Bale Jabar

Akademisi: Revisi UU ITE Harus Lebih Baik dan Lebih Adil Bagi Masyarakat

×

Akademisi: Revisi UU ITE Harus Lebih Baik dan Lebih Adil Bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Rektor Universitas Widyatama Bandung Prof Obsatar Sinaga menerima penghargaan dalam lomba paper Pencipta 2019, yang digelar di Universiti Tun Hussein On Malaysia, September 2019 lalu.
Rektor Universitas Widyatama Bandung Prof Obsatar Sinaga menerima penghargaan dalam lomba paper Pencipta 2019, yang digelar di Universiti Tun Hussein On Malaysia, September 2019 lalu.

BANDUNG, Balebandung.com – Selama hampir 13 tahun diterapkan, Undang-undang Informasi dan Transaski Elektronik (UU ITE) baru direvisi dua kali, yakni tahun 2016 dan 2021 saat ini, sesuai perintah Presiden Jokowi awal Februari 2021.

Rektor Universitas Widyatama Bandung Prof. Dr. H. Obsatar Sinaga, S.Ip., M.Si., mengatakan revisi UU ITE dapat dinilai efektif jika dirasa sudah lebih baik dan adil.

“Ketika ditanya efektif atau engga? Tentu pastinya efektif, karena walau bagaimana pun revisi itu kan tujuannya supaya dia berlaku lebih baik dan lebih adil, maka ukurannya kalau dia adil, maka efektif,” jelas Prof Oby, sapaan Prof Obsatar, Selasa (23/2/21).

Menurut Oby, pada dasarnya UU ITE masih menyasar pengguna media sosial. Ia pun menilai hal tersebut tidak adil. “Jadi keliatannya masih tidak adil ya, karena itu perlu dilakukan revisi, meski sampai hari ini masih terjadi perdebatan, antara pelaksanaan revisi atau tidak direvisi,” tuturnya.

Ia berharap UU ITE luar negeri dapat menjadi tolak ukur bagi UU ITE di Indonesia. “Karena keliatannya kita juga harus mulai melihat UU ITE itu berada di Komisi I DPR RI, di mana Komisi I itu selain menangani komunikasi, dia juga menangani masalah internasional. Maka UU ITE itu seharusnya mencoba untuk mem-benchmark UU ITE yang lain ada di luar negeri,” jelasnya.

Oby berharap pembahasan revisi UU ITE dapat sinkron untuk ke depannya. “Jadi, jangan sampe tidak sinkron dong hasil Komisi I DPR RI. Jangan hanya mengambil patokan sendiri. Terus kemudian karena waktu itu suasana kebatinannya ketika dibuat UU ITE itu memang sedang mendesak sifatnya, sehingga dibuat isinya subtansi tidak bisa mengikuti perkembangan,” kata Prof Oby.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Polda Jawa Barat akhirnya menangkap Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita, perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang kasusnya menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim penyidik berhasil melacak keberadaan tersangka melalui aktivitas transaksi perbankan yang […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebadung.com – Dewan Pakar Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Yudi Latif menilai Indonesia membutuhkan revolusi Pancasila yang mampu menghadirkan pemerataan keadilan ekonomi sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan Yudi Latif saat menyampaikan Pidato Kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar MMS di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Senin […]

Bale Jabar

SORONG, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026. Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Ganesha Business Festival (GBF) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, Sabtu (30/5/2026). Ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, karya bisnis, dan kreativitas mahasiswa itu mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”. Tema tersebut […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]