Bale Jabar

Imas Resmi Bupati Subang Definitif Hingga 2018

×

Imas Resmi Bupati Subang Definitif Hingga 2018

Sebarkan artikel ini
Bupati Subang definitif Imas Aryumningsih dilantik Wagub Jabar Deddy Mizwar, di Aula Barat Gedung Sate, Kamis (8/6). by Humas Pemprov Jabar
Bupati Subang definitif Imas Aryumningsih dilantik Wagub Jabar Deddy Mizwar, di Aula Barat Gedung Sate, Kamis (8/6). by Humas Pemprov Jabar

GESAT – Imas Aryumningsih resmi menjadi Bupati Subang definitif untuk sisa masa jabatan 2013 – 2018 atau sekitar 18 bulan ke depan. Imas dilantik Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar di hadapan jajaran FKPD, DPRD, Bawaslu dan KPU dari Provinsi Jabar dan Kabupaten Subang, di Aula Barat Gedung Sate, Kamis (8/6/17).

Pelantikan tersebut merupakan amanat dari surat Mendagri Nomor 131.32/4109/OTDA tanggal 5 Juni 2017 seiring dengan telah terbitnya Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.32.3235 tahun 2017 yang mengesahkan pengangkatan Imas Aryumningsih menjadi Bupati Subang sisa masa jabatan 2013 -2018. Imas sendiri sebelumnya adalah Wakil Bupati Subang yang kemudian menjadi Plt. Bupati pasca Bupati Ojang Suhanda terjerat kasus hukum.

Dalam amanatnya, Wagub Demiz menekankan agar Bupati Imas mampu menjalankan amanah sebaik-baiknya untuk mewujudkan visi Kabupaten Subang yang reigius, berilmu, mandiri, berbudaya dan bergoyong royong. “Selamat telah dilantik menjadi Bupati, semoga amanah jabatan ini dijalankan sebaik-baiknya,” ucap Deddy.

Wagub berharap roda pemerintahan Kabupaten Subang berjalan lebih baik lagi, terlebih banyak program pembangunan nasional dan provinsi di daerah yang berpenduduk sekitar 1,5 Juta jiwa tersebut. Diantaranya proyek pembangunan pelabuhan Internasional Patimban dan jalan tol menuju pelabuhan tersebut serta pengembangan destinasi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang memerlukan percepatan dalam pelaksanaannya.

Demikian juga dengan pembangunan sektor perekonomian dan pertanian. Subang memiliki areal sawah terluas ketiga di Jabar setelah Indramayu dan Karawang sekaligus merupakan penyumbang produksi padi terbesar ketiga di Jabar.

“Saya meminta kondisi ini agar terus ditingkatkan dengan inovasi barunya sehingga tidak hanya menjadi keunggulan kompetitif yang lebih bernilai tambah untuk laju pertumbuhan ekonomi daerah serta pendapatan masyarakat,” ungkap Deddy.

Deddy juga mengajak kepada para perangkat daerah di Pemkab Subang untuk menghadirkan birokrasi yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel serta memprioritaskan kepentingan masyarakat.

Sesuai ketentuan Pasal 176 Undang-undang Nomor 10 tahun 2016, bahwa apabila Wakil Bupati berhenti karena diberhentikan, pengisian Wakil Bupati dilakukan melalui mekanisme pemilihan DPRD Kabupaten Subang berdasarkan usulan dari partai politik atau partai pengusungnya.

Dalam hal ini jabatan Wakil Bupati Subang akan kosong terhitung hari ini hingga akhir masa jabatan Bupati Subang yaitu 19 Desember 2018 atau selama 18 bulan lebih 12 hari. Artinya, DPRD Kabupaten Subag harus segera memutuskan siapa yang akan mendampingi Bupati Imas.

“Pesan saya segera lakukan pengisian jabatan Wakil Bupati Subang sesuai amanat Undang-undang,” ujarnya.

Bupati Imas Aryumningsih mengatakan, terkait proyek Pelabuhan Patimban, pihaknya mendukung penuh pelabuhan yang akan mulai dibangun awal tahun depan ini. Imas memastikan tak akan ada masalah apapun selama pembangunan berlangsung terutama mengenai pembebasan lahan.

“Kami sangat mendukung karena masyarakatnya juga tidak akan susah untuk pembebasan lahan. Intinya semua fasilitas yang diperlukan oleh pusat dalam pembangunan ini tidak akan ada masalah sedikitpun,” tandas Imas.

Pembangunan Pelabuhan Internasional Patimban menurut bupati merupakan keputusan bersama antar pemerintah dan seluruh elemen masyarakat yang memang menginginkan berdirinya pelabuhan besar di Subang.

“Ini sudah keputusan bersama dan mereka juga menginginkan adanya Pelabuhan Patimban ini,” kata Bupati.

Ia meyakini hadirnya Pelabuhan Patimban akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat khususnya di kawasan pesisir utara Subang. “Mudah-mudahan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Subang itu sendiri, di samping untuk kepentingan Indonesia,” ucapnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]