Bale Bandung

Atlet Asal Kab Bandung Sumbang Medali di Asian Games 2018

×

Atlet Asal Kab Bandung Sumbang Medali di Asian Games 2018

Sebarkan artikel ini
Kadispora Kab Bandung Slamet Mulyana membuka seleksi Pemuda Pelopor Keamanan Lingkungan, di GOR KNPI Kabupaten Bandung, Jl Adipati Agung, Kec Baleendah, Selasa (28/8/18). by iwa/bbcom

BALEENDAH – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung Slamet Mulyana mengatakan beberapa atlet asal Kabupaten Bandung turut jadi kontingen mewakili Indonesia di perhelatan Asian Games 2018.

“Sampai sekarang setidaknya sudah dua atlet asal Kabupaten Bandung yang sudah meraih medali di Asian Games, diantaranya atlet angkat besi Sri Wahyuni yang meraih perak, silat yang meraih emas, dan dayung,” kata Slamet kepada Balebandung.com di Baleendah, Selasa (28/8/18).

Slamet mengaku pihaknya belum tahu pasti berapa total atlet dari Kabupaten Bandung yang membela kontingen Indonesia. Meski begitu, menurutnya usai Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 lalu, ada sejumlah atlet andalan Kabupaten Bandung yang langsung masuk pelatnas (pemusatan latihan nasional).

“Kalau tidak salah ada atlet menembak, angkat besi, dayung, panahan, hoki, dan voli dari sini. Kalau soal reward khusus ketika (atlet) berhasil meraih medali, kami pikir sudah ada dari pemerintah pusat. Toh, kemarin juga waktu Sri Wahyuni dapat emas di olimpiade dia dapat juga reward dari Pak Bupati,” kata Slamet.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap mahapatih yang mengubah perkawinan menjadi penaklukan. Perang Bubat sering datang kepada kita dalam kalimat-kalimat pendek. Dalam Carita Parahyangan, ia hanya muncul sebagai jejak singkat: orang-orang berperang di Majapahit. Dalam Pararaton, ia dicatat lebih terang, tetapi tetap ringkas: ada peristiwa Pasunda […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]