Bale Bandung

Bupati Bandung Dukung Jabatan Kades 9 Tahun

×

Bupati Bandung Dukung Jabatan Kades 9 Tahun

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna.

MARGAASIH,balebandung.com –  Bupati Bandung HM Dadang Supriatna menyatakan setuju adanya aspirasi dari sejumlah kepala desa yang mengusulkan jabatan kepala desa selama 9 tahun. Usulan kepala desa itu disampaikan langsung ke pemerintah pusat. Saat ini, jabatan kepala desa selama 6 tahun.

“Kalau saya setuju. Kenapa, karena akan mengurangi beban pembelanjaan daerah,” kata Bupati Bandung Dadang Supriatna di Desa Nanjung Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung, Rabu (18/1/2023).

Kenapa, imbuh Dadang Supriatna, Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) itu dibiayai oleh APBD. “Nah, yang kedua akan mengurangi hajat masyarakat. Yaitu, kegiatan pemilihannya,” kata Bupati Bandung.

Di lapangan itu, kata Dadang Supriatna, ada pelaksanaan Pileg (Pemilihan Legislatif), Pilpres (Pemilihan Presiden), Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) dan juga Pilkades.

“Nah, kalau bisa pelaksanaan Pilkades juga diserentakkan, seperti Pilkada. Jadi semua rata per 9 tahun dalam pelaksanaan Pilkades itu,” harapnya.

Bupati Bandung juga berharap dalam pelaksanaan Pilkades jangan beririsan atau berdekatan dengan hajat nasional, yaitu Pileg atau Pemilu.

“Jadi prinsipnya, kepala desa menjabat 9 tahun saya setuju karena itu bagian dari efisiensi anggaran untuk pelaksanaan Pilkades,” katanya.

Ia pun mengungkapkan dengan pelaksanaan Pilkades per 9 tahun, secara otomatis akan meningkatkan pembangunan dan ekonomi masyarakat. “Juga, bagi kepala desa akan lebih fokus dan programnya akan lebih terarah. Dan juga bisa menyelesaikan program kerjanya,” katanya.

Menurutnya, dengan jabatan kepala desa 6 tahun, itu nanggung dalam melaksanakan program kerjanya. Sehingga disaat RPJMDes-nya tidak matang, hal ini tidak akan fokus untuk pelaksanaan pembangunan.

“Selain itu, Pilkades 9 tahun untuk mengkondusifkan masyarakat. Karena pascapilkades itu selalu ada buntutnya. Mulai ada perselisihan, kesalahpahaman dan untuk mendamaikan itu memerlukan waktu,” pungkasnya.***

Example 300250

Respon (1)

  1. Dan ketika jabatan Kades 9 tahun, otomatis bupati, gubernur & presiden pun akan mengajukan hal itu, pesta demokrasi lambat laun akan tertahan, rakyat melihat dengan kejadian ini terkesan rakus dengan jabatan nya, Pesta Demokrasi adalah pesta rakyat. Para beliau ini di pilih oleh rakyat, kalo rakyat nya merasa sejahtera, dengan jabatan kades 6 tahun pun, pasti beliau akan terpilih juga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap mahapatih yang mengubah perkawinan menjadi penaklukan. Perang Bubat sering datang kepada kita dalam kalimat-kalimat pendek. Dalam Carita Parahyangan, ia hanya muncul sebagai jejak singkat: orang-orang berperang di Majapahit. Dalam Pararaton, ia dicatat lebih terang, tetapi tetap ringkas: ada peristiwa Pasunda […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]