Bale Bandung

Kadisdik; “Kesehatan Seluruh Warga Sekolah Jadi Pertimbangan Utama”

×

Kadisdik; “Kesehatan Seluruh Warga Sekolah Jadi Pertimbangan Utama”

Sebarkan artikel ini
Kadisdik Kab Bandung Juhana. by Humas Pemkab
Kadisdik Kab Bandung Juhana. by Humas Pemkab

SOREANG, Balebandung.com – Hari ini 13 Juli 2020, seluruh tingkatan sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung memasuki Tahun Pelajaran 2020-2021. Adapun pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan melalui sistem online atau dalam jaringan (daring), maupun offline atau luar jaringan (luring) bagi peserta didik yang tidak memiliki sarana Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Hal itu termuat dalam Surat Edaran Disdik Nomor 423.5/1836-Disdik Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Awal Tahun Pelajaran 2020/2021 Pada Satuan Pendidikan Di Bawah Kewenangan Disdik Kabupaten Bandung.

“Untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka, kami masih menunggu regulasi dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bandung. Yang jelas kesehatan lahir dan batin seluruh warga sekolah, menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan proses pembelajaran,” ungkap Kepala Disdik (Kadisdik) Kabupaten Bandung Juhana di Soreang, Senin (13/7/20).

Mengawali tahun pelajaran, pihaknya memberikan kesempatan kepada para peserta didik baru melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). MPLS itu sendiri, dilaksanakan secara daring dan luring sesuai ketersediaan sarana dan prasarana yang dimiliki satuan pendidikan.Pembukaan MPLS diawali dengan menyaksikan sambutan dan paparan Kadisdik terkait proses pembelajaran pada masa pandemi covid-19.

“Seluruh satuan pendidikan, mulai tingkat PAUD, SD dan SMP, wajib menyaksikan pembukaan MPLS, melalui saluran Youtube SAWARNA Kabupaten Bandung pada hari Senin tanggal 13 Juli 2020 Pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini juga wajib diikuti seluruh koordinator wilayah bidang pendidikan, pengawas SMP dan SD serta penilik PAUD,” tutur Kadisdik.

Khusus untuk tingkat PAUD dan SD, lebih lanjut Juhana membeberkan, kegiatan awal tahun pelajaran dapat dilaksanakan dengan mengundang orangtua peserta didik. “Pihak sekolah dapat menyampaikan materi parenting dan Program Pembelajaran Di Rumah. Selain itu juga, memberikan pemahaman kepada orangtua peserta didik tentang Covid-19, dengan memperhatikan protokol kesehatan,” beber Juhana.

Jadwal pelaksanaan kegiatan awal tersebut, sebutnya, dibagi dalam tiga sesi. Yaitu tanggal 13 Juli untuk tingkat PAUD dan SD kelas 1 dan 2, 14 Juli untuk tingkat SD kelas 3 dan 4, dan tanggal 15 Juli untuk tingkat SD kelas 5 dan 6. Materi pendukung untuk jenjang SD dapat diunduh melalui link http://gg.gg/Materi-Bimtek-Virtual-Disdik.

Sementara kegiatan MPLS pada jenjang SMP, terangnya, diorientasikan pada penggalian potensi diri siswa baru, membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif dan mengembangkan interaksi positif antar siswa dan warga sekolah lainnya.

“Selain itu juga diorientasikan pada menumbuhkan perilaku positif untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong,” terang Juhana.

Ia juga menjelaskan, MPLS pada jenjang SMP bertujuan memberikan acuan bagi sekolah dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional, yaitu Bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap anak, Ramah terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak dan Pusat pengembangan budaya dan karakter anak bangsa.

“Waktu pelaksanaan MPLS pada jenjang SMP yaitu pada tanggal 13 hingga 15 Juli 2020. Sedangkan untuk materinya, dapat diunduh melalui link https://bit.ly/MPLS_2020,” ucapnya pula.

Pada kesempatan itu, ia pun mengingatkan pihak sekolah agar tidak memberikan tugas yang tidak berhubungan dengan pembelajaran.”Kami tekankan di sini, sekolah tidak memberikan tugas yang memberatkan peserta didik. Kami juga mengimbau para kepala sekolah, untuk memastikan pelaksanaan MPLS berjalan lancar dan dapat diikuti oleh seluruh peserta didik,” tandas Juhana.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap mahapatih yang mengubah perkawinan menjadi penaklukan. Perang Bubat sering datang kepada kita dalam kalimat-kalimat pendek. Dalam Carita Parahyangan, ia hanya muncul sebagai jejak singkat: orang-orang berperang di Majapahit. Dalam Pararaton, ia dicatat lebih terang, tetapi tetap ringkas: ada peristiwa Pasunda […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]