Bale Jabar

Nih, Pidato Nasionalisme Aher yang Mengguncang Massa Gasibu

×

Nih, Pidato Nasionalisme Aher yang Mengguncang Massa Gasibu

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama lautan massa yang memadati Lapang Gasibu Bandung, Rabu (30/11). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama lautan massa yang memadati Lapang Gasibu Bandung, Rabu (30/11). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama lautan massa yang memadati Lapang Gasibu Bandung, Rabu (30/11). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – “Siapa kita? (Indonesia), Indonesia,? (Milikku). Indonesia? (Milikmu). Indonesia,? (Milik kita bersama). Bhineka Tunggal Ika, Merdeka!” Begitu pekikan bersahut-sahutan, antara Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama lautan massa yang memadati Lapang Gasibu Bandung, Rabu (30/11/16).

Dengan berapi-api Gubernur menyampaikan orasinya tentang empat pilar kebangsaan pada acara yang mengusung semangat Nusantara Bersatu itu. Aher menekankan perlunya masyarakat menyadari keanekaragaman yang ada di Bumi Pertiwi dan menganngapnya sebagai sebuah kekayaan yang tidak dimiliki bangsa lain.

“Negeri ini ditakdirkan menjadi negeri yang paling beragam. Tetapi luar biasa, meskipun beragam, kita semua bersepakat, founding father kita bersepakat untuk menyatakan kita sebagai satu bangsa satu tanah air dengan satu bahasa persatuan yaitu? (Indonesia),” lagi-lagi pekik Aher dijawab antusias massa yang hadir.

“Rela tidak kalau ada bagian dari bangsa ini yang keluar? (tidak!) Rela tidak kalau ada bagian dari pulau ini ada yang direbut orang? (tidak!). Apakah kita siap mempertahankan pulau-pulau kita? (siap!)”

Aher lalu mengupas nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar kebangsaan yang dimulai dengan Pancasila “Founding Father kita Sukarno-Hatta dan para pahlawan sungguh luar biasa mampu mempersatukan dari Sabang sampai Merauke. Bersatu dengan pilar kebangsaan dan kenegaraan kita. Kita bersatu dan bersepakat untuk menjadikan Pancasila sebagai dasar negara.? (betul!)” seru Aher yang didampingi Kapolda Jabar, Pangdam III Siliwangi, Ketua DPRD Jabar, serta Muspida dan pimpinan lintas agama.

“Kita harus sampai pada sebuah komitmen, bahwa Pancasila sudah final sebagai dasar negara? (setuju!). Sebagai bangsa yang berketuhanan yang Maha Esa. Sebagai bangsa yang adil dan beradab. Sebagai bangsa yang menjunjung Persatuan Indonesia, sebagai bangsa yang ingin menyelesaikan segala persoalan