Bale Bandung

Lantas Polsek Nagreg Aplikasikan e-Tilang

×

Lantas Polsek Nagreg Aplikasikan e-Tilang

Sebarkan artikel ini
Unit Lalulintas Polsek Nagreg Polres Bandung mulai mengaplikasikan tilang elektronik atau e-Tilang, Kamis (5/4). by bb-8
Unit Lalulintas Polsek Nagreg Polres Bandung mulai mengaplikasikan tilang elektronik atau e-Tilang, Kamis (5/4). by bb-8
Unit Lalulintas Polsek Nagreg Polres Bandung mulai mengaplikasikan tilang elektronik atau e-Tilang, Kamis (5/4). by bb-8

NAGREG – Unit Lalulintas Polsek Nagreg Polres Bandung mulai mengaplikasikan tilang elektronik atau e-Tilang, Kamis (5/4/17), untuk memberikan pelayanan prima kepada para pelanggar.

“Khusus untuk pelanggar lalulintas warga yang berada di wilayah Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, setelah membayar denda tilang di Bank BRI, tinggal kontak petugas Unit Lantas Polsek Nagreg,” kata Kapolsek Nagreg Kompol Sudrajat, Kamis (5/4/17).

Setelah memberitahukan pembayaran denda kepada petugas Lantas, kata Kapolsek, barang bukti yang disita petugas, diantar langsung ke tempat tinggal pelanggar, selanjutnya ditukar dengan struk pembayaran dari BRI.

Polri memang terus melakukan terobosan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Beberapa waktu yang lalu, e-Tilang sudah diberlakukan, hal ini untuk lebih mempermudah dalam memberikan pelayanan kepada pelanggar lalulintas.

Sistem e-Tilang juga untuk menghindari kemungkinan adanya pungli. Dengan e-Tilang, proses tilang menjadi lebih ringkas karena pelanggar tidak perlu lagi datang ke pengadilan untuk membayar denda.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]