Bale Bandung

Kejar Target PAD Rp2 Triliun, Pemkab Bandung Maksimalkan Opsen PKB dan BBNKB

×

Kejar Target PAD Rp2 Triliun, Pemkab Bandung Maksimalkan Opsen PKB dan BBNKB

Sebarkan artikel ini

SOREANG, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna terus menerapkan berbagai strategi untuk mengejar dan merealisasikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung tahun 2025 sebesar Rp 2 triliun.

Salah satu peluang strategis untuk mendongkrak PAD, kata Bupati, adalah melalui kebijakan pungutan tambahan pajak menurut persentase tertentu (Opsen) pada Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menyebut, kebijakan itu tidak hanya memperluas basis pajak daerah, tapi juga membuka ruang inovasi dalam pengelolaan teknologi dan pelayanan publik.

“Oleh karena itu, peluang besar ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bandung,” kata Kang DS.

Ia menuturkan, pada 2022 dirinya yang merupakan inisiator perubahan kebijakan pembagian pajak kendaraan bermotor juga terlibat dalam pembahasan RUU-nya.

“Alhamdulillah saat ini sudah membuahkan hasil. Sekarang sudah ada pembagian yang adil dari PKB. Dan saya sepakat dari PKB ini selama tiga tahun ke depan akan dialokasikan untuk infrastruktur,” ungkap Kang DS.

“Tentunya perlu disampaikan bahwa saat ini memang memerlukan perbaikan-perbaikan infrastruktur yang sangat besar dan strategis,” Wakil Ketua Umum Apkasi itu menambahkan.

Selain untuk perbaikan infrastruktur jalan, lanjut Kang DS, pihaknya juga fokus dalam membangun dan memperbaiki sarana pendidikan, kesehatan, PJU, perbaikan gedung OPD yang sudah tua dan lainnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung Akhmad Djohara juga mengaku sangat mendukung kebijakan Bupati Bandung yang akan mengalihkan hasil pajak PKB, Opsen PKB dan BBNKB untuk perbaikan infrastruktur.

“Sangat logis jika kebijakan Opsen PKB dan BBNKB ini dialihkan untuk perbaikan infrastruktur. Pada tahun 2024 lalu, bagi hasil dari PKB untuk Kabupaten Bandung mencapai Rp 390 miliar,” jelas Akhmad Djohara.

Ia optimistis bagi hasil PKB di tahun 2025 ini akan lebih besar diterima Kabupaten Bandung. Terlebih masih banyak pemilik kendaraan yang tidak melaksanakan kewajibannya melakukan daftar ulang untuk membayar PKB atau dikenal dengan istilah Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU).

“Mudah-mudahan di tahun 2025 ini lebih besar lagi karena ada program KTMDU. Kita akan melakukan penelusuran kembali kendaraan-kendaraan yang masih belum setor pajak di tahun 2025 melalui kecamatan,” ujarnya.

Akhmad Djohara juga menggarisbawahi pentingnya pelibatan seluruh OPD dan camat dalam menelusuri kendaraan yang belum melakukan daftar ulang atau membayar pajak di wilayah kabupaten Bandung.
Penelusuran oleh OPD dan kecamatan inix kata Adjo, sapaan akrabnya, dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan penerimaan pajak.

“Mudah mudahan dengan adanya kebijakan Opsen PKB dan BBNKB, diharapkan Kabupaten Bandung dapat mencapai target peningkatan PAD dan memperbaiki infrastruktur yang lebih baik bagi masyarakat,” tutur Adjo.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]