Bale Jabar

Nih, Alasan Patung Maung Koramil Cisewu Dibongkar

×

Nih, Alasan Patung Maung Koramil Cisewu Dibongkar

Sebarkan artikel ini
http://1cak.com/2005651
http://1cak.com/2005651

BANDUNG – Bukan sekadar bagi Prajurit Kodam Siliwangi, tapi juga bagi selurluh rakyat Jawa Barat, maung atau harimau merupakan simbol yang diwariskan para karuhun atau leluhur rakyat Jawa Barat pada masa lampau, yaitu Kerajaan Pajajaran dengan rajanya yang bergelar Prabu Siliwangi.

Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi Kolonel Arh MD. Ariyanto mengaku pihaknya menyayangkan patung harimau lucu harimau lucu di Koramil 1123 Cisewu Kabupaten Garut yang bernaung di bawah Komandan Distrik Militer (Kodim) 0611 Garut, jadi viral di media sosial. Setelah sampai ke Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI M Herindra, Pangdam langsung menginstruksikan agar patung itu dibongkar.

Bagi masyarakat Jawa Barat termasuk Kodam Siliwangi, kata Ariyanto, maung sebagai representasi kegagahan, keberanian, sifat ulet dan pantang menyerah.

“Nah, patung harimau yang di Koramil Cisewu tidak mencerminkan hal itu, tidak merepresentasikan simbol kebanggaan warisan leluhur tersebut. Sesuai perintah dari Pangdam III/Siliwangi, maka patung macan di Koramil Cisewu saat ini diperbaiki dan digantikan dengan patung harimau yang sesuai,” terang Ariyanto dalam rilisnya, Kamis (16/3/17).

Sebelumnya ramai tersebar di internet, patung maung di Koramil Cisewu yang lucu menjadi viral di media sosial. Setelah ramai diperbincangkan, Pangdam pun memerintahkan agar patung itu dibongkar untuk dibuatkan yang baru.

Patung harimau di Koramil Cisewu tersebut dianggap memiliki bentuk yang berbeda dari kebanyakan patung macan lainnya. Di bagian kepala patung macan ini, terlihat ukuran mulut yang sedikit lebar. Ada banyak netizen yang menganggap patung macan tersebut lucu.

“Patung itu dibangun sekitar enam tahunan yang lalu,” ungkap Danramil Cisewu, Kapten Inf. Nandang Sucahya, dilansir detikcom, Senin (13/3/17).

Danramil juga menjelaskan, pihaknya mempertanyakan maksud dan tujuan akun bernama Kementrian Humor Indonesia, yang mengunggah foto macan tersebut, pada tanggal 12 Maret 2017.

“Sudah kami coba konfirmasi ke pemilik akun itu, apa maksud dan tujuannya mengunggah foto tersebut, tapi sudah di-blokir,” tegasnya.

Patung harimau ‘humanis’ tersebut kini sudah dibongkar oleh anggota Koramil Cisewu, dan rencanannya akan diganti beberapa hari kedepan.”Sesuai perintah, sudah kita bongkar, patungnya akan kita ganti dalam waktu dekat ini,” pungkas Danramil.

Sebelumnya, patung macan yang berada di Koramil Cisewu tersebut, mendadak viral setelah fotonya diunggah oleh Akun Kementrian Humor Indonesia (12/03/2017). Foto tersebut menjadi perbincangan netizen.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]