Bale Bandung

Asabri Sosialisasi Program di Lanud Sulaiman

×

Asabri Sosialisasi Program di Lanud Sulaiman

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Personel Letkol Adm Agus Basuki, S.T., M.M memberikan cinderamata usai sosialisasi di Gedung Serba Guna Misdiyitno Skadik 204 Lanud Sulaiman, Margahayu, Kab Bandung, Rabu (5/12/18). by Pentak Lanud

BANDUNG  – PT. Asabri (Persero) menggelar sosialisasi di Gedung Serba Guna Misdiyitno Skadik 204 Lanud Sulaiman, Margahayu, Kab Bandung, Rabu (5/12/18). Selain ratusan peserta, kegiatan ini juga dihadiri para pejabat Lanud dan diikuti anggota Lanud Sulaiman maupun insub.

“Sosialisasi sebagai upaya peningkatan pemahaman dan pengetahuan tentang hak dan kewajiban peserta, pengurusan pensiun dan program-program kerja Asabri yang sudah dicanangkan dan dilaksanakan,” jelas Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Tyas Nur Adi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas Personel Letkol Adm Agus Basuki, S.T., M.M.

Kadispers menyampaikan bahwa sampai saat ini masih banyak dari para personel Lanud Sulaiman yang belum mengenal Asabri, apa saja program-program Asabri.

“Selain itu, apa saja hak-hak prajurit dan PNS yang diterima dari Asabri serta bagaimana cara pengurusan administrasinya, sehingga prajurit dan PNS dapat menerima hak-haknya dari Asabri,” imbuhnya.

Dengan berbekal informasi yang telah diperoleh, kata Kadispers, maka para prajurit dan PNS dapat sesegera mungkin mengurus administrasinya dengan benar dan mendapatkan hak-haknya tepat waktu.

Tim sosialisasi dari PT Asabri (Persero) menyebut peserta per 31 Desember 2017 adalah untuk perserta aktif 929.472 orang dan peserta pensiun 400.179 orang.

Terhitung mulai tanggal 1 Juli 2015, berdasar Peraturan Pemerintah Nomor 102 Tahun 2015 tentang Asuransi Sosial Prajurit TNI, Anggota Kepolisian RI, dan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Pertahanan dan Kepolisian RI, PT Asabri ditugaskan oleh pemerintah sebagai pengelola program tabungan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan program pensiun. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]