Bale Jabar

FDAS Citarum – Gerakan Hejo Siap Terdepan Sukseskan Citarum Harum

×

FDAS Citarum – Gerakan Hejo Siap Terdepan Sukseskan Citarum Harum

Sebarkan artikel ini
Ketua FDAS (Forum Daerah Aliran Sungai) Citarum Eka Santosa bersama Panglima Kodam III Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo, saat diskusi revitalisasi Sungai Citarum di Aula Graha Tirta Jln. Lombok Kota Bandung, Minggu (21/1/18). by isur
Ketua FDAS (Forum Daerah Aliran Sungai) Citarum Eka Santosa bersama Panglima Kodam III Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo, saat diskusi revitalisasi Sungai Citarum di Aula Graha Tirta Jln. Lombok Kota Bandung, Minggu (21/1/18). by isur
Ketua FDAS (Forum Daerah Aliran Sungai) Citarum Eka Santosa bersama Panglima Kodam III Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo, saat diskusi revitalisasi Sungai Citarum di Aula Graha Tirta Jln. Lombok Kota Bandung, Minggu (21/1/18). by isur

BANDUNG – Ketua FDAS (Forum Daerah Aliran Sungai) Citarum Eka Santosa, diundang khusus oleh Panglima Kodam III Siliwangi, Mayjen TNI Doni Monardo, pada acara diskusi revitalisasi Sungai Citarum di Aula Graha Tirta Jln. Lombok Kota Bandung, Minggu (21/1/18). Dalam pertemuan yang dihadiri ratusan ulama dan kiai se-Jawa Barat itu digelar turut hadir Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Dalam perbincangan singkat di sela-sela acara itu, Eka Santosa menyatakan bukan hanya mendukung, Forum Daerah Aliran Sungai (FDAS) Citarum dan Gerakan Hejo siap menjadi garda terdepan menyukseskan program Citarum Harum yang sedang digarap jajaran Pangdam III Siliwangi dan Pemprov Jawa Barat.

Pernyataan Ketua FDAS Citarum Jawa Barat, Eka Santosa, sekaligus menyikapi dan apresiasi langkah penyelamatan (revitalisasi) Sungai Citarum oleh Pangdam III Siliwangi Meyjen TNI Doni Monardo dibantu unsur penegakan hukum oleh Polda Jawa Barat. “Jangan khawatir, kami dari FDAS Citarum siap membantu dari depan, tidak dari belakang,” tandas Eka Santosa.

Eka menjamin, personel FDAS Citarum sudah siaga di sub DAS alias anak, cucu dan cicit Sungai Citarum. Bahkan di bawah binaan Gerakan Hejo (GH), FDAS Citarum sudah bergerak sejak lama mengawal pembenahan Sungai Citarum.

Menurut Eka Santosa yang juga Ketua Umum Gerakan Hejo, untuk merevitalisasi Sungai Citarum, salah satunya melalui pendekatan sosial budaya. Di sisi lain, Eka menghormati kejujuran Gubernur Ahmad Heryawan soal beberapa program yang selama ini sempat kandas.

Ia berharap untuk kali ini gubernur optimis langkahnya akan sukses, program Citarum Harum dapat terlaksana dengan baik. Eka mengakui untuk penanganan masalah Citarum tidak saling menyalahkan satu sama lain, apalagi mengungkit ketidakberhasilan masa lalu. Baginya masa lalu menjadi evaluasi. Harus lebih mengutamakan program ke depan dengan keseriusan yang ditopang komitmen moral.

“Saya optimis, sudah terbukti secara struktural instruksi Panglima ke semua prajurit untuk terjun langsung bersama masyarakat, akan berhasil. Saya merespon atas ajakan panglima untuk turut berintegrasi,” tandas Eka.

Eka berjanji akan menggerakan FDAS Citarum dan Gerakan Hejo yang mengkoordinasikan berbagai elemen masyarakat di kabupaten dan kota yang teraliri Sungai Citarum. semuanya, korwil, sub DAS sampai ke kelompok-kelompok masyarakat di tingkat RT. Eka akan berkoordinasi dengan jajaran Kodam, Kodim, Koramil, sampai tingkat Babinsa.

“Saya yakin Citarum dalam waktu dekat akan normal. Mengingatkan kembali bahwa sungai ini untuk kehidupan kita sehingga harus dipelihara dan dijaga secara baik,” papar Eka.

Mengutip istilah uga para tetua adat (olot), sungai itu ibarat urat nadi dalam tubuh kita. Siapa lagi kalau bukan kita yang harus menjaga agar urat nadi itu bekerja sempurna.

Di sisi lain, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo memaparkan data dan langkah-langkah penyelamatan Sungai Citarum dengan sangat gamblang. Di hadapan ratusan ulama dan kiai se-Jawa Barat itu pangdam menjelaskan secara detail dan sistematis.

Doni Monardo sendiri di hadapan para ulama dan kiai se-Jawa Barat berharap pendekatan religius dalam mengatasi parahnya Sungai Citarum harus dikedepankan secara terintegrasi.

”Tidak ada pihak yang ditinggalkan dalam program ini. Semua diakomodir secara terbuka. Citarum milik kita semua, untuk generasi mendatang,” ujarnya. Dalam pemaparan sosialisi Citarum Pangdam mempertontonkan slide.

Untuk sungai sepanjang 297 km itu dibutuhkan sekurangnya 125 juta pohon, terdiri atas 25 juta tanaman keras dan 100 juta tanaman perdu. “Setidaknya ini akan mengurangi banjir hingga tahun 2027,” ujar Doni dalam pemaparannya.

Sementara Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam pidato penutupan Program Citarum Harum itu berharap, upaya kali ini berhasil sempurna. Paling tidak, Citarum menjadi bersih dan terhindar dari penyakit dan polusi berbahaya.[]

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Polda Jawa Barat akhirnya menangkap Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita, perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang kasusnya menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim penyidik berhasil melacak keberadaan tersangka melalui aktivitas transaksi perbankan yang […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebadung.com – Dewan Pakar Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Yudi Latif menilai Indonesia membutuhkan revolusi Pancasila yang mampu menghadirkan pemerataan keadilan ekonomi sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan Yudi Latif saat menyampaikan Pidato Kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar MMS di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Senin […]

Bale Jabar

SORONG, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026. Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Ganesha Business Festival (GBF) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, Sabtu (30/5/2026). Ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, karya bisnis, dan kreativitas mahasiswa itu mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”. Tema tersebut […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]