Bale Bandung

Daerah Otonomi Baru Optimalkan Peran Birokrasi

×

Daerah Otonomi Baru Optimalkan Peran Birokrasi

Sebarkan artikel ini
KIP4KBT
KIP4KBT
KIP4KBT

MAJALAYA, Balebandung.com – Pembentukan daerah otonom baru dipastikan akan membuka peluang untuk seluruh putra putri terbaik daerah dalam meningkatkan pengabdiannya. Dengan terbentuknya daerah otonom baru, akan tercipta tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan terarah.

“Penataan struktur organisasi di tiap SKPD akan memberikan harapan besar mampu mengoptimalakan potensi SDM yang dapat memberikan pelayanan yang maksimal,” kata Sekretaris Komite Independen Pengawas Pembangunan dan Percepatan Pemekaran Kabupaten Bandung Timur (KIP4 KBT), Asep Juarsa kepada Balebandung.com, Jumat (9/6/17).

Asep menambahkan, peluang lain akan terbuka dan dapat memberikan peningkatan pengakuan status para tenaga honorer, baik struktural maupun tenaga honorer fungsional.

Begitupun ketika Kabupaten Bandung Timur terbentuk, bukan hanya persolan jarak tempuh saja yang bisa ditanggulangi yang selama ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Tetapi ada yang lebih penting di mana dengan terbentuknya KBT tata kelola SOTK pun akan menjadikan hal positif dalam memaksimalkan peranan birokrasi. Posisi seluruh SKPD merupakan peluang bagi para birokrasi.

“Kami khususnya para penggiat terbentuknya KBT selama ini berjuang hanya dengan modal semangat dan dana patungan. Sama sekali tidak punya peluang untuk duduk di jajaran SKPD. Kami berjuang hanya satu kepentingan untuk membantu kepentingan masyarakat,” ucap Asju, sapaan Asep Juarsa.

Menurutnya, KBT bukan untuk satu dua hari melainkan untuk mewariskan demi kemaslahatan generasi anak cucu ke depan. “Jadi, kami menghimbau kepada seluruh pihak khususnya saudara kami yang sekarang ini duduk di birokrasi, mari berpandangan secara luas, agar bisa mendukung kami dalam mempercepat terbentuknya daerah otonom baru Kabupaten Bandung Timur yang Bersih, Gemilang, Maju dan Mandiri (Bergema),” seru Asju.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]