Jumat, Oktober 29, 2021
BerandaBale JabarHari Air Sedunia, Perbup Purwakarta Larang Eksploitasi

Hari Air Sedunia, Perbup Purwakarta Larang Eksploitasi

Peringati Hari Air Sedunia Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menanam pohon di Kompleks Sektda Purwakarta, Selasa (22/3)
Peringati Hari Air Sedunia Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menanam pohon di Kompleks Setda Purwakarta, Selasa (22/3) by Humas Pemkab Purwakarta.

PURWAKARTA – Pemkab Purwakarta memperingati Hari Air Sedunia dengan menanam pohon di Kompleks Sekretariat Daerah Purwakarta, Selasa (22/3/16). Kegiatan ini bertujuan untuk memelihara sumber air dengan pohon sebagai salah satu variabel yang mutlak harus ada dalam upaya pelestarian sumber air bersih.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan sudah seharusnya Peringatan Hari Air Sedunia dilakukan di dunia nyata, bukan sekedar disuarakan di dunia maya yang hanya modal posting saja.

“Urang sunda mah hirupna ku karya nyata (orang sunda itu hidupnya oleh karya nyata). Dengan menanam satu pohon minimal kita telah menciptakan satu penjaga air,” kata Dedi di lokasi penanaman pohon.

Lebih lanjut Dedi berbicara tentang eksploitasi air yang hari ini sudah dilarang di Purwakarta. Menurut bupati pelarangan eksploitasi air melalui Peraturan Bupati telah terasa dampak positifnya karena kini sumber air tidak hanya dijaga oleh pemda, tapi juga oleh masyarakat setempat. Meski kewenangan regulasi pengelolaan sumber air kini berada di Pemerintah Provinsi, Dedi akan terus konsisten melarang eksplotasi air untuk komersialiasi demi ketersediaan sumber air bersih untuk rakyat Purwakarta.

“Keun bae loba nu nyarekan oge, nu penting rakyat urang boga cai (tidak apa-apa banyak yang memarahi pun, yang penting rakyat saya punya air),” ujar Dedi berseloroh.

Melalui momentum Peringatan Hari Air Sedunia ini Dedi mengajak seluruh masyarakat terus menanam pohon di musim penghujan, agar saat musim kemarau tidak kekurangan air.

“Ayo tanam pohon, kelak manfaatnya akan terasa jika musim kemarau. Pohon itu punya akar yang kuat dan mampu menjadi rumah untuk air,” ajaknya.

Disinggung rencana Pemkab Purwakarta dalam membangun infrastruktur air, Dedi menerangkan Purwakarta mendapatkan bantuan Rp250 miliar dari Pemerintah Pusat yang dapat digunakan untuk membangun sarana dan prasarana air bersih untuk masyarakat.

“Saya terima kasih sekali kepada Bapak Presiden Joko Widodo yang sudi memberikan bantuan, segera kami gunakan bantuan ini untuk mengatasi persoalan air di kecamatan yang selalu mengalami kekeringan saat musim kemarau,” ucapnya. [iwa]

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI