Bale Jabar

Dibantah Dedi Mulyadi, Pengamat Minta Menkeu Purbaya Berhati-hati Ungkap Data

×

Dibantah Dedi Mulyadi, Pengamat Minta Menkeu Purbaya Berhati-hati Ungkap Data

Sebarkan artikel ini
Direktur NEXT Indonesia Center Herry Gunawan

JAKARTA, balebandung.com – Pengamat ekonomi dari NEXT Indonesia Center, Herry Gunawan berpendapat, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewo telah ke-slip lidah dalam pernyataan soal dana mengendap pemerintah daerah (pemda) yang disimpan di deposito. Purbaya diminta berhat-hati saat mengungkapkan dan menjelaskan data atau hal yang sifatnya teknis.

“Menkeu Purbaya Sadewa mungkin hanya ke-slip lidah saat bicara tentang uang Pemda Jawa Barat yang disebut disimpan dalam bentuk deposito,” kata Herry di Jakarta, Kamis 23 Oktober 2025.

Hal ini disampaikan Herry menanggapi langkah Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi yang mendatangi Bank Indonesia (BI) untuk membantah data yang diungkap Menkeu Purbaya soal dana mengendap dalam bentuk deposito.

Dedi sengaja datang ke BI untuk meminta klarifikasi hal tersebut. Hasilnya, tak ada dana deposito yang mengendap. Yang ada dana yang disimpin dalam bentuk giro untuk keperluan belanja pemerintah provinsi Jabar.

“Deposito dan giro kan dua hal uang berbeda. Kalau giro kan bisa dicairkan setiap saat. Semacam hanya ditaruh di tas yang bisa digunakan setiap saat. Kalau deposito kan ada jangka waktunya pencairannya,” jelas Herry. Selain itu, lanjut dia, dana pemerintah Jawa Barat nilainya juga bukan Rp.4,1 triliun, tetapi hanya sekitar Rp.3,8 triliun saja.

Menkeu Purbaya menyampaikan persoalan ini, menurut Herry, sebenarnya merupakan rangkaian kekecewaannya akan banyaknya dana pemda yang mengendap di sistem perbankan. Padahal dana tersebut harusnya bisa digulirkan untuk kegiatan proyek.

“Kalau hanya mengendap di perbankan akibatnya ekonomi tidak berputar. Kan sebenarnya konsen (pernyataan Purbaya) di situ. Tapi pernyataannya ke-slip seharusnya giro tapi jadi deposito,” jelas Herry.

Wacana yang digulirkan Purbaya, kata Herry ,sebenarnya merupakan hal yang bagus. “Walaupun pada dataran teknis ada slip lidah,” kata Herry.

Agar ke depan tidak terulang, Herry menyarankan Purbaya  yang saat ini digandrungi masyarakat, agar berhati-hati, terutama dalam penyampaian hal teknis. Jangan sampai niat baik yang ingin disampaikan Purbaya justru ternoda karena kekeliruan hal yang sifatnya teknis.

Langkah Dedi Mulyadi , yang mengklarifikasi masalah ini ke Bank Indonesia, menurut Herry juga merupakan hal yang bagus. Karena kalau tidak diklarifikasi akan membuat persepsi publik ke Pemprov Jabar menjadi jelek.

“Kalau disebut uang pemprov Jabar dikandangi di deposito bisa menimbulkan fitnah, yaitu bagaimana gubernur bisa menyimpanya (uang pemda) di deposito. Nanti bunganya (bunga depositonya) untuk siapa. Kalau ada Pemda lain yang juga ingin mengklarifikasi (ke BI) juga bagus. Supaya clear,” papar Herry.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi menampik pernyataan Menkeu Purbaya Sadewa, terkait 15 daerah yang menyimpan dana (bukan) di bank (pembangunan daerahnya), termasuk Jawa Barat. Pemprov Jawa Barat disebut Purbaya menyimpan deposito sebesar Rp4,17 triliun. Selain Jawa Barat, Purbaya juga menyebut Pemerintah Provinsi Jakarta menyimpan deposito Rp14,683 triliun dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur Rp6,8 triliun.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Polda Jawa Barat akhirnya menangkap Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita, perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang kasusnya menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim penyidik berhasil melacak keberadaan tersangka melalui aktivitas transaksi perbankan yang […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebadung.com – Dewan Pakar Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Yudi Latif menilai Indonesia membutuhkan revolusi Pancasila yang mampu menghadirkan pemerataan keadilan ekonomi sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan Yudi Latif saat menyampaikan Pidato Kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar MMS di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Senin […]

Bale Jabar

SORONG, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026. Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Ganesha Business Festival (GBF) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, Sabtu (30/5/2026). Ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, karya bisnis, dan kreativitas mahasiswa itu mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”. Tema tersebut […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]