Bale Jabar

Gedung Sate Siaga Hadapi Gempa

×

Gedung Sate Siaga Hadapi Gempa

Sebarkan artikel ini
Wagub Jabar Deddy Mizwar mengikuti simulasi bencana yang digelar BPBD Jabar di Gedung Sate, Rabu (26/4).
Wagub Jabar Deddy Mizwar mengikuti simulasi bencana yang digelar BPBD Jabar di Gedung Sate, Rabu (26/4).

BANDUNG – Bunyi sirine terdengar Rabu (26/4/17) pagi ini di Gedung Sate, Kantor Gubenur Jawa Barat, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung. Asap hitam mengepul, terus banyak orang yang sebagian besar pegawai Pemda Jawa Barat berlarian keluar Gedung Sate, menuju tempat titik kumpul aman di halaman depan Gedung Sate akibat gempa.

Petugas keamanan dalam (Kamdal) Gedung Sate tampak sibuk mengevakuasi pegawai agar keluar dari Gedung Sate. Tak lama berselang, datang para petugas Siaga Bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat membantu evakuasi dan menyisir setiap ruangan di Gedung Sate agar benar-benar kosong.

Peristiwa ini adalah bagian dari simulasi bencana yang digelar BPBD Jabar. Pemerintah Provinsi Jawa Barat memandang pemahaman yang baik akan risiko bencana adalah salah satu kunci untuk menghindari jatuhnya korban jiwa. Untuk itu oleh BPBD peningkatan pemahaman ini akan terus ditingkatkan melalui simulasi.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (Demiz) tampak hadir dan ikut serta dalam simulasi ini. Dia memandang penting simulasi ini, sebagai sarana untuk melatih keterampilan, tidak hanya untuk petugas namun juga bagi masyarakat tertimpa bencana.

“Saya kira simulasi ini sangat penting. Jangan ada alat tapi ga terampil, ga bisa menggunakan. Jadi memang harus dipraktekkan alat-alat yang ada di kita, harus digunakan seperti apa. Jangan sampai disimpan di gudang. Begitu ada kejadian kita ga bisa manfaatkan dengan baik, ” tandas wagub di sela simulasi.

Deddy bilang simulasi ini juga sebagai pengingat untuk masyarakat terhadap potensi bencana yang ada di daerah sekitarnya. “Masyarakat juga harus diingatkan potensi bencana di Jawa Barat juga sangat luar biasa, banjir, gempa, longsor, dan lain-lain. Saya kira ini penting, terimakasih kepada BPBD yang sudah melatih anggotanya,” ucapnya.

Simulasi ini digelar serentak di seluruh Indonesia, termasuk di BPBD tingkat kabupaten/kota. Demiz menekankan simulasi adalah cara untuk menanggulangi bila bencana terjadi. Namun hal lain yang diperlukan adalah mitigasi untuk mengurangi terjadinya risiko bencana, baik korban jiwa maupun materi.

“Selain masalah penanggulangan ini, juga mitigasi ya. Jadi bagaimana mengurangai risiko bencana. Kan daerah-daerah yang rawan sudah kita tau. Kemudian edukasi kepada masyarakatnya juga. Jangan ada rumah-rumah di tempat yang rawan longsor juga, kalau masih belum ada kesadaran, kita melatih masyarakat dan anak-anak sekolah tentang masalah kebencanaan. Kalau sudah dua jam hujan ga reda, itu harus dipindahkan atau ada alarm,” papar Demiz.

Simulasi ini digelar dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, serta 10 tahun terbitnya Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Kepala BPBD Jawa Barat Dicky Saromi mengatakan, pihaknya sengaja memilih Gedung Sate sebagai tempat simulasi karena tempat ini merupakan instalasi strategis di Jawa Barat yang harus segera mendapat prioritas penanganan bila bencana terjadi.

Selain itu, imbuh Dicky, simulasi juga sebagai sarana untuk melatih dan meningkatkan keterampilan para anggota Siaga Bencana. Terutama terkait penggunaan alat-alat berteknologi di lapangan yang memerlukan keterampilan khusus.

“Simulasi ini baru pertama kali kita selenggarakan. Tetapi dengan terus kita lakukan kegiatan-kegiatan seperti ini. Jadi nanti, aset itu kita berdayakan pengunaannya. Apalagi yang namanya penanggulangan bencana itu identik dengan teknologi dan sarana-prasarana mobilitas yang memang harus digunakan oleh orang-orang yang terampil,” tutur Dicky.

Pihaknya berkomitmen akan terus melakukan simulasi ini bahkan untuk BPBD tingkat kabupaten/kota di Jabar. Sebab selain sebagai peningkatan pemahaman akan kebencanaan, juga untuk meningkatkan kapasitas anggota. Kapasitas penanggulangan dan mitigasi bencana ini perlu ditingkatan dari semua sektor pemangku kepentingan, baik sektor pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebadung.com – Dewan Pakar Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Yudi Latif menilai Indonesia membutuhkan revolusi Pancasila yang mampu menghadirkan pemerataan keadilan ekonomi sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan Yudi Latif saat menyampaikan Pidato Kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar MMS di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Senin […]

Bale Jabar

SORONG, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026. Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Ganesha Business Festival (GBF) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, Sabtu (30/5/2026). Ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, karya bisnis, dan kreativitas mahasiswa itu mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”. Tema tersebut […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]