Bale Bandung

Bapenda Juara 1 Kompetisi Inovasi Bandung Bedas 2025

×

Bapenda Juara 1 Kompetisi Inovasi Bandung Bedas 2025

Sebarkan artikel ini
Sekda Kab Bandung Cakra Amiyana saat Penghargaan KIBB 2025 di Grand Sunshine Soreang, Rabu, (5/11/25).

SOREANG, balebandung.com – Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung menggelar Puncak Penghargaan Kompetisi Inovasi Bandung Bedas (KIBB) tahun 2025 di Grand Sunshine Soreang, Rabu, 5 November 2025.

Penyelenggaraan KIBB 2025 ini merupakan yang keempat kalinya dengan jumlah peserta sebanyak 195 peserta, yang berasal dari kategori SMP/sederajat, SAM/SMK/sederajat, mahasiswa, masyarakat, perangkat daerah, kecamatan, dan puskesmas. Dengan total hadiah yang disiapkan sebesar Rp157,5 juta.

Pada ajang Puncak KIBB 2025 ini antara lain diumumkan Juara 1–3 untuk Kategori Perangkat Daerah antara lain, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung dengan inovasi ‘Si Bedas Tangguh’; Juara kedua, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dengan inovasi APAR dan ketiga Dinas Penanaman Modal dan PTSP dengan inovasi SIMANGAJI.

“Alhamdulillah, Inovasi SI BEDAS TANGGUH (Sistem Informasi Manajemen Peningkatan Pelayanan Bea Perolehan Hak Berdasarkan Tatanan Guna Bangunan dan Tanah) menjadi Juara I Kategori Perangkat Daerah, setelah sebelumnya terpilih sebagai nominasi 10 besar,” kata Kepala Bapenda Kabupaten Bandung Erwan Kusuma Ernawan seusai menerima penghargaan.

Inovasi SI BEDAS TANGGUH merupakan sebuah aplikasi yang dikembangkan untuk memberikan kemudahan kepada Wajib Pajak dalam memberikan pelayanan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Terima kasih juga kami haturkan kepada Bapperida yang senantiasa memberikan dukungan bagi tumbuhnya ekosistem riset dan inovasi di Kabupaten Bandung,” ucap Erwan.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana dalam sambutannya menyebut berdasar Global Innovation Index tahun 2025, inovasi Indonesia menempati peringkat ke-55 dari 139 negara. Pencapaian ini merupakan bukti nyata dari upaya yang telah dilakukan oleh berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat dalam mendorong inovasi di berbagai sektor.

“Sedangkan, di tingkat daerah, Kabupaten Bandung berhasil meraih Indeks Inovasi Daerah sebesar 65,89 dengan predikat “Sangat Inovatif” di ajang Innovative Government Award 2024 dan memiliki skor 3,95 dalam Indeks Daya Saing Daerah tahun 2024 atau peringkat ke-41 dari 500-an kabupaten dan 80 kota,” kata Sekda Cakra Amiyana saat membuka KIBB 2025.

Skor tersebut menurutnya mencerminkan potensi besar yang dimiliki Kabupaten Bandung untuk memperkuat daya saingnya. Salah satu caranya dengan memfokuskan pada pengembangan inovasi yang relevan dengan kebutuhan daerah, serta meningkatkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, media dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan.

Menurut sekda, inovasi adalah jantung dari perkembangan masyarakat di tengah era digitalisasi saat ini. Kemampuan untuk berinovasi tidak hanya menjadi nilai tambah, tetapi sudah menjadi kebutuhan yang mendesak.

“Oleh karena itu kegiatan KIBB ini memiliki makna yang sangat penting bagi kita semua, karena melalui kompetisi ini, ide-ide baru bertemu dengan peluang dan kreativitas berpadu dengan teknologi untuk menciptakan sesuatu yang luar biasa,” ujar Amiyana.

Ia berharap melalui KIBB 2025 dapat belajar dan saling menginspirasi serta berkolaborasi. “Mari kita jadikan momen ini sebagai titik tolak untuk menciptakan inovasi-inovasi yang berdampak nyata, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” serunya.

Setiap instansi pemerintah harus terus menumbuhkan budaya berinovasi dalam pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan, agar Kabupaten Bandung Lebih Bedas, maju dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas.

Sedangkan Kepala Bapperida Kabupaten Bandung Marlan dalam laporannya mengatakan penyelenggaraan KIBB 2025 merupakan penyelenggaraan keempat kalinya.

Marlan menyebut pada tahun 2022 penyelenggaraan penghargaan pertama, jumlah peserta sebanyak 53 peserta. Pada penyelenggaraan kedua tahun 2023 jumlah peserta sebanyak 103. Penyelenggaraan ketiga pada tahun 2024 jumlah peserta berjumlah 297 peserta.

