bupati Bandung dari Partai Golkar Deding Ishak, di Pesantren Al Jawami, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Minggu (7/6/2020) sore.

Harjoko mengatakan kunjungannya tersebut untuk bersilaturahmi bersama sahabat saat sama-sama menjadi anggota DPRD Jawa Barat periode 1999-2004 silam.

“Pak Deding mengajak saya untuk bertemu bersilaturahmi, ya saya temui saja di kediamannya, karena kebetulan rumah kami berdekatan di Cileunyi,” ujar Harjoko kepada wartawan, Senin (8/6/2020).

Harjoko menambahkan pertemuan tersebut juga dalam rangka komunikasi politik, menindaklanjuti pertemuan Kang Deding Ishak (KDI) dengan pimpinan DPD PDI Perjuangan Jawa Barat sebelumnya.

Sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, Harjoko merasa punya amanat untuk mengawal Balonbup Bandung Yena Iskandar Ma’soem untuk mendapat pasangan yang selanjutnya akan disampaikan ke DPP PDI Perjuangan.

“Tentang hal ini, saya akan mendorong supaya ada kesepakatan antara PDI Perjuangan dengan Golkar, khususnya antara Ibu Yena dengan Pak Deding. Mudah-mudahan ada solusi agar keduanya bisa berpasangan. Karena sekarang sudah harus mulai dimunculkan pasangan Cabup-Cawabup dari PDI Perjuangan itu,” jelas Harjoko.

Opsi lainnya selain dengan Deding, imbuh dia, juga dimunculkan pula opsi pasangan calon Yena-Atep, Yena-Sahrul Gunawan, Yena-Irman Wargadinata. “Semua opsi kita coba, tinggal nanti bagaimana yang benar-benar fix, termasuk dengan koalisi parpolnya,” ujar Harjoko.

Harjoko menuturkan ada ikatan emosional antara Deding Ishak dan PDI Perjuangan. Dulu saat awal reformasi thun 1999, kata Harjoko, ayah dari Deding Ishak, KH Toto Abdul Fatah sebagai Ketua MUI turut berjasa memberikan penguatan saat Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri waktu mencalonkan diri sebagai Presiden.

“Jadi, kita punya hubungan historis sejak tahun 1999 di mana kami mendapat amanat untuk menjaga silaturahmi antara keluarga besar PDIP Perjuangan dengan kalangan pesantren, sehingga amanat itu tetap kita laksanakan dengan tetap menjalin silaturahmi antaara keluarga besar PDI Perjuangan dengan keluarga besar Pesantren Al Jawami ini,” kenangnya.

Harjoko mengungkapkan komunikasi politik pun tetap dijalin dengan parpol lainnya seperti PKS, PAN, Gerindra dan PKB. Ia pun mengungkapkan pertemuannya dengan Ketua DPD PKS Kabupaten Bandung Jajang Rohana pada Sabtu (6/6/2020) lalu, di Sekretariat DPC PDI Perjuangan, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.

“Kami juga sudah menerima kunjungan dari PKS Kabupaten Bandung, dalam rangka penjajakan juga. Jadi, kita buka kmunikasi dengan semua parpol. Sebenarnya kita menjalin komunikasi dengan PKS itu juga sudah lama terjalin, jauh sebelum Covid-19.  Bahkan dengan Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan kita sudah bertemu,” beber Harjoko.

Menerima kunjungan silaturahmi dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, Deding Ishak mengaku berbahagia dan bersyukur bisa berjumpa lagi sahabatnya saat di DPRD Jabar dulu.

“Pertemuan kami intinya menjajaki untuk mendorong adanya koalisi Partai Golkar dan PDI Perjuangan di Pilkada Kabupaten Bandung. Komunikasi politik ini juga sebagai tindak lanjut dari pertemuan saya dengan DPD PDI Perjuangan Jabr dan Ibu Yena,” ungkap Deding.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]