Bale Kota BandungEkonomi

Nih, Cerita Ridwan Kamil Didatangi Petugas Sensus Ekonomi

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil beserta istri Atalia Praratya menerima visitors Sensus Ekonomi 2016 di Pendopo Jalan Dalem Kaum Bandung, Selasa (10/5). by Meiwan Humas Pemkot Bandung
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil beserta istri Atalia Praratya menerima visitors Sensus Ekonomi 2016 di Pendopo Jalan Dalem Kaum Bandung, Selasa (10/5). by Meiwan Humas Pemkot Bandung

BANDUNG – Wali Kota Bandung M Ridwan Kamil beserta istrinya Atalia Praratya menerima BPS (Badan Pusat Statistik) terkait kegiatan nasional Sensus Ekonomi 2016 di Pendopo Jalan Dalem Kaum Bandung, Selasa (10/5/16). Kedatangannya BPS untuk mendata perihal kegiatan ekonomi di lingkungan pendopo maupun lingkungan keluarga Wali Kota Bandung.

Usai diberikan beberapa pertanyaan oleh BPS mengenai kegiatan ekonomi di lingkungan pendopo Ridwan mengatakan di lingkungan pendopo ini murni semua bekerja, tidak ada jual beli ekonomi juga tidak disewakan kepada siapapun.

“Wilayah pendopo ini digunakan untuk rapat pemerintah kota dengan pihak lain maupun menerima tamu dari berbagai macam instansi, baik luar maupun dalam negeri” kata Ridwan.

Mengenai pribadinya, selama menjabat sebagai wali kota ia belum pernah membuka usaha apapun. “Saya 100 persen murni walikota, tidak membuka usaha baik kecil maupun besar” jawab Ridwan.

Di samping itu, istri Wali Kota Atalia Praratya menjawab perihal kegiatan ekonomi dalam keluarganya. Anak ke-2 walikota bandung ini mempunyai usaha kerajinan gelang yang dijualnya langsung, namun anaknya itu menjual kerajinan tersebut sifatnya musiman.

“Anak saya yang bungsu ini, suka jual kerajinan seperti gelang, tapi musiman. Jadi kalau musimnya sedang booming ya dibuat lalu dijual. Tapi kalo tidak musim, ya tidak menjual sama sekali” tutur Athalia.

Dalam kedatangannya, visitor sensus ekonomi 2016 Acep Irfan, memberikan penjelasan dengan diadakannya sensus ekonomi ini bertujuan untuk mendata seluruh usaha di wilayah Kota Bandung.

“Dengan didatanya menggunakan sensus ekonomi ini memberikan data yang nyata. Sehingga apa yang dilakukan oleh pengusaha kecil atau besar sudah tercatat oleh kami” ujarnya.

Acep menambahkan, meminta bantuan kepada pak wali kota untuk menyuruh kepada pengusaha besar agar memberikan datanya seperti pengeluaran, penghasilan dalam usahanya tersebut.

“Kita tinjau pengusaha kecil cukup mudah untuk memberikan datanya dibandingkan pengusaha besar, sehingga kita meminta bantuan Pak Wali untuk menekankan kepada pengusaha besar agar memberikan data-data secepat dan sebenar mungkin” kata Acep.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close