Bale Bandung

KH Dai Nanang Qosim: NU Rancaekek Harus Responsif dan Berinovasi

×

KH Dai Nanang Qosim: NU Rancaekek Harus Responsif dan Berinovasi

Sebarkan artikel ini
Pimpinan Ponpes Addzimat Da’i Indonesia, KH Dai Nanang Qosim, saat Konfercam MWC NU Rancaekek ke-3 di Ponpes Addzimat Da’i Indonesia, Desa Jelegong, Kec Rancaekek, Minggu (13/9/26).

RANCAEKEK, balebandung.com – Pimpinan Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia, KH Dai Nanang Qosim, mendorong MWC NU Kecamatan Rancaekek tampil lebih responsif dan inovatif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurut Dai Nanang, NU tidak boleh hanya menjalankan pola organisasi yang sudah ada. Kader dan pengurus NU harus cepat membaca perubahan serta menghadirkan program yang benar-benar dibutuhkan warga.

Hal itu disampaikan Dai Nanang saat Konferensi Wakil Cabang (Konfercam) MWC NU Rancaekek ke-3 di Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Minggu (13/9/2026).

Konfercam kali ini mengangkat tema “Responsif dan Inovatif Berkhidmat dalam Jam’iyah dan Memperkokoh Jamaah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.”

“Responsif artinya kita harus cepat tanggap melihat keadaan dan kondisi umat sekarang. Ketika umat dibingungkan dengan kondisi yang ada, NU harus hadir dan cepat tanggap,” ujar Dai Nanang.

Ia mengatakan, NU Kecamatan Rancaekek harus mengambil peran lebih besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk melalui dakwah dan berbagai program sosial yang menyentuh kebutuhan warga.

Dai Nanang juga mengingatkan warga NU agar tidak minder membawa identitas sebagai nahdliyin. Sebaliknya, menurut dia, kader NU harus percaya diri menunjukkan keberadaan dan kiprahnya di tengah masyarakat.

“Jangan malu ketika membawa nama NU. Kita harus bangga menjadi seorang NU, menjadi seorang nahdliyin,” katanya.

Jangan Sampai Ketinggalan

Dai Nanang menilai semangat inovasi harus menjadi bagian dari gerakan MWC NU Rancaekek ke depan. Inovasi tidak hanya menyangkut kegiatan organisasi, tetapi juga cara NU menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

“MWC NU Rancaekek sekarang harus punya inovasi-inovasi, harus memiliki terobosan-terobosan baru. Jangan sampai kita sama dengan MWC yang lain atau malah ketinggalan,” ujarnya.

Menurut dia, pengurus harus berani mencari program yang berbeda, menarik dan mampu meningkatkan semangat warga dalam berorganisasi serta berkhidmat.

Ia mencontohkan semangat responsif dan inovatif tersebut telah terlihat dari kiprah Muslimat NU dan Fatayat NU yang aktif menjalankan berbagai program.

“Bagaimana caranya kita memiliki inovasi yang baru, yang berbeda, agar lebih menarik dan lebih semangat lagi dalam berorganisasi, dalam berthariqah, berharakah dan ber-An-Nahdliyah,” tuturnya.

Dai Nanang menegaskan, inovasi bukan berarti mengubah prinsip dasar NU. Justru inovasi diperlukan agar nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dapat terus hadir dan relevan dalam kehidupan masyarakat.

Ia juga mengingatkan karakter Aswaja NU yang mengedepankan tawassuth, tawazun, i’tidal dan tasamuh harus tetap menjadi pijakan dalam menjalankan gerakan organisasi. “Harus bisa menyeimbangkan antara urusan vertikal dan horizontal, dunia dan akhirat,” katanya.

Karena itu, program MWC NU Rancaekek ke depan diharapkan tidak hanya bergerak dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu melahirkan terobosan di bidang sosial dan kemasyarakatan.

Dai Nanang pun membuka ruang kolaborasi antara Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia dengan NU Rancaekek untuk menghadirkan program-program baru bagi masyarakat.

“Bagaimana kita bisa terus bekerja sama dan berkolaborasi antara Addzimat dengan NU untuk bisa memberikan program yang inovatif di masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap Konfercam ke-3 menghasilkan keputusan yang mampu memperkuat organisasi sekaligus melahirkan kepemimpinan baru yang membawa NU Rancaekek semakin dekat dengan kebutuhan umat.

“Kita berdoa dan berharap Konfercam NU Rancaekek ini melahirkan keputusan-keputusan yang mufakat, yang bisa bermanfaat untuk umat, terutama keluarga besar nahdliyin di Kecamatan Rancaekek,” pungkasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Yusuf Ali Tantowi mengajak jajaran MWC NU Rancaekek memperkuat gerakan berbagi dan mengedukasi masyarakat agar menjadi “tangan di atas”, yakni mereka yang mampu memberi dan membantu sesama. Pesan tersebut disampaikan Yusuf saat menghadiri Konferensi Wakil Cabang (Konfercam) MWC NU Rancaekek ke-3 di Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – KH. Ending Jauharudin dikukuhkan dan ditetapkan sebagai Ketua Tanfidziyah terpilih MWC NU Kecamatan Rancaekek masa khidmat 2026–2031. Sementara Ajengan Wildan terpilih sebagai Rais Syuriyah. Keduanya terpilih dalam Konferensi Wakil Cabang (Konfercam) MWC NU Rancaekek ke-3 yang digelar di Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Minggu (13/9/2026). Dalam pemilihan Ketua […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — Kepengurusan baru PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bandung Masa Khidmat 2026–2027 membawa harapan baru bagi penguatan kaderisasi, gerakan intelektual, dan pengabdian generasi muda kepada masyarakat. Optimisme tersebut disampaikan Katib Syuriyah PCNU Kabupaten Bandung, Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., saat menyampaikan sambutan atas nama PCNU Kabupaten Bandung saat pelantikan […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menargetkan 10.000 sarana ibadah di Kabupaten Bandung memperoleh sertifikat tanah secara gratis. Program tersebut mencakup masjid, madrasah hingga pesantren. Dadang menyampaikan hal itu saat menghadiri Konferensi ke-3 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Rancaekek di Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Minggu (13/9/2026). […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung,com — Katib Syuriyah PCNU Kabupaten Bandung sekaligus Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, KH. Yusuf Ali Tantowi, menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Nahdlatul Ulama saat menghadiri Latihan Kader Dasar (LKD) Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Bandung,  di Pondok Pesantren Sirojul Muhtadin, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Sabtu 12 September 2026. LKD PC Fatayat Kabupaten Bandung tersebut […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dalam rangka merayakan HUT ke-25 tahun Partai Demokrat, Dede Yusuf menggelar turnamen bola voli putri. Kegiatan bertajuk AHY MACAN CUP 2026 ini dilaksanakan pada tanggal 12 hingga 26 September di lapangan voli Cingcin Permata Indah (CPI), Soreang, Kab. Bandung. “Semoga dengan kegiatan ini akan melahirkan bibit unggul atlet bola voli putri Kabupaten […]