Bale Bandung

Nih, Aksi Polwan Polres Bandung di Lokasi Banjir Kahatex Rancaekek

×

Nih, Aksi Polwan Polres Bandung di Lokasi Banjir Kahatex Rancaekek

Sebarkan artikel ini
Para polwan cantik dari Polres Bandung membantu mendorong kendaraan bermotor pengendara yang menerjang genangan banjir di lokasi banjir depan pabrik Kahatex Rancakek, Senin (14/11). by bb8
Para polwan cantik dari Polres Bandung membantu mendorong kendaraan bermotor pengendara yang menerjang genangan banjir di lokasi banjir depan pabrik Kahatex Rancakek, Senin (14/11). by bb80

SOREANG – Banjir yang belum surut di depan Pabrik Kahatek Rancakek Kab Bandung setinggi 60 sentimeter membuat para polwan cantik dari Polres Bandung banyak membantu mendorong kendaraan bermotor pengendara yang menerjang genangan banjir.

Aksi polwan cantik ini menyita perhatian masyarakat yang berada di lokasi banjir depan pabrik Kahatex dan Vonex Rancakek, Senin (14/11/16). Polwan ini rela berbasah-basahan demi membantu pengendara R2 maupun R4 yang mengalami kesulitan saat kendaraannya harus melewati genangan banjir.

Pakaian dinas yang basah tidak mengurangi semangat aksi personil Satuan Lalu Lintas Polres Bandung, khususnya polwan angkatan 43. Mereka diantaranya Bripda Luvita, Bripda Mira, Bripda Willda, Bripda Hilda, Bripda Ani dan Bripda Widya.

Ada juga polwan yang menggendong anak-anak yang terjebak banjir, mendampingi ibu ibu yang membawa bayi, dan bahkan menggendong barang-barang bawaan masyarakat.

“Kasihan ibu-ibu, takutnya terpeleset apalagi gendong anak bayi. Makanya saya dampingi sampai ke tempat yang lebih aman dari banjir,” ungkap Bripda Mira.

Selain membantu mendorong motor yang mogok, polwan lainnya Bripda Wilda juga ikut mendampingi ibu-ibu yang menggendong balita. “Jangan memaksakan Bu nerobos banjir, nanti mogok motornya,” tutur Bripda Widya sambil gendong anak anak.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap mahapatih yang mengubah perkawinan menjadi penaklukan. Perang Bubat sering datang kepada kita dalam kalimat-kalimat pendek. Dalam Carita Parahyangan, ia hanya muncul sebagai jejak singkat: orang-orang berperang di Majapahit. Dalam Pararaton, ia dicatat lebih terang, tetapi tetap ringkas: ada peristiwa Pasunda […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]