Bale Jabar

Air Mata Deddy Mizwar Saat Bicara Lingkungan

×

Air Mata Deddy Mizwar Saat Bicara Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Wagub Jabar  Deddy Mizwar menguraikan air mata saat bicara parahnya kerusakan lingkungan, saat jadi narasumber diskusi “Sabtu Ngariung untuk Citarum" di Taman Musik Citarum, Bandung, Sabtu (21/5/). by Humas Pemprov Jabar
Wagub Jabar Deddy Mizwar menguraikan air mata saat bicara parahnya kerusakan lingkungan, saat jadi narasumber diskusi “Sabtu Ngariung untuk Citarum” di Taman Musik Citarum, Bandung, Sabtu (21/5/). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menguraikan air mata saat bicara parahnya kerusakan lingkungan, khususnya yang saat ini marak terjadi di Jawa Barat dan daerah lainnya. Hal ini terjadi saat Deddy Mizwar menjadi narasumber sekaligus memberikan sambutan pada acara diskusi “Sabtu Ngariung untuk Citarum – Walhi” di Taman Musik Citarum, Jl. Belitung Kota Bandung, Sabtu (21/5/16).

Uraian air mata Deddy ini muncul saat dirinya menyampaikan hal yang berkaitan dengan reklamasi Jakarta, di mana sebagian besar material yang digunakan untuk membangun pulau buatan di Jakarta Utara tersebut berasal dari daerah di Bogor Barat. Menurutnya, sebuah peradaban janganlah dibangun di atas sebuah kemaksiatan, serta mengorbankan kepentingan masyarakat lain serta lingkungan yang ada. Untuk itu, pembangunan yang dilakukan jangan memindahkan bencana dan kemiskinan dari tempat yang satu ke tempat lainnya.

“Janganlah membangun Jakarta dengan cara memindahkan bencana ke daerah lain, janganlah membangun Jakarta dengan cara memindahkan kemiskinan ke daerah lain. Saat ini reklamasi Jakarta, sebagian besar atau 80 persen eksploitasi batu, pasir, dan segala macam itu dari Bogor Barat. Jalanannya di sana hancur untuk masyarakat, punglinya Rp 240 juta sehari untuk delapan pihak, ini daerah tak bertuan. Seolah-olah ga ada penegak hukum. Ga ada penegak hukum di sana dan satu tahun itu Rp 80,4 miliar punglinya, hanya untuk membangun 17 pulau reklamasi Jakarta Utara. Jadi sebuah peradaban yang dibangun atas dasar kemaksiatan menurut saya itu,” ungkap Deddy.

“Saya bilang saya akan melawan terus sampai saya mati. Walaupun saya tahu tidak akan menang, walaupun saya tahu jauh dari menang, tapi saya akan melawan terus sampai saya mati. Siapa tahu saya mati dalam keadaan melawan, jadi langsung masuk surga saya. Cara tercepat masuk surga saya kira itu. Mati dalam keadaan kedzaliman, melawan kemaksiatan walaupun udah ga jadi Wakil Gubernur lagi, ga penting ya. Ini komitmen saya. Saya kadang marah, tapi saya juga sedih,” ucap Deddy sambil berurai air mata.

Deddy pun mengungkapkan Pemprov Jabar hingga saat ini terus berkomitmen untuk memperbaiki Sungai Citarum. Ada 130 Komunitas Eco Village dari 170 desa yang ada di bantaran Sungai Citarum yang ikut dilibatkan dalam membenahi sungai tersebut. Selain itu, ada 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat untuk merevitalisasi Citarum.

Lebih lanjut, Deddy juga mengatakan edukasi atau pendidikan lingkungan penting dilakukan dalam memberikan wawasan lingkungan kepada anak-anak usia sekolah, sehingga ke depannya akan tercipta sebuah generasi yang sadar akan lingkungannya.

“Jadi menurut saya tidak ada yang tidak mungkin untuk kita bisa benahi kalau kita bersama-sama dan konsisten. Saya selalu katakan, alam yang rusak oleh manusia pasti bisa dibenahi oleh manusia sendiri selama manusia yang membenahinya kualitasnya lebih tinggi dari manusia yang merusaknya. Saya yakin manusia-manusia yang ada di sini lebih tinggi kualitasnya daripada manusia yang merusak lingkungannya,” pungkasnya

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]