Bale Bandung

KDS: Pemimpin Low Profile dengan Totalitas Tinggi untuk Bandung Bedas

×

KDS: Pemimpin Low Profile dengan Totalitas Tinggi untuk Bandung Bedas

Sebarkan artikel ini

balebandung.com – Di tengah derasnya arus informasi dan dinamika politik, publik Kabupaten Bandung menyaksikan sosok pemimpin yang memilih bekerja dalam senyap. Ia adalah Dr.HM. Dadang Supriatna, S.I.P., M.Si Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS (KDS).

Karakter low profile dan gaya kepemimpinan yang merakyat menjadi ciri khas KDS selama memimpin. Namun di balik kesederhanaannya, tersimpan totalitas dan kerja keras untuk mewujudkan visi”Bandung Bedas” Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera.

KERJA NYATA, BUKAN SEKADAR WACANA

Selama masa kepemimpinannya, KDS tidak hanya berkantor di Soreang. Blusukan ke desa, meninjau infrastruktur, dan berdialog langsung dengan warga menjadi agenda rutin.

Beberapa fokus pembangunan yang menjadi perhatian utama:

1. Infrastruktur Dasar Merata
Perbaikan dan pembangunan jalan kabupaten, jembatan, serta irigasi terus dikebut. Tujuannya memperlancar akses ekonomi masyarakat dari pelosok hingga perkotaan. Program “Satu Miliar Satu Desa” menjadi bukti keberpihakan anggaran langsung ke tingkat desa.

2. Penguatan Sumber Daya Manusia
Melalui program berobat gratis, peningkatan layanan Puskesmas, hingga beasiswa untuk siswa kurang mampu, Kang DS berupaya memastikan tidak ada warga Bandung yang tertinggal dalam mengakses layanan dasar.

3. Pemberdayaan Ekonomi Rakyat
UMKM, koperasi, dan pertanian menjadi sektor prioritas. Pembentukan Koperasi Merah Putih di desa-desa dan penguatan pasar tradisional adalah langkah nyata untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan dan menekan angka kemiskinan.

UJIANNYA: KETIKA TIDAK SEMUA ORANG SUKA

Sebagai pemimpin, wajar jika KDS tidak luput dari kritik, bahkan cibiran. Kebijakan yang pro-rakyat kecil kerap kali berbenturan dengan kepentingan. Namun justru di sinilah karakter kepemimpinan KDS diuji.

“Dipuji tidak membuat beliau terbang. Dicaci tidak membuat beliau tumbang.”

Kalimat itu yang paling sering diucapkan para pendukung dan pengamat. KDS tetap fokus pada kerja. Tidak terpancing drama, tidak hanyut dalam pujian.

Bagi KDS, energi lebih baik digunakan untuk membangun, bukan untuk membalas.

TELADAN KEPEMIMPINAN MASA KINI

Gaya KDS menjadi refleksi bahwa pemimpin tidak harus selalu tampil glamor untuk didengar. Cukup dengan kerja, kehadiran, dan keberpihakan yang nyata.

Sikap merendah, mau turun langsung, dan mendengarkan aspirasi rakyat adalah modal utama membangun kepercayaan publik.

Di era digital ini, keteladanan seperti inilah yang dibutuhkan: pemimpin yang substansi kerjanya lebih besar dari pencitraannya.

PENUTUP

Kabupaten Bandung masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Jalan masih harus dibangun, kemiskinan masih harus ditekan, dan layanan publik masih harus ditingkatkan.

Di titik inilah peran seorang pemimpin diuji. Dan Kang Dadang Supriatna memilih untuk menjawabnya dengan kerja, bukan kata-kata.

Membangun Bandung Bedas bukan tugas satu orang. Ini adalah tugas kita bersama. Mengawal, mendukung, dan mengkritisi secara konstruktif adalah bagian dari cinta kita pada Kabupaten Bandung. Bandung Bedas, InsyaAllah bisa.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) menegaskan komitmennya untuk memperkokoh solidaritas antar-pemerintah daerah sekaligus mendesak evaluasi terhadap pelaksanaan otonomi daerah (otda) di Indonesia. Langkah strategis yang disiapkan mencakup pengajuan usulan perbaikan (revisi) terhadap Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengatur desentralisasi, otonomi daerah dan pembagian urusan pemerintahan. Pernyataan ini […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Festival Al Jabbar tidak hanya dipersiapkan sebagai panggung seni dan budaya, tetapi juga diarahkan menjadi ruang kolaborasi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Gagasan tersebut mengemuka dalam pertemuan Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, dengan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, KH Yusuf Ali Tantowi, di Kantor BAZNAS Kabupaten Bandung, Jalan Terusan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Festival Seni Qasidah Tingkat Nasional sebagai wujud komitmen dalam melestarikan sekaligus mengembangkan seni qasidah sebagai bagian dari khazanah budaya dan syiar Islam. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pendidikan serta Pelatihan Nasional (Diklatnas) Dewan Pimpinan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com — Dukungan terhadap Festival Al Jabbar terus mengalir. Kali ini datang dari maestro tari Sunda sekaligus budayawan nasional, Mas Nanu Munajar Dahlan atau Abah Nanu, yang menyatakan siap bergabung memperkuat penyelenggaraan festival tersebut. Kehadiran dosen Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung yang selama puluhan tahun dikenal sebagai penggerak seni pertunjukan Sunda itu diyakini […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Ketua Harian APKASI Bupati Bandung Dadang Supriatna mengusulkan penguatan skema Dana Bagi Hasil (DBH) panas bumi sekaligus percepatan penyaluran hak daerah guna memperkuat kapasitas fiskal dan menjaga keberlanjutan pelayanan publik. Usulan tersebut disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II […]

Bale Bandung

BALERAME, balebandung.om – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menitipkan tiga agenda prioritas kepada 911 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang baru dilantik, yakni menjaga ketahanan pangan desa, mengawal program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu), serta menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pesan tersebut disampaikan Bupati Bandung usai meresmikan sekaligus mengambil sumpah jabatan 911 anggota […]