Bale Bandung

ASN, TNI dan Polri Ikut Benahi SJH

×

ASN, TNI dan Polri Ikut Benahi SJH

Sebarkan artikel ini
ASN Pemkab Bandung, TNI dan Polri bekerja bakti benahi Stadion Si Jalak Harupat (SJH) Kec Kutawaringin, Jumat (13/7/18). by Humas Pemkab

KUTAWARINGIN – Sambut Asian Games ke 18, seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, TNI dan Polri bekerja bakti benahi Stadion Si Jalak Harupat (SJH) Kecamatan Kutawaringin, Jumat (13/7/18).

Agenda kerja bakti diinstruksikan langsung Bupati Bandung H. Dadang M. Naser,SH,S.Ip.,M.Ip kepada seluruh Perangkat Daerah (PD) dengan melibatkan ratusan ASN. Bupati mengatakan, event Asian Games adalah ajang olahraga terbesar kedua setelah olimpiade, dan menjadi kebanggaan tersendiri SJH bisa digunakan sebagai tempat pertandingan sepakbola 8 negara Asia.

“Seluruh ASN kita libatkan untuk benahi kawasan olahraga SJH, kerja bakti bersama TNI dan Polri ini kita lakukan sebagai partisipasi menyambut perhelatan Asian Games 18 Agustus nanti. Kalau untuk pelaksana pekerjaan di Stadion SJH memang sudah pakai pihak ketiga. Namun untuk kawasan publiknya, kebersihan lingkungan dan beberapa public area ini kita bersihkan bersama-sama,” ungkap Bupati.

Di sela kerja bakti bersama, Bupati bersama Dandim 0609 dan Kapolres Bandung kembali melakukan peninjauan di area stadion. Meski masih terlihat ada beberapa titik yang masih diperbaiki, namun menurutnya pengerjaan akan selesai tepat pada waktunya.

“SJH akan digunakan tanggal 18 Agustus sampai 2 September 2018, kami lihat memang masih ada beberapa sarana penunjang yang belum lengkap dari segi kebersihan juga coretan tembok . Kerja bakti bersama TNI dan Polri ini akan berlanjut selama beberapa hari,” ujarnya.

Bupati mengungkapkan, dalam membenahi SJH tidak bisa semua dibebankan kepada pihak ketiga. Peran serta masyarakat Kabupaten Bandung sangat dibutuhkan dalam mensukseskan event internasional ini.

“Pihak ketiga sedang fokus menyelesaikan tempat ganti pakaian pemain, tempat pemanasan, tempat mandi yang dilengkapi air panas dan air dingin, 98% pekerjaannya sudah hampir rampung. Kami di sini membantu membenahi kebersihan lingkungan SJH,” jelas Dadang.

Selain fasilitas bertaraf internasional, imbuh dia, kebersihan lingkungan SJH menjadi hal yang perlu diperhatikan. Dadang berpesan kepada seluruh masyarakat yang menggunakan SJH agar bisa memelihara dan menjaga kebersihan.

“Kami di sini bersama-sama bekerja bakti memotong tanaman alang-alang yang tinggi di sekitar halaman SJH, membersihkan debu-debu yang berada di kursi penonton, memungut sampah dan melakukan pekerjaan lain yang tidak dilakukan oleh pihak ketiga,” imbuhnya.

Saat mengitari stadion bersama-sama, Bupati menemukan adanya coretan tangan di tembok stadion yang dilakukan oleh oknum masyarakat. Hal itu menjadi perhatian dan akan segera diselesaikan. Dirinya berpesan kepada seluruh masyarakat yang sering menonton sepakbola di SJH, agar mau menjaga kebersihan dan tidak melakukan perbuatan yang merugikan publik.

“Tadi kita lihat masih ada coretan di tembok, yang dillakukan oknum warga yang tidak bertanggungjawab. Ini tentu mengotori kebersihan dinding SJH kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung. Makanya saya tegaskan siapa saja harus menjaga ruang publik ini, jangan merusaknya,” jelas Bupati.

Bupati pun mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Bandung untuk ikut serta mesukseskan even ini. “42 Negara akan berkunjung ke Kabupaten Bandung, kita siapkan berbagai even yang akan memeriahkan Asian Games ini, gelar budaya, even bisnis bagi para pengusaha, pameran dagangan untuk mempromosikan produk dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bandung,” urainya.

Ia berharap even ini dapat meningkatkan perekonomian di Kabupaten Bandung salah satunya di bidang pariwisata. “Asian Games merupakan kesempatan emas untuk mempromosikan produk unggulan di Kabupaten Bandung, salah satunya kita akan menampilkan kopi terbaik dari Kabupaten Bandung,” pungkas Bupati Bandung.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]