Bale Bandung

Nih, 3 Solusi Rizal Ramli Atasi Ekonomi Nasional

×

Nih, 3 Solusi Rizal Ramli Atasi Ekonomi Nasional

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis), Aceng Zakaria bersama ekonom senior Rizal Ramli saat launching Baitut Tamwil Barkah Umat di Masjid PP Persis Ciganitri, Kampus STAI Persis Bandung, Kec Bojongsoang, Kab Bandung , Sabtu (14/4/18).

BOJONGSOANG – Ekonom Senior Rizal Ramli menganalisa pertumbuhan Indonesia 2018 ini stagnan pada posisi 5%. Begitu juga dengan pertumbuhan ekonomi pada 2019. Menurut Rizal, saat ini masih ada ketimpangan penyaluran kredit di mana industri besar masih mendominasi kredit yang disalurkan pemerintah.

Pendiri lembaga think thank Econit itu mengibaratkan sebuah gelas yang di mana bisnis besar dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di cawan gelas yang mendapatkan kredit, selanjutnya bisnis menengah hanya di leher gelas, dan mayoritas rakyat di dasar gelas.

“Masalah kita, seperti inilah struktur ekonomi di Indonesia. Sebanyak 83 persen kredit hanya mengalir ke bisnis besar, sisanya 17 persen ke bisnis menengah dan rakyat. Pengusaha menengahnya sedikit saja, sisanya ada 60 juta usaha kecil dengan berumah tangga, umat Islam yang di bawah. Saya mohon maaf,” tukas Rizal Ramli saat launching Baitut Tamwil Barkah Umat di Masjid PP Persis Ciganitri, Kampus STAI Persis Bandung, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung Sabtu (14/4/18).

Mantan Penasehat Ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini juga mengkritisi kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada rakyat. Menurut dia, hal itu yang menyebabkan struktur ekonomi Indonesia sangat tak sehat.

“Kondisi itu tercipta karena, para menteri ekonomi berhaluan neoliberalis. Makanya jangan harap kehidupan rakyat Indonesia akan semakin sejahtera,” tegas Rizal Ramli.

Rizal-pun menegaskan bahwa faktor pertama mandeknya pertumbuhan ekonomi adalah praktek korupsi yang sudah sampai pada level sistemik. Puluhan kepala daerah yang menjadi tersangka korupsi itu jelas menghambat aktivitas ekonomi.

“Solusinya sederhana, negara harus membiayai partai, seperti di Eropa dan Australia. Jadi partai bisa fokus mendidik kader yang berkualitas,” terang Rizal.

Faktor kedua adalah kurang ulet, inovatif dan berani. Kata dia, Indonesia harus belajar dari Vietnam yang terkenal ulet dan pekerja keras. Sebab, faktanya pertumbuhan ekonomi negara yang pernah berhasil mengusir tentara Amerika Serikat itu berhasil melampaui Indonesia.

Sementara faktor ketiga, menurut tokoh nasional ini, sejak era Presiden Soeharto sistem ekonomi yang dianut Indonesia adalah sistem neoliberal ala Bank Dunia. Padahal, ada alternatif sistem yang tersedia, seperti yang dilakukan oleh China dan Vietnam.

“Saya percaya bisa tumbuh 10 persen setiap tahunnya. Kuncinya sederhana, tunjuk saya (Rizal Ramli) jadi Presiden. Gitu aja kok repot,” pungkas Rizal Ramli. []

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, KH. Dr. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Al-Fathu, Soreang Jumat (6/11/2026). Dalam khutbahnya, ia mengajak jamaah memahami hakikat keberuntungan dan kesuksesan hidup berdasarkan tuntunan Al-Qur’an. Mengangkat Surah Al-‘Ashr dan Surah Al-Mu’minun ayat 1–10, ia menjelaskan bahwa kesuksesan sejati tidak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebadung.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS) meminta Galih Hendrawan yang terpilih sebagai Ketua DPC APDESI Merah Putih Kabupaten Bandung periode 2026–2031 untuk merangkul seluruh kepala desa dan menjaga soliditas organisasi. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bandung. Pesan tersebut disampaikan KDS seusai […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Kepala Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Galih Hendrawan, terpilih sebagai Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Merah Putih (APDESI MP) Kabupaten Bandung periode 2026–2031. Galih meraih kemenangan telak dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VI yang digelar di Gedung Moh. Toha, Soreang, Jumat (6/11/2026). Berdasarkan hasil rekapitulasi dan penghitungan suara, Galih yang […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan komitmen negara untuk memenuhi seluruh hak keluarga prajurit yang gugur saat menjalankan tugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Komitmen tersebut disampaikan Agus saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pemakaman militer Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bandung, Kamis (5/11/2026). Agus menyebut […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengukuhkan kepengurusan Forum Kabupaten Bandung Sehat (FKBS) periode 2026–2030 sekaligus menghadiri rapat koordinasi bersama jajaran pengurus dan pemangku kepentingan terkait, di Gedung M Toha Soreang, Kamis (5/11/2026). Dalam sambutannya, KDS menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus FKBS yang telah dikukuhkan. Ia menegaskan pembangunan Kabupaten Sehat tidak dapat hanya […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Perkembangan pasar modal Indonesia belakangan ini menjadi perhatian publik, terutama setelah munculnya berbagai isu terkait Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dinamika tersebut tidak hanya menjadi perhatian investor, tetapi juga memunculkan pertanyaan mengenai kondisi ekonomi nasional dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis […]