Bale Bandung

Maulana Fahmi : Kebijakan Pemerintah Menaikan Harga BBM Cukup Berat Bagi Masyarakat

×

Maulana Fahmi : Kebijakan Pemerintah Menaikan Harga BBM Cukup Berat Bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Maulana Fahmi./bb2/bbcom/.

SOREANG,balebandungcom – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Maulana Fahmi menyatakan, kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) cukup berat bagi masyarakat.

“Dinamika kenaikan BBM itu ada di DPR RI dan Pusat. Tapi kami di daerah cukup menyesalkan dengan kenaikan BBM itu. Dampaknya banyak, biaya produksi semakin naik. Kemungkinan biaya hidup akan lebih meningkat,” kata Maulana Fahmi kepada wartawan di Soreang, Senin (5/9/2022).

Kenaikan BBM itu, kata Maulana Fahmi, tidak dibarengi dengan kenaikan gaji atau penghasilan. “Masyarakat pada umumnya, akan merasakan dampak uang belanja akan mengalami kenaikan karena BBM naik dampaknya ke harga-harga,” tuturnya.

Dengan adanya kenaikan harga BBM itu, katanya, ada kompensasi dari pemerintah yang dinilai cukup membantu bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah.

“Itu cukup membantu, tapi secara makro, inflasi bisa tinggi. Kenaikan harga BBM ini yang paling terdampak masyarakat berpenghasilan rendah. Bantuan pangan atau bantuan sosial perlu kita antisipasi,” katanya.

Maulana Fahmi juga menghawatirkan terjadi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), setelah kenaikan BBM. “Tetapi datanya belum dapat. Hal itu perlu diantisipasi. Artinya, program pengentasan kemiskinan dan permasalahan kemiskinan perlu diperkuat,” katanya.

Maulana Fahmi pun menyebutkan, bahwa Wapres Ma’ruf Amin sempat mengatakan miskin ekstrem di Kabupaten Bandung. “Antisipasi dari pemerintah tentunya perlu dilakukan. Pemerintah mau tidak mau harus menyiapkan bantuan sosial langsung atau tidak langsung. Walau sudah dikaper oleh pusat, di Kabupaten Bandung juga harus ada. Kita juga lihat beban APBD-nya cukup atau apa enggak atau bisa juga kolaborasi dengan program-program yang sudah ada,” katanya.

Menurutnya, kenaikan BBM ini akan menjadi salah satu faktor ekonomi menimbulkan permasalahan di masyarakat. “Jadi antisipasinya luar biasa,” katanya.

Disebutkannya, di DPRD Kabupaten Bandung juga membuat Perda Inisiatif, yaitu Perda Ketahanan Keluarga karena keluarga harus punya daya tahan.
“Mulai dari edukasinya, hak kewajiban suami istri, hak kewajiban anak, nah bagaimana keluarga itu harus kuat secara ekonomi. Kuat secara psikologi, sehingga tidak terjadi perceraian,” katanya.

Ia juga berharap ada program pemberdayaan dan latihan kewirausahaan. Maulana Fahmi mengatakan, untuk mengantisipasi gejolak masalah kemiskinan, ekonomi, bisa lebih efektif dan tepat sasaran.
“Yang pasti gejolak itu ada. Kemudian ada yang demo, itu bagian dari dinamika bernegara,” katanya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

CIPARAY, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) mengapresiasi penyelenggaraan Pesta Rakyat yang digagas Anggota DPR RI, Asep Romi Romaya di Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan khitanan massal, pasar pangan murah, serta pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bentuk kolaborasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. KDS menilai kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian kepada […]

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]