Bale Bandung

Masuk 5 Besar, Indonesia Buka Perjalanan HWC 2025 dengan Petarungan Sengit

×

Masuk 5 Besar, Indonesia Buka Perjalanan HWC 2025 dengan Petarungan Sengit

Sebarkan artikel ini
Tim Nasional Homeless Indonesia di ajang Homeless World Cup 2025.

NORWEGIA, balebandung.com – Tim Nasional Homeless Indonesia membuka perjalanan mereka di ajang Homeless World Cup 2025 dengan penuh semangat.

Pada laga perdana melawan Kyrgyz Republic, Sabtu (23/8/2025), skuad Garuda Jalanan tampil ngotot hingga waktu normal berakhir dengan skor imbang 3-3. Pertandingan akhirnya harus ditentukan lewat adu penalti, di mana Indonesia harus mengakui keunggulan lawan.

Meski hasil akhir belum berpihak, penampilan para pemain Indonesia mendapat banyak apresiasi. Dukungan dari masyarakat Indonesia di Oslo, baik diaspora maupun suporter yang hadir langsung, turut menambah semangat tim sepanjang laga.

“Anak-anak bermain dengan hati, mereka tampil penuh percaya diri. Hasil memang belum maksimal, tapi ini baru langkah awal. Kami akan terus berjuang di laga-laga berikutnya,” ujar Rin Aulia, kepala urusan tim usai pertandingan.

Turnamen yang digelar di pusat kota Oslo ini menjadi momentum penting bagi Indonesia. Setelah tahun lalu berada di unggulan 9, tahun ini Indonesia berhasil naik ke unggulan 5, sebuah peningkatan signifikan yang mencerminkan perkembangan dan konsistensi performa tim.

Dukungan publik di tanah air diharapkan semakin mengalir untuk menambah motivasi menghadapi pertandingan selanjutnya.

Timnas Homeless Indonesia masih memiliki sejumlah laga di fase grup, dan setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk menunjukkan semangat pantang menyerah sekaligus membawa pesan bahwa olahraga dapat menjadi ruang pemersatu dan pemberdayaan bagi semua, termasuk kelompok marginal.*** by rin

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

Tomé Pires mencatat istana raja Sunda bertiang 330. Prasasti Batutulis menyebut parit, balai, samida, dan talaga. Jika istana Pakuan lenyap, bukan berarti Pajajaran tidak ada. Bisa jadi karena istananya memang dibangun dari kayu, bambu, ijuk, dan umpak batu—arsitektur tropis Sunda yang menyatu dengan alam. Ada pertanyaan yang selalu muncul setiap kali orang membicarakan Kerajaan Pajajaran: […]

Bale Bandung

Perjanjian Sunda–Portugis 1522 bukan sekadar urusan dagang lada. Ia adalah manuver internasional Pajajaran untuk mempertahankan pintu lautnya dari tekanan Demak-Cirebon. Dari Pakuan ke Malaka, kerajaan Prabu Siliwangi pernah bermain dalam geopolitik global abad ke-16. Pada 21 Agustus 1522, di pesisir Sunda Kalapa, sebuah perjanjian penting dibuat antara Kerajaan Sunda/Pajajaran dan Portugis. Di atas kertas, perjanjian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – UNICEF (United Nations Children’s Fund) mengapresiasi kinerja Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung dalam penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat. Perusahaan daerah tersebut dinilai menjadi salah satu contoh praktik baik dalam mendukung pemenuhan hak anak, terutama hak atas akses air bersih dan lingkungan yang sehat. Apresiasi itu disampaikan Kepala Perwakilan UNICEF […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi membuka Kick Off Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang TK, SD dan SMP Tahun 2026 di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Selasa (19/5/2026). Bupati yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) itu mengatakan, kegiatan kick off ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan siap mendukung pelaksanaan kerja sama Country Programme Action Plan atau CPAP 2026–2030 antara UNICEF dan Pemerintah Pusat. Program tersebut dinilai sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, terutama dalam pemenuhan hak anak dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb saat menerima sosialisasi pelaksanaan kegiatan […]

Bale Bandung

balebandung.com – Dari Pakuan, Sunda Kalapa, maung, hingga nama Kodam Silliwangi dan Universitas Padjadjaran, Siliwangi bukan sekadar raja masa lalu. Ia menjadi cara orang Sunda mengingat kejayaan yang hilang. Dari sekian banyak raja Sunda, nama Prabu Siliwangi paling keras menggema di telinga rakyat Jawa Barat. Ia hadir dalam cerita rakyat, nama jalan, kesatuan militer, simbol […]