Bale Jabar

Nih, 3 Komitmen Multipihak Tangani Banjir Bandung Raya

×

Nih, 3 Komitmen Multipihak Tangani Banjir Bandung Raya

Sebarkan artikel ini
Wagub Jabar Deddy Mizwar saat penandatanganan Pernyataan Bersama Penanganan Banjir Bandung Raya Berbasis Pemodelan Numerik untuk Pengurangan Genangan Banjir Bandung Raya, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Kamis (10/11). by Humas Pemprov Jabar
Wagub Jabar Deddy Mizwar saat penandatanganan Pernyataan Bersama Penanganan Banjir Bandung Raya Berbasis Pemodelan Numerik untuk Pengurangan Genangan Banjir Bandung Raya, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Kamis (10/11). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Demi memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah kabupaten/kota dalam menangani berbagai permasalahan di daerah, terutama dalam Pengurangan Genangan Banjir Bandung Raya, penandatanganan Pernyataan Bersama Penanganan Banjir Bandung Raya Berbasis Pemodelan Numerik untuk Pengurangan Genangan Banjir Bandung Raya, dilaksanakan di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Kamis (10/11/16).

Pernyataan bersama tersebut ditandatangani; Wakil Gubernur Jawa Barat selaku Plh Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Bupati Bandung Dadang Naser, Wakil Walikota Cimahi Sudiarto, Bupati Sumedang Eka Setiawan, Bupati Bandung Barat Abubakar, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Imam Santoso, Deputi Bidang Klimatologi BMKG R. Mulyono Rahadi Prabowo, dan Kepala Badan Penelitian dan pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Danis H. Sumadilaga.

Deddy menuturkan, bencana banjir yang terjadi di beberapa tempat di Kawasan Metropolitan Bandung Raya, merupakan suatu kejadian alam yang terjadi akibat dua hal, pertama berkurangnya daerah resapan air, dan kedua kondisi cuaca atau tingginya intensitas hujan.

Selama ini, berbagai upaya penanganan banjir telah dilakukan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Namun diakui hal tersebut masih bersifat parsial, sehingga hasilnya dirasakan belum maksimal. Oleh sebab itu, merupakan keniscayaan apabila penanganan banjir Bandung Raya dilakukan secara komprehensif, holistik, dan terukur Berbasis Pemodelan Numerik.

“Berdasarkan Permodelan Numerik tersebut, tersusun pekerjaan yang harus dilakukan sebagai upaya penanganan struktural, diintegrasikan dengan penanganan non-struktural dan kultural yang melibatkan berbagai pihak terkait, baik dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota, maupun akademisi, dunia usaha dan komunitas masyarakat,” terang Wagub.

Nih, 3 komitmen multipihak yang tertuang dalam Pernyataan Bersama;
1) Mengoptimalkan penanganan Banjir Bandung Raya Berbasis Pemodelan Numerik untuk Pengurangan Genangan Banjir Bandung Raya.

2) Membagi peran dalam format Rencana Aksi Multipihak Implementasi Pekerjaan (RAM-IP) untuk Pengurangan Genangan Banjir Bandung Raya, yang terbagi menjadi penanganan struktural, non-struktural dan kultural; serta

3) Memadukan, mengharmonisasikan dan mengintegrasikan kebijakan, program dan kegiatan pemerintah pusat, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, dan pemerintah daerah kabupaten/kota, serta pemangku kepentingan di Kawasan Bandung Raya sesuai dengan kewenangannya.

Menurut Deddy penandatanganan tersebut merupakan pengambilan komitmen. Dalam waktu kurang lebih sekitar 10 hari ke depan, Rencana Aksi Multipihak Impementasi Pekerjaan (RAM IP) untuk penanganan banjir Bandung Raya akan hadir sebagai acuan menanggulangi permasalahan tersebut.

Dokumen RAM-IP penanganan banjir Bandung Raya tersebut juga memuat empat poin penting. Pertama, memuat tentang ruang yang menjelaskan bahwa pekerjaan penanganan banjir tertentu akan dilakukan di daerah mana. Seperti misalnya penanaman pohon di mana, normalisasi sungai di mana, dan lain sebagainya.

Kedua yaitu terkait fungsi waktu, dalam artian siapa yang duluan mengerjakan penanganan banjir. Ketiga, fungsi institusi. Keempat, tentang fungsi anggaran.

“Dengan penandatanganan ini, ada komitmen yang penting kan, kita antisipasi banjir dalam kerangka 20 tahunan, sekaligus banjir yang dua tahunan, lima tahunan tadi bisa teratasi secara optimal. Masing-masing kabupaten/kota nanti mengerjakan yang strukturnya apa, yang non-struktural apa, dan yang kultural apa,” sebut wagub.

“Yang jelas kita Provinsi, Kabupaten/ Kota maupun Pemerintah Pusat bekerja dengan satu dokumen. Seperti misalnya bagaimana KBB merancang pengendalian pembangunan di KBU, drainase di Kota Bandung seperti apa, dan menyiapkan hilirnya di kabupaten (Bandung) yang bermuara di Citarum seperti apa. Ini harus terintegrasi,” imbuhnya.

Maka dari itu menurut Deddy penyusunan RAM IP khususnya, dan berbagai upaya penyelesaian banjir Bandung Raya pada umumnya, penting untuk dikawal. Secepat mungkin RAM IP selesai sebelum APBD ‘diketok.’

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Polda Jawa Barat akhirnya menangkap Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita, perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang kasusnya menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim penyidik berhasil melacak keberadaan tersangka melalui aktivitas transaksi perbankan yang […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebadung.com – Dewan Pakar Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Yudi Latif menilai Indonesia membutuhkan revolusi Pancasila yang mampu menghadirkan pemerataan keadilan ekonomi sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan Yudi Latif saat menyampaikan Pidato Kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar MMS di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Senin […]

Bale Jabar

SORONG, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026. Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Ganesha Business Festival (GBF) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, Sabtu (30/5/2026). Ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, karya bisnis, dan kreativitas mahasiswa itu mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”. Tema tersebut […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]