Bale Jabar

Nih, Penyebab Banjir Bandang Garut versi Perhutani

×

Nih, Penyebab Banjir Bandang Garut versi Perhutani

Sebarkan artikel ini
Kondisi Hulu DAS Cimanuk yang masih baik dengan rimbunnya hutan pinus dan RBC di Petak 139 RPH Mandalasari BKPH Cikajang. by Perhutani
Kondisi Hulu DAS Cimanuk yang masih baik dengan rimbunnya hutan pinus dan RBC di Petak 139 RPH Mandalasari BKPH Cikajang. by Perhutani

BANDUNG  – Lantas apa sebenarnya penyebab banjir bandang di Garut pada 20 September lalu? Menurut Perum Perhutani, banjir akibat limpasan Sub Cimanuk Hulu tersebut secara garis besar akibat beberapa faktor yang terjadi di wilayah DAS Cimanuk.

Corporate Secretary Perum Perhutani Unit III Jabar Banten, John Novarly mengungkapkan dugaan terjadinya banjir bandang tersebut salah saatunya akibat surah hujan dengan intensitas tinggi di Daerah Aliran Sungai Cimanuk dan sub das anak-anak sungainya.

“Jenis tanah yang terdapat di wilayah DAS Cimanuk yang cukup peka terhadap erosi menyebabkan terjadinya pendangkalan dasar sungai yang mempengaruhi kemampuan Sungai Cimanuk untuk menampung air,” sebut John saat konferensi pers di Kantor Perhutani Unit III Jabar Banten, Jl Sukarno-Hatta, Bandung, Selasa (27/9/16).

John menambahkan, berkurangnya daya menyerap/menahan air akibat vegetasi berkurang salah satunya diakibatkan oleh perambahan hutan menjadi lahan pertanian dan tata ruang yang buruk sepanjang daerah aliran sungai

“Penyebab lainnya yaitu kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar hutan yang membutuhkan lahan pertanian akibat alih fungsi lahan pertanian masyarakat menjadi pemukiman atau industri, sehingga menjadikan tekanan pada kawasan hutan akibat adanya perambahan penanaman sayuran,” imbuh John. Selain itu pihaknya pun mengakui belum berhasilnya upaya alih komoditas tanaman sayuran ke tanaman kopi melalui program PHBM bisa jadi salah satu faktor timbulnya lahan kritis.

Menurutnya, Perhutani bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) sudah membahas upaya penanganan kawasan hutan yang tidak berfungsi hidroologis di DAS Cimanuk yang total luasnya mencapai 1.073,88 ha, antara lain;

  • Alih Komoditas dan Alih Profesi; dengan menggelar sosialisasi kepada masyarakat dan pengkajian desa sekitar hutan dengan metode Participatory Rural Aprasial (PRA) agar tercapai kesepahaman dan kesepakatan
  • Rehabilitasi Hutan Lindung; terutama pada lokasi yang tidak berfungsi Hidroorologis seluas 1.073,88 Ha melalui penanaman Tanaman Kehidupan Berkayu, termasuk tanaman buah-buahan dan melalui Pemanfaatan Lahan di bawah Tegakan (PLDT) dengan jenis komoditas kopi.
  • Sinergitas dengan Stakeholer; melalui koordinasi, integrasi dan sinkronisasi terkait program-program penyelesaian permasalahan DAS Cimanuk
  • Meningkatkan Implementasi Kegiatan PHMB; pada kawasan hutan dengan harapan data meningkatkan kesadaran masyarakat dan meningkatkan pendapatan masyarakat
Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar 2026 mulai memperkuat jajaran kreatifnya dengan menggandeng dua maestro seni pertunjukan Jawa Barat, Rosikin WK, S.Sn., M.Sn. dan aktor teater sekaligus film senior R. Irwan Guntari WK, S.Sn. Keduanya dipercaya menggarap konsep pembukaan dan penutupan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu atraksi utama dalam perhelatan budaya tersebut. Kedua seniman itu […]