Bale Bandung

Buka Layanan Pengaduan Bakar Sampah, DLH Kab Bandung Malah Diserbu Netizen Nyinyir

×

Buka Layanan Pengaduan Bakar Sampah, DLH Kab Bandung Malah Diserbu Netizen Nyinyir

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, balebandung.com – Pemberlakuan larangan pembakaran sampah sembarangan (ilegal) di lingkungan permukiman oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung menuai pro dan kontra warga netizen.

Informasi larangan tersebut diunggah akun medsos ig salah satu media di Kota Bandung, Jumat 23 Januari 2026. Hanya beberapa netizen yang merespon positif larangan tersebut akibat menjadi korban polusi pembakaran sampah sembarangan atau ilegal. Namun lebih banyak yang nyinyir dan mengkritsi kebijakan DLH karena tidak dibarengi solusi mumpuni.

Pada laman akun tersebut, DLH menginformasikan nomor pengaduan bagi masyarakat yang menemukan adanya pembakaran sampah di lingkungan pemukiman.

Nomor yang bisa dihubungi: 0822-2000-1605 (WA Pengaduan DLH Kabupaten Bandung)
0811-111-7065 (WA Pengaduan Kabupaten Bandung) atau DM instagram @dlhbandungkab.

Sanksi bagi pihak yang membakar sampah yang mengakibatkan pencemaran lingkungan dan/atau membahayakan kesehatan manusia dapat dipidana dengan kurungan maksimal 3 bulan atau denda maksimal Rp50 juta.

Yang menjadi masalah sehingga netizen skeptis menyikapi pemberlakuan larangan ini antara lain, tidak mensosialisasikannya terlebih dahulu ke warga terikait payung hukumnya. Bahkan warga balik menanyakan apa solusi dari larangan membakar sampai jika bak sampah milik warga malah jadi penuh karena selalu telat diangkut petugas kebersihan.

Lebih dari itu juga warga mengkhawatirkan terkait identitas si pelapor apakah bisa mendapatkan perlindungan dari DLH minimal dengan tidak menyebutkan identitas pelapor.

Ada juga yang berkomentar lebih baik DLH fokus memberlakukan larangan ke para pembuang sampah ke sungai. Warga lebih banyak yang bertanya balik masalah persampahan ini.

Buang Sampah ke Sungai

“Dpan rumah aku mh buang sampah ke sungai tah min kudu lapor ke siapa?” komen akun @ erna3393.

“Kalau yg buang sampah sembarangan/ d selokan dikumahakeun tah” @tulis akun @kakankkunta

“Loh, ada kok di sini UPT kebersihan tiap pagi bakar sampah ? apa kabar” sindir akun @achmadsidhi

Minim Sosialisasi

“Aturannya terlalu cepat dikeluarkan. Seharusnya benahi dulu proses pengangkutannya dari hulu hingga ke hilir. Baru buat aturan itu.” tulis akun @tajun86

“Sediakan dulu tim pengolahan sampahnya, baru buatkan peraturannya” ketik iis_s.aisyah

“Menejemen sampah di Bandung sangat tidak bagus. Mangkanya banyak warga berupaya sendiri mengatasinya. Salah satu caranya ada dengan membakar sampah. Kenapa ko rakyat selalu yg diancam. Coba pemerintah dan pejabat terkait yg pertama diminta pertanggungjawaban,” tulis akun @dadan_d2317ie.

Kasih Solusi

“Kasih solusi dulu… baru main denda,” tukas akun @litaretno_26

“Kalau sampah tidak diangkut sudah hampir sebulan gimana solusinya?.” tulis akun baron_1933.

“Kalo sampah tidak diangkut ke TPS dan TPA harus lapor siapa min? Terus ada denda gak ya?” tanya akun @nnachan10

“Nglarang doang, solusi dong dikasih ke setiap rumah tangga?,” ketik akun netizen @mpus88

“Terus solusinya gmn min, soalnya sama pemerintah (Dinas LH) blm diambil terus masyarakat sdh bayar retribusi,” tulis @anifarya

“Kalo pejabatnya ngak kasih solusi lapor ke mana min???” tulis akun @leonypvn

“Kalo d daerahnya tidak disediakan truk sampah, tidak ada tempatt pembuangan sampahhh gmna?? tanya akun @hologramone78

kalo di daerah gak ada yg angkut sampah gimana? gak ada TPS juga gimana? @heninr

“Trus kumaha atuh..sampah can aya solusi ges aya larangan..petugas kebersihan ge eweuh…solusi hla baru peraturan..rek di dahar gtu sampah. @wlnwndrt

