Bale Bandung

Bupati KDS Akui Daerah Masih Gamang Jalankan UU Pesantren

×

Bupati KDS Akui Daerah Masih Gamang Jalankan UU Pesantren

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatn saat silaturahmi bersama para pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Bandung, di Pesantren Miftahul Jaza, Gumuruh, Desa Nagrak, Kec Cangkuang, Kamis (28/5/26).

CANGKUANG, balebandung.com – Bupati Bandung HM Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung untuk terus mendukung dan memajukan dunia pendidikan berbasis pondok pesantren.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS saat menghadiri silaturahmi bersama Kementerian Agama dan para pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Bandung bertajuk Ngobrol tentang Pesantren (Ngonten) di Pesantren Miftahul Jaza, Gumuruh, Desa Nagrak, Kecamatan Cangkuang, Kamis, 28 Mei 2026.

Menurut KDS, lahirnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren serta Peraturan Daerah tentang Pesantren di Kabupaten Bandung seharusnya menjadi angin segar bagi perkembangan pondok pesantren.

Namun demikian, kata dia, implementasi regulasi tersebut di lapangan masih menghadapi kendala karena belum adanya kejelasan pembagian kewenangan antara pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah daerah.

“Kabupaten Bandung yang sudah memiliki Perda Pesantren pun masih ikut gamang karena belum ada kejelasan kewenangan ini,” kata KDS di hadapan para pimpinan pondok pesantren.

Dalam pertemuan tersebut, KDS mengaku menerima banyak masukan dari para kiai dan pimpinan pesantren, mulai dari persoalan pendekatan pendidikan antara pesantren salafi dan formal hingga persoalan teknis lainnya yang dihadapi pondok pesantren.

Menurut dia, salah satu persoalan mendasar yang membutuhkan perhatian serius adalah kondisi bangunan fisik pesantren yang banyak mengalami kerusakan dan tidak layak digunakan.

“Saya melihat di sini pemerintah harus hadir. Banyak sekali pesantren yang bangunannya hampir roboh dan perlu dibantu, tetapi kita masih bingung dengan implementasi UU Pesantren karena belum ada pembagian kewenangan yang jelas,” ujarnya.

Karena itu, KDS menyatakan siap mendukung langkah para pimpinan pondok pesantren untuk melakukan audiensi langsung dengan pemerintah pusat guna meminta kejelasan implementasi UU Pesantren.

“Saya siap support dan hadir langsung bersama para kiai untuk beraudiensi dengan pusat. Kebetulan kita punya putra daerah Kabupaten Bandung yang menjadi pimpinan DPR RI, Kang H Cucun. Insyaallah beliau bisa memfasilitasi audiensi dengan Menteri Agama dan kementerian terkait lainnya,” katanya.

KDS meyakini pemerintah pusat akan memberikan solusi konkret untuk memperkuat peran negara dalam mendukung kemajuan pondok pesantren.

Menurut dia, sejak sebelum Indonesia merdeka, pondok pesantren telah menjadi salah satu pilar utama pendidikan nasional dan memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter bangsa.

“Pesantren bukan hanya mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga menjadi benteng pembentukan akhlak dan karakter bangsa,” tutur KDS.

Ia berharap ke depan tidak ada lagi keraguan pemerintah daerah dalam membantu pengembangan pesantren apabila pembagian kewenangan dalam UU Pesantren sudah lebih jelas.

Sementara itu, Ketua Forum Pondok Pesantren Kabupaten Bandung KH Aang Syamsul Ulum menyambut baik komitmen yang disampaikan Bupati Bandung.

“Kami bersama para kiai siap hadir bersama Bupati Bandung untuk melakukan audiensi terkait kejelasan implementasi UU Pesantren,” kata KH Aang Syamsul Ulum.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Wakil Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Rancaekek, Ciceu Susilawati, memotivasi kader agar terus bergerak, menjaga semangat berorganisasi, dan mengambil peran nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, kontribusi tidak harus dimulai dari langkah besar, tetapi bisa tumbuh dari gerakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Pesan tersebut disampaikan sahabat Ciceu dalam Pengajian Rutin Bulanan PAC […]

Bale Bandung

IBUN, balebandung.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, menegaskan pernyataan sikap penolakan terhadap rencana dakwah Ustaz Nana Gerhana masih berlaku. Sikap tersebut sebelumnya diterbitkan menyusul rencana organisasi kepemudaan setempat menghadirkan pendakwah asal Cimaung itu dalam kegiatan tabligh akbar. Bendahara MUI Kecamatan Ibun, Abdul Aziz Assauri, membenarkan keberadaan surat pernyataan sikap tersebut. Ia […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pawai Ta’aruf memeriahkan peringatan Hari Lahir ke-5 Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Jelegong Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung yang dipusatkan di Halaman Masjid Jami’ Ar-Rahmat, Perumahan Griya Rancaindah III Desa Jelegong, Minggu (17/10/2026). Pawai yang diikuti ratusan kader NU, simpatisan dan santri Desa Jelegong ini juga digelar dalam rangka menyambut Hari Santri […]

Bale Bandung

CICALENGKA, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung program revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Dukungan tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS) saat menghadiri Open House Sekolah Hasil Revitalisasi dan Penerima PID (Digitalisasi Pembelajaran) serta Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), dalam rangka publikasi program prioritas tahun 2026 di SMPN 2 Cicalengka, Jumat […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – BAZNAS Kabupaten Bandung menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat. Kolaborasi ini diarahkan agar pengelolaan dana sosial keagamaan tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga membuka jalan bagi mustahik untuk mandiri dan pada akhirnya menjadi muzaki. Kerja sama tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi rekonsiliasi yang menyatukan kembali Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung. Penyatuan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Pimpinan Kabupaten (Rapimkab) I Kadin Kabupaten Bandung 2026 di Gedung Moh Toha, Soreang, Kamis (15/10/2026). Bupati yang akrab disapa KDS, mengatakan pertemuan yang mempertemukan dua putra daerah, Boni Anggara dan […]