Bale Jabar

Habib Bahar bin Smith Ditahan Dalam Kasus Penganiayaan Anak

×

Habib Bahar bin Smith Ditahan Dalam Kasus Penganiayaan Anak

Sebarkan artikel ini

BANDUNG – Penceramah Bahar bin Smith atau sering dikenal sebagai Habib Bahar bin Smith resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan dalam kasus penganiayaan anak, setelah menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Jawa Barat, di Bandung, Selasa (18/12) malam.

Bahar ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap MK Zaki (17) dan CAJ (18). Ia dijerat Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara antara lima tahun hingga maksimal 12 tahun.

“Sudah ditahan di Mapolda Jabar mulai tadi,” kata Kapolda Jabar, Irjen Polisi Agung Budi Maryoto, saat jumpa pers di Mapolda Jabar.

https://www.youtube.com/watch?v=jjUHqQGROF4&feature=youtu.be

Menanggapi penahanan kliennya, kuasa hukum Bahar Smith, Azis Yanuar mengatakan pihaknya telah menyiapkan surat penangguhan penahanan.

“Kita sudah siapkan surat untuk tidak ditahan. Surat jaminan juga sudah kita siapkan. Kita juga meminta pihak kepolisian menyamakan klien kami dengan pihak-pihak lain yang kasusnya mirip dengan klien kami terkait konstelasi politik, seperti Ade Armando, Viktor Laiksodat, Sukmawati, Abu Janda.

“Kita minta proporsional di mana mereka juga tidak ditahan dan kami sangat kooperatif beberapa kali dipanggil kita datang,” kata Azis Yanuar usai pemeriksaan.

Azis menyatakan kondisi kliennya dalam keadaan sehat dan menghormati proses hukum. “Klien saya sabar, tegar, siap terhadap segala konsekuensi yang akan dia hadapi sebagai public figure,” katanya.

Penganiayaan di Pondok Pesantren
Sejak siang, penceramah asal Manado itu dikawal ketat aparat kepolisian, serta massa pendukungnya yang sebagian menggunakan baju bertuliskan pembela ulama. Ia masuk ke ruang pemeriksaan sekitar pukul 12.30 WIB.

Puluhan orang menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Jabar untuk mendukung Bahar Smith yang mereka sebut sebagai “guru kita”.

Sebelumnya saat ditanya wartawan apakah siap menjalani pemeriksaan, ia menjawab singkat, “Alhamdulilah siap,” ucapnya.

Bahar diperiksa setelah dilaporkan ke Polres Bogor atas kasus dugaan penganiayaan terhadap dua orang anak. Penganiayaan itu diduga terjadi pada Sabtu 1 Desember 2018 di Pesantren Tajul Alawiyyin di Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Bahar dijerat atas dugaan pidana secara bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang dan/atau penganiayaan dan atau melakukan kekerasan terhadap anak, dan dibidik dengan pasal 170 KUHP dan/atau 351 KUHP dan atau Pasal 80 UU 35/2014 tentang Perlindungan Anak.

Sebelumnya, Bahar juga diperkarakan dalam kasus ujaran kebencian kepada Presiden Joko Widodo. Bareskrim Polri telah menetapkan Bahar sebagai tersangka di Bareskrim Polri pada 6 Desember 2018. Pasal yang disangkakan ke Bahar adalah Pasal UU tahun 2008 terkait penghapusan diskriminasi ras dan etnis.

Ia dilaporkan setelah dalam salah satu ceramahnya ia antara lain mengucapkan bahwa Presiden Jokowi adalah ‘banci,’ yang ‘kalau dibuka celananya…” akan terlihat bahwa ia ‘mungkin sedang haid…’ Ia juga mengatakan dalam ceramah itu bahwa Jokowi hanya menguntungkan orang keturunan Cina. by bbcindonesia***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]