Bale Jabar

Angka Kemiskinan di Jabar Turun

×

Angka Kemiskinan di Jabar Turun

Sebarkan artikel ini
Wagub Jabar Deddy Mizwar saat Rakor Program Pengurangan Kemiskinan di Kantor Bappeda Jabar,, Rabu (19/10). by Humas Pemprov Jabar
Wagub Jabar Deddy Mizwar saat Rakor Program Pengurangan Kemiskinan di Kantor Bappeda Jabar,, Rabu (19/10). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Data terakhir BPS per Maret 2016, menunjukkan angka kemiskinan Jawa Barat mengalami penurunan hingga angka 8,95%, lebih baik dibandingkan dengan angka kemiskinan di akhir tahun 2015 yang mencapai 9,57%. Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar berharap, dengan tercapainya penurunan ini, kedepannya target penurunan angka kemiskinan 1%/tahun dapat tercapai.

Terkait dengan itu, sangatlah diperlukan kerjasama antarpemerintahan dan strategi pendekatan pengurangan kemiskinan yang melibatkan semua pihak dan menyeluruh. Pendekatan dapat dilakukan dengan fokus yang lebih spesifik lagi, seperti langsung menyasar target misal pada rumah tangga sasaran, yang dapat dilakukan melalui perlindungan sosial, peningkatan pelayanan dasar, dan pemberdayaan masyarakat usaha ekonomi.

“Kendala yang kita hadapi dalam beberapa tahun ini adalah terkait dengan kesimpangsiuran data kemiskinan. Perbedaan data, kedalaman data yang sulit diukur, serta anekdot ‘data dimana-mana, tetapi dimana-mana tidak ada data’, telah menjadi problem klasik perencanaan serta pelaksanaan program penuntasan kemiskinan selama ini,” ungkap Wagub Deddy saat Rapat Koordinasi Program Pengurangan Kemiskinan di Kantor Bappeda Jabar, Jl. Ir. H. Juanda No. 287 Bandung, Rabu (19/10/16).

Hal yang Deddy jelaskan tersebut, berdampak pada masih munculnya perbedaan pada sasaran, serta target dalam program, atau kegiatan penanggulangan kemiskinan yang dilaksanakan. Jika hal itu terus terjadi, maka sebesar apapun anggaran, hasilnya tidak akan optimal dalam menurunkan angka kemiskinan.

Oleh sebab, kata Deddy, keberadaan basis data terpadu 2015, perlu dijadikan baseline data, terutama untuk sasaran dan target dari program penanggulangan kemiskinan untuk beberapa tahun ke depan.

Terkait dengan validitas data yang ada, Deddy mendorong Pusdalisbang serta TKPKD Jabar dan kabupaten/ kota, untuk sesegera mungkin melakukan validasi dan sinkronisasi pendataan.

Begitu pula bagi perangkat daerah lainnya, Deddy pun mendorong untuk menjadikan basis data terpadu tersebut sebagai dasar dalam setiap kegiatan penanggulan kemiskinan, termasuk dalam perencanaan kegiatan di Tahun Anggaran 2017.

“Efektivitas penanggulangan kemiskinan sangat dipengaruhi oleh koordinasi lintas sektoral dan lintas pemerintahan, baik dalam perencanaan, maupun dalam pelaksanaannya,” kata wagub.

“Oleh sebab itu, keberadaan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) provinsi dan kabupaten/kota harus lebih dioptimalkan, untuk mewujudkan program penanggulangan kemiskinan yang fokus pada kejelasan target, yang tepat program, tepat kegiatan, tepat lokasi, dan tepat anggaran,” imbuh Deddy.

Beberapa hal penting yang Deddy tekankan terkait peran penting TKPKD yakni melakukan koordinasi terpadu, meliputi komitmen yang kuat dalam penyusunan Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (SPKD), sehingga menjadi dasar dalam pengembangan Renstra dan Renja dari Perangkat Daerah terkait.

Selain itu, diperlukan pula adanya evaluasi atas berbagai kebijakan program penanggulangan yang telah dan akan dilaksanakan, sehingga alokasi anggaran kemiskinan yang direncanakan dan digulirkan, telah melalui proses koordinasi terpadu di TKPKD.

Lalu, hal lain yang perlu diperhatikan yaitu pengendalian atas pelaksanaan berbagai program penanggulangan kemiskinan di daerah, meliputi; pemantauan, supervisi, dan tindak lanjut atas capaian tujuan semua program penanggulangan kemiskinan, kemudian pemantauan atas pelaksanaan program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan yang dilakukan perangkat daerah di lapangan, lalu leading sector dalam evaluasi semua program penanggulangan kemiskinan daerah, serta secara sistematis melaporkan hasil pelaksanaan dan pencapaian program penanggulangan kemiskinan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]