Bale Bandung

Nih, Pentingnya Sosialisasi UU Perlindungan Anak

×

Nih, Pentingnya Sosialisasi UU Perlindungan Anak

Sebarkan artikel ini

uupa-kekerasan-anakSOREANG – Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sahabat Anak dan Remaja (SAHARA) Indonesia, Agus Muhtar Sidik mengatakan kasus kekerasan dan kejahatan seksual terhadap anak masih tinggi. Namun sayangnya banyak kasus yang ditutupi dan dibiarkan begitu saja.

Hal ini terjadi karena kurangnya sosialisasi Undang-undang No 23 tahun 2015 tentang Perlindungan Anak. Sosialisasi UU tersebut, di sekolah-sekolah dan masyarakat sangat kurang. Padahal UU tersebut cukup ampuh untuk melindungi anak-anak dari berbagai tindak kekerasan, termasuk pelecehan dan kekerasan seksual terhadap anak.

“Seringkali kami mendapati kasus-kasus pelecehan seksual terhadap anak di sekolah. Seperti guru memeluk, menciumi, memegang bokong dan paha anak perempuan.Tapi sayangnya, karena lingkungan sekolah dan masyarakat tidak memahami jika perilaku seperti itu sebagai kejahatan,” ungkap Agus, Kamis (29/9/16).

Karena perilaku orang dewasa yang melakukan pelecehan ini dianggap biasa, sehingga banyak kejadian dibiarkan begitu saja. Padahal, sekecil apapun perilaku tersebut merupakan pelanggaran UU. Pelakunya pun terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Terkadang orang tua anak yang mendengar anaknya dipeluk atau diciumi oleh gurunya itu, menganggap wajar sebagai bentuk kasih saya guru terhadap muridnya. Sehingga dianggap wajar-wajar saja, padahal mungkin motivasi guru tersebut lain,”kata dia.

Selain itu, jika terjadi suatu kasus, terkadang pihak kepolisian dan aparat terkait lainnya kesulitan bukti dan saksi. Sehingga pelaku pelecehan dan kejahatan seksual terhadap anak di lingkungan sekolah ini sulit untuk diseret ke muka hukum.

Kondisi ini diperparah oleh rasa malu, ketakutan anak dan orang tuanya. Apalagi masyarakat Kabupaten Bandung sebagian besar berada di pedesaan, yang belum terlalu melek hukum dan informasi.

“Terkadang ada rasa takut dan malu atau bahkan karena tidak memahami jika perbuatan terhadap putra-putrinya ini sebagai perbuatan melawan hukum, orang tua membiarkan saja kasus-kasus seperti itu,” urainya.

Kondisi ini, lanjut Agus, diperparah oleh sikap pemerintah, yang lebih banyak menutup-nutupi masalah. Serta tidak adanya sosialisasi UU Perlindungan Anak yang gencar di sekolah-sekolah dan di lingkungan masyarakat. Padahal sosialisasi yang baik bisajadi salah satu alat pencegah agar tidak terjadi pelecehan dan kejahatan seksual terhadap anak.

“Ini bukan hanya tugas dari Badan KB saja, sosialisasi juga harus dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta instansi lainnya. Sosialisasi ini tidak hanya soal soal UU Perlindungan Anak saja, tapi harus mencakup juga masalah kesehatan reproduksi. Agar anak-anak di sekolah paham serta bisa melindungi diri jika terjadi suatu ancaman,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALERAME, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi kekeringan, krisis air bersih, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Hal tersebut disampaikan bupati yang akrab disapa KDS saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan Tingkat Kabupaten Bandung di Dome Balerame, Soreang, Selasa (11/8/2026). […]

Bale Bandung

balebandung.com – Pilihan Bupati Bandung Dadang Supriatna yang terus bekerja, meski diserang berbagai fitnah, memberi pesan kuat tentang sosok pemimpin daerah yang tulus, sabar dan tegar yang dibutuhkan rakyat. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, kepada pers di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Ia menanggapi pertanyaan wartawan soal gencarnya serangan beraroma […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]