Bale Bandung

Assisten III Akan Usahakan Mobil Ambulance, Komisi A: Jangan Diusahakan tapi Direalisasikan

×

Assisten III Akan Usahakan Mobil Ambulance, Komisi A: Jangan Diusahakan tapi Direalisasikan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi A DPRD Kab. Bandung dari Fraksi PKS, H. Tedi Surahman.
Anggota Komisi A DPRD Kab. Bandung dari Fraksi PKS, H. Tedi Surahman.

Kab. Bandung. Balebandung.com — Assisten III Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bandung, H. Erick Juriara, usai pertemuan dengan Komisi A, Jum’at (30/7mengatakan, untuk permohonan mobil ambulance bagi kelurahan akan melakukan dan berkoordinasi dengan pihak asset.

Erick menambahkan, perbedaan yang diajukan kelurahan itu sebenarnya keterkaitan dengan otonomi daerah. Kelurahan itu merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang dilimpahkan dari kecamatan, sementara desa itu memang harus mandiri karena sudah otonomi daerah.

“Namun saya akan berusaha mengupayakan agar keinginan kelurahan untuk memiliki mobil ambulance bisa terealisasikan,” katanya.

Untuk selanjutnya, dia meminta kepada pihak kelurahan bisa mengajukan permohonan kebutuhan sarana mobil ambulance itu ke Pemkab Bandung untuk bisa ditindaklanjuti.

Erick berharap bisa secepatnya mobil pelayanan yang diharapkan pemerintah bisa disetujui dan segera diberikan untuk dimanfaatkan dalam memberikan pelayanan.

Sementara itu salah seorang anggota Komisi A dari Fraksi PKS, H. Tedi Surahman, mengungkapkan, jangan bicara masalah otonomi daerah atau yang lainnya. Karena baik desa maupun kelurahan mempunyai kewajiban untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Apalagi di masa pandemi covid ini, kebutuhan mobil ambulance jelas sangat dibutuhkan kelurahan.

“Jadi tidak usah menunggu lama untuk direalisasikan, sebab mobil-mobil yang ada di Pemkab dan tidak digunakan bisa dimanfaatkan untuk dijadikan ambulance,” ujar Tedi.

Lebih lanjut Tedi menuturkan, kelurahan itu semua anggarannya tergantung dari kecamatan tidak berdiri sendiri. Untuk pelayanan saja harus mengandapkan kecamatan. Demikian juga dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) hanya mendapatkan biaya operasional saja, sementara Puskesos tidak ada anggarannya sama sekali.

Sedangkan desa itu, dikemukakannya, penyelengaraan anggarannya itu di kelola sendiri. Baik itu dari Dana Desa atau Anggaran Dana Desa. Sehingga kebutuhan pelayanan masyarakat bisa terpenuhi. Berbeda dengan kelurahan yang selalu mengandalkan kecamatan.

“Jangan sampai 10 Kelurahan di Kabupaten Bandung merasa termarginalkan dengan permasalahan tersebut. Kalau pun membutuhkan mobil itu semata-mata untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sama dengan desa,” imbuhnya.

Justeru 10 kelurahan itu menurutnya bisa menjadi prioritas dalan sarana prasarana, dia menegaskan, harus lebih lengkap dan bisa menjadi lebih baik. Karena statusnya ada di bawah kendali pemerintah langsung.

“Kami prihatin sekali dengan kelurahan, di masa pandemi ini, tidak memiliki mobil ambulance dan bergantung kepada dinas atau desa. Sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan tidak maksimal. Sehingga timbul kecemburuan sosial kelurahan terhadap desa,” pungkas dia. [Kia]

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

balebandung.com – Pilihan Bupati Bandung Dadang Supriatna yang terus bekerja, meski diserang berbagai fitnah, memberi pesan kuat tentang sosok pemimpin daerah yang tulus, sabar dan tegar yang dibutuhkan rakyat. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, kepada pers di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Ia menanggapi pertanyaan wartawan soal gencarnya serangan beraroma […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]