“Nu ngakut eweuh , tempat miceun eweuh.. kudu kumaha ?” kata akun @miatridayanti

Sedangkan di wilayah saya sampah cuma diangkut seminggu sekali, kadang jijik sampai belatung kmna mna, apa harus dibiarin?? Tolong dong larangan boleh aja, tapi kasih kita solusi !! sunflower_llove

Balik Tanya

“Kalo yg bakar nya pak er te gimana???” ungkap @rivarivai

“Ini sampah lama diangkut lapor kemana ?” ujar akun @anpraw

“Kalau pengelola sampah (dinas lingkungan hidup) lalai dn membiarkan smpah tdk tertangani. Aya sangsi na henteu min?? @hettyoekasah

Kalau sampah numpuk biar diangkut lapornya k3mana min? @lies_chem

Ngalarang hungkul diatasi hanteu, dipihapékeun ka Dinas Kebersihan ngadon ditambrukeun, ditimbun. Kalau begitu, apa namanya? Teu Cageur!!! Cik mikir lha, saria teh digajih supaya bisa mikir, mere solusi, ngabangun anu nyata. @penghunigotasli.

“Yakin gak bakal overload sndiri sama laporan warga dan berujung TAK BERGUNA, wkwk” @
erwinbm9678.

“Kalau Lapor Terus Bakal Cepet ditindaklanjuti.? Kalau Cuma Lapor Tanpa Tindakan mah Percuma ?” sindir akun @tiesty_catr.

Perlindungan Pelapor

Aman bagi pelapor ga? @suwarsa.business

“Trauma ah,lapor melapor teh!tidak ada perlindungan untuk yg melaporkan…da sakuduna mah gak usah lapor melapor terlalu jauh. Kan ada RT/W di lingkungan masing2, masa gak tahu!” kata akun @ari.margono

“?? begitu lapor langsung dimusuhin sama tetangga” kata wida_suhana91

“Dulu pernah lapor ke DLH, didatengin dan ditegur RT nya. Lalu RT nya marah, “siapa yang lapor?” ? beber akun @erickan.

“Aya penampungan sampah sementara wilayah RW sok d bakar kadang, mna deket pemukiman warga , Pngn nge tag KA kelurahan na Ngan sieun d ciri an,” tulis yudhanegara1212.

Di lingkungan sy dl sering yg membakar sampah bahkan slh satu RT yg membakar…sy yg paling vocal protes akibatnya sy dicacimaki , ssh klo berhadapan dgn org2 yg tdk mengerti. @puji0416.

Sambut Positif

Tapi ada juga yang merespon positif karena menjadi korban para pembakar sampah ilegal dan mereka bingung harus berbuat apa.

“Aslina bau wae durukan tiap pagi sm sore. Mana punya balita. Mau negor juga ga enak yg bakar sampah udah sepuh'” tulis @gnataprawira.

“Tetangga masih suka bakar sampah,udah bbrp x diingatkan tapi tetep bandel.” ujar @dwyan_nara

“Serba salah…kaya bapak ku punya asma…KLO ada org bakar sampah kasian dia jadi kambuh…..???” komen akun @tingtingjohan.

“Terimakasih paa, Khusus Kabupaten Bandung ya Nomor WA nya?? ucap akun @decay_alexandre. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki menilai Operasi Berkala Besar yang digelar aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk responsivitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah maraknya aksi begal. “Operasi Berkala Besar yang dilaksanakan semalam adalah wujud responsivitas aparat keamanan bersama Forkopimda untuk […]

Bale Bandung

balebandung.com – Komitmen dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan, komunikasi, dan pemberdayaan masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan Community Service International Collaborationyang melibatkan Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Indonesia (FORKOMMI) Malaysia, Sanggar Bimbingan (SB) Broga, Negeri Sembilam, Malaysia serta Dosen FKS, Bandung, Telkom University, Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, (2/8) diselenggarakan di Sanggar Bimbingan […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menargetkan 172 Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kabupaten Bandung dilengkapi mesin motah sehingga mampu mengolah sedikitnya 600 ton sampah per hari. Target tersebut disampaikan usai meresmikan TPS3R Tegalluar Lestari di Kampung Sapan, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Jumat (7/8/2026). “Saat ini ada 172 TPS3R di Kabupaten […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terus memperkuat upaya penanganan banjir melalui program Pentahelix dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, pemerintah desa, TNI-Polri, dunia usaha, hingga masyarakat. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Sungai Cikeruh di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang. Bupati Bandung Dadang Supriatna melakukan monitoring dan peninjauan langsung kegiatan normalisasi […]