Bale Bandung

Ironis, Menteri Kehutanan Tak Paham Manfaat Hutan Bambu

×

Ironis, Menteri Kehutanan Tak Paham Manfaat Hutan Bambu

Sebarkan artikel ini
Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah  

JAKARTA, balebandung.com – Di tengah kegentingan ekologis yang kian nyata, sangat ironis jika Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni tak paham tentang manfaat bambu. Salah satunya, dia tidak memiliki eco-concious untuk membuka lahan khusus hutan bambu.

“Ini benar-benar ironis. Regulasinya ada soal bambu, tapi programnya tak ada,” ungkap aktivis lingkungan dari Yayasan Pengrajin Bambu Indonesia (YPBI), Toto Izul Fatah kepada pers di Jakarta, Minggu (1/2/2026).

Diungkapkan Toto yang juga Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA ini, secara regulasi sudah ada Permenhut No 35/2007 yang menempatkan bambu sebagai komoditas Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) prioritas.

“Ini artinya, untuk prosedur perijinan, mekanisme pemungutan, hingga dasar-dasar pengembangan industrinya sudah diatur lewat peraturan menteri. Kenapa tak jalan? Ada apa?,” ungkapnya.

Padahal menurut Toto, dalam kondisi alam yang makin tidak bersahabat seperti sekarang, harusnya bambu menjadi salah satu amunisi pertahanan ekologi andalan yang paling depan dan menjadi prioritas. Salah satunya, dengan membuka lahan luat untuk hutan bambu.

Sementara, dalam sepengetahuannya, kata Toto, 100 hektar saja hutan bambu tak ada. Bandingkan dengan jutaan hektar hutan yang dimiliki kementerian kehutanan dan sebagiannya sudah terkena deforestasi.

“Dari anggaran Rp9 triliun lebih, masa tak ada alokasi untuk hutan bambu yang manfaatnya jelas untuk ekologi. Pertama, mudah ditanam, dan sekali tanam bisa untuk seumur hidup, meskipun bisa dipanen untuk kepentingan ekonomi,” bebernya.

Dalam kontek inilah, Toto berpendapat, Menhut Raja Juli sedang mempertontonkan sebuah ironisme. Ketika banyak negara menjadikan bambu sebagai “tanaman strategis abad 21”, Raja Juli tak peduli dengan manfaat bambu sebagai komoditas ekologis.

Padahal, lanjut Toto, potensi bambu sebagai penyelamat ekologi sudah diakui global, dan regulasinya sudah lengkap sejak lama untuk dikembangkan di bawah kementerian.

Toto menegaskan, dalam banyak kajian ilmiah, bambu disebut sebagai tanaman super untuk pemulihan lingkungan. Daya serap karbon 2–4 kali lebih tinggi dari hutan tanaman biasa. Akar serabutnya pun membentuk “jaring biologis” anti-erosi.

Belum lagi, lanjut Toto,  bambu juga tanaman yang tumbuhnya cepat, bisa dipanen berulang tanpa menebang rumpun, dan adaptif di lahan kritis.

“Harusnya, Menteri Raja Juli tahu itu semua, bahwa bambu adalah senjata ekologis yang murah, cepat, dan efektif. Tetapi mengapa senjata itu tidak pernah benar-benar diangkat oleh Kementerian Kehutanan,” tandasnya.

Toto juga menyesalkan respon Menteri Raja Juli saat YPBI berkirim surat kepadanya dalam rangka menindaklanjuti pesan Hashim Djojohadikusumo sebagai Utusan Presiden bidang Energi dan Lingkungan
untuk menjadikan Indonesia sebagai Pusat Pelestarian Bambu Dunia.

“Bayangkan, sudah hampir 5 bulan surat dikirim, tak ada balasan sama sekali. Padahal, itu salah satu misi suci Pak Hashim untuk kepentingan pelestarian bambu, baik untuk ekologi maupun ekonomi. Ini bukti lemahnya eco-concious nya menteri kehutanan,” ungkapnya.

Padahal, menurut Toto, bambu yang punya nilai historis, ekonomis, dan kultural ini, bisa menjadi legacy Presiden Prabowo Subianto yang akan dikenang oleh bukan cuma rakyat Indonesia, tapi juga dunia.

Toto menyarankan Raja Juli untuk sering berkomunikasi, kalau perlu berguru ke Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang sedang menyiapkan lahan untuk hutan bambu. Salah satunya, di sekitar Gunung Ceremai dan lahan korban banjir dan longsor di Bandung Barat.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki menilai Operasi Berkala Besar yang digelar aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk responsivitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah maraknya aksi begal. “Operasi Berkala Besar yang dilaksanakan semalam adalah wujud responsivitas aparat keamanan bersama Forkopimda untuk […]