Bale Bandung

Danlanud Sosialisasikan Penggunaan Medsos

×

Danlanud Sosialisasikan Penggunaan Medsos

Sebarkan artikel ini
Danlanud Sulaiman Kol Pnb M. Syafii saat sosialisasi penggunaan medsos di Skadik 202 Lanud Sulaiman, Kec. Margahayu, Kab Bandung. by Pentak Lanud Sulaiman
Danlanud Sulaiman Kol Pnb M. Syafii saat sosialisasi penggunaan medsos di Skadik 202 Lanud Sulaiman, Kec. Margahayu, Kab Bandung. by Pentak Lanud Sulaiman

MARGAHAYU – Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Mohammad Syafii, S.IP., menandaskan sebagai prajurit hendaknya memiliki sense of intelligent dan penggunaan media sosial itu tidak boleh sembarangan dan ada aturannya. Beberapa telegram dari pimpinan tentang larangan penggunaan medsos bagi prajurit telah disampaikan melalui pengumuman kepada anggota saat pelaksanaan apel atau selesai upacara.

“Hanya seksi tertentu yang berhak dan diijinkan untuk mendokumentasikan suatu kejadian atau peristiwa di lingkungan TNI AU yaitu, Penerangan, Lambangja, Pom dan Intelpam. Seandainya para siswa ingin menyampaikan sesuatu yang positif dan demi kebaikan TNI AU ke media sosial sampaikan ke Seksi Penerangan”, tegas Danlanud saat sosialisasi penggunaan Medsos kepada siswa-siswa Skadik 202 di Lanud Sulaiman, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Selasa (7/6/16).

Syafii menambahkan cermin aplikasi prajurit dalam kehidupan sehari-hari hendaknya berpegang teguh kepada nilai-nilai yang terkandung dalam Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

Dansatpom Mayor Pom Adi Wijaya menambahkan, ada batasan dalam penggunaan medsos karena sebagai pribadi tidak bisa lepas dari status sebagai prajurit TNI AU, harus tahu batasan mana yang boleh dan mana yang tidak boleh untuk di-posting ke medsos, serta setiap prajurit maupun PNS harus mengikuti aturan yang telah ada.

Begitu pula Ka Intelpam Mayor Sus Achmad Syarif H., menyampaikan segala kehidupan yang berkaitan dengan kedinasan tidak boleh disebarluaskan dan apabila melanggar, tentunya bisa ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sedangkan Kakum Mayor Sus Awan Nurcahya mengingatkan agar prajurit tidak salah dalam bertindak, sebelum menuntut hak lebih dulu harus tahu kewajiban. Selalu memegang asas praduga tak bersalah, sebagai contoh ada prajurit yang ditahan Pom, sebelum ada putusan kekuatan hukum tetap, yang bersangkutan belum bisa dinyatakan bersalah sebelum ada putusan dari Pengadilan Negeri.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]