“Dan pada penyelenggaraan keempat pada tahun 2025 jumlah peserta sebanyak 195 peserta, yang berasal dari kategori SMP/sederajat, SAM/SMK/sederajat, mahasiswa, masyarakat, perangkat daerah, kecamatan, dan puskesmas. Dengan total hadiah yang disiapkan sebesar Rp157,5 juta,” urai Marlan.

Selain Kategori OPD, berikut kategori laiinya yang menjadi juara:

Kategori Kecamatan
1. Kecamatan Ciwidey, dengan inovasi CSR (Camat Saba RW)
2. Kecamatan Kutawaringin – AWAKE (Aplikasi Waris Kecamatan Kutawaringin)
3. Kecamatan Rancabali – KARASA (Kecamatan Ngantor di Wilayah Desa)

Kategori Puskesmas
1. Puskesmas Sudi – REMBULAN (Rembug Bidan Peduli Lansia)
2. Puskesmas Ciluluk – JEMPOL TANGKAL PTM
3. Puskesmas Rancaekek DTP – OBRASSAN (Obrolan Santai Seputar Kesehatan)

Kategori Masyarakat/Umum
1. Kidz Adventura – Kidz Adventura Mengajar
2. Septian Dwi Anugrah & Eliza Barokah – Edundu: Platform Edukasi Peran Orangtua
3. Rumah Paseban PKBM Sangkanhurip – Model Inovasi Ekonomi Kerakyatan (Kopi Hulu-Hilir)

Kategori Mahasiswa
1. Cogniverse (UPI) – Cogniverse: Pencegahan Brain Rot Game-based Assessment
2. Arjuna (UPI) – ARJUNA: Edukasi Siaga Bencana Berbasis Game Interaktif
3. Premurosa (Telkom University) – Premurosa Clothes: Aplikasi Penukaran Pakaian Layak Pakai

Kategori SMA/SMK/Sederajat
1. Sangkuriang II – SMKN 1 Soreang – Sistem Tracking Pelanggaran Siswa
2. WAFFER – SMA Negeri 1 Ciparay – Dry Shampoo dari Limbah Kulit Jeruk
3. Readify – PKBM Sangkanhurip – Inovasi Literasi Readify

Kategori SMP/Sederajat
1. STOPS – SMPN 3 Rancaekek – Solusi Cerdas Mitigasi Banjir
2. fysikós – SMP Al-Wafa Ciwidey – Filosofi CressDent: Senyum Sehat, Alam Terjaga
3. English Club Team – SMPN 1 Katapang – ALAT KOMUNIKASI JUALAN MURAH 3D. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Kabel bawah laut menjadi salah satu infrastruktur penting yang menopang lalu lintas data kawasan Asia-Pasifik. Namun, penguatan jaringan tersebut tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur. Indonesia juga membutuhkan talenta yang memahami teknologi, regulasi hingga pengelolaan jaringan subsea. Kebutuhan itu menjadi fokus Connexus 2026: Limitless Waves (Bandung Series) yang digelar Telkom University (Tel-U) […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan belanja daerah Rp5,30 triliun dalam Rancangan APBD 2027. Angka tersebut lebih besar dibandingkan proyeksi pendapatan daerah yang berada di level Rp5,16 triliun, sehingga APBD 2027 dirancang mengalami defisit Rp145 miliar. Kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran ruang fiskal Kabupaten Bandung dalam menjalankan program pembangunan tahun depan. Bupati Bandung […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung tidak berhenti pada seremoni. Warga justru menjadikan malam puncak perayaan sebagai panggung budaya dengan menghadirkan pagelaran Wayang Golek Putra Giri Harja 5 dengan Dalang Kiki Mardani Subasrana Sunarya yang diselenggarakan Karang Taruna RW 03 Desa Sukamenak. Pagelaran tersebut digelar di Lapang RT […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti menilai Latihan Kader Dasar (LKD) menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas kader sekaligus membangun organisasi yang lebih solid hingga tingkat akar rumput. Hal itu disampaikan Susanti saat menghadiri LKD PC Fatayat NU Kabupaten Bandung di Pondok Pesantren Sirojul Muhtadin, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Sabtu-Minggu (12-13/9/2026). […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Yusuf Ali Tantowi mengajak jajaran MWC NU Rancaekek memperkuat gerakan berbagi dan mengedukasi masyarakat agar menjadi “tangan di atas”, yakni mereka yang mampu memberi dan membantu sesama. Pesan tersebut disampaikan Yusuf saat menghadiri Konferensi Wakil Cabang (Konfercam) MWC NU Rancaekek ke-3 di Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pimpinan Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia, KH Dai Nanang Qosim, mendorong MWC NU Kecamatan Rancaekek tampil lebih responsif dan inovatif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Menurut Dai Nanang, NU tidak boleh hanya menjalankan pola organisasi yang sudah ada. Kader dan pengurus NU harus cepat membaca perubahan serta menghadirkan program yang benar-benar dibutuhkan warga. […]