Bale Jabar

Lantik Bupati/ Wabup Tasik, Gubernur Tekankan 3 Hal

×

Lantik Bupati/ Wabup Tasik, Gubernur Tekankan 3 Hal

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan memberikan cinderamata berupa kujang kepada Bupati Tasikmalaya H. Uu Ruzhanul di sela pelantikan di Aula Barat Gedung Sate, Rabu (23/316). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan memberikan cinderamata berupa kujang kepada Bupati Tasikmalaya H. Uu Ruzhanul di sela pelantikan di Aula Barat Gedung Sate, Rabu (23/316). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan memberikan cinderamata berupa kujang kepada Bupati Tasikmalaya H. Uu Ruzhanul di sela pelantikan di Aula Barat Gedung Sate, Rabu (23/316). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melantik Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tasikmalaya periode 2016 – 2021 hasil Pilkada Serentak tahun 2015, Uu Ruzhanul Ulum dan Ade Sugianto, di Aula Barat Gedung Sate, Bandung, Rabu (23/3/16).

Pelantikan ini berdasar Keputusan Menteri Dalam Negeri RI No. 131.32-996 dan No. 131.32-997 Tahun 2016, ditetapkan di Jakarta pada 15 Maret 2016 serta ditandatangani Mendagri Tjahjo Kumolo.

Gubernur dalam sambutannya mengapresiasi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Tasikmalaya yang ditandai dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kab. Tasikmalaya yang berhasil ditingkatkan dari 72,18 poin pada tahun 2011 menjadi 74,01 poin berdasarkan angka sementara tahun 2015.

“Meliputi Indeks Pendidikan sebesar 82,82 poin, Indeks Kesehatan sebesar 72,81 poin, dan Indeks Daya Beli sebesar 66,41 poin,” sebut Aher.

Pada aspek penguatan daya saing perekonomian daerah, imbuh Aher, dirinya mengapresiasi sejumlah capaian positif yang berhasil diwujudkan Pemkab Tasikmalaya. Diantaranya yaitu peningkatan PDRB (atas dasar harga berlaku) yang cukup signifikan, yaitu dari Rp 15,85 triliun pada tahun 2011 menjadi Rp 23,42 triliun pada tahun 2015.

Pada pelantikan tersebut Aher pun menekankan 3 hal yaitu harus ada pengurangan kemiskinan, pengurangan pengangguran, dan terjaganya kelestarian lingkungan.

Menurutnya, sehebat apapun pembangunan yang ada, tapi tidak berdampak pada pengurangan kemiskinan dan pengangguran, pasti ada masalah pada pembangunan tersebut.

Dengan tidak memperhatikan angka kemiskinan dan pengangguran, pembangunan yang ada malah akan menimbulkan kesenjangan sosial. Pembangunan yang ada, bisa jadi hanya dinikmati segelentir orang berkepentingan, yang juga mengakibatkan jarak kaya dan miskin semakin ‘menganga.’

Sedangkan, mengenai kelestarian lingkungan, Aher mengatakan bahwa lingkungan adalah pondasi kehidupan manusia. Daya dukung lingkungan sangat berarti bagi kelangsungan hidup. kelestarian lingkungan akan berpengaruh pada tersedianya produksi pangan (tanaman pangan), manfaay air, dan manfaat alam lainnya.

“Ada tiga hal penting dalam pembangunan, satu, seberapa banyak pembangunan mengurangi kemiskinan, dua seberapa banyak pembangunan mengurangi pengangguran, dan terjaganya kelestarian lingkungan,” tandasnya.

Kepala daerah adalah jabatan paling tinggi di suatu daerah. Kewenangan tertinggi ada pada kepala daerah dan wakilnya. Maka menurutnya dengan amanat dan kewenangan yang ada tersebut, sang pemimpin daerah dapat melakukan kebaikan dan perbaikan bagi masyarakat dan lingkungannya dengan sebaik-baiknya.

“Tentu pemerintahan yang ada pun perlu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakatnya, itulah tugas pokok pemerintah,” tegasnya.

Di samping itu, Aher pun ingin pembangunan infrastruktur terus ditingkatkan dan diupayakan agar pergerakan orang maupun barang lancar, sehingga pergerakan perekonomian tidak terhambat.

Terakhir, Aher juga mengucapkan selamat kepada bupati/ wakil bupati terpilih. Ia berharap kepala daerah terpilih tersebut dapat menjalankan tugas secara amanah, dan sebaik-baiknya, agar manfaat dari kinerja mereka terasa langsung oleh masyarakatnya.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat kami mengucapkan selamat bertugas. Kami doakan semoga bisa bertugas dengan baik dan manfaat kinerjanya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucapnya.

Pelantikan tersebut dihadiri juga Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari, jajaran Forkopimda Jabar, para Pimpinan OPD, dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) Muhammad Romahurmuziy.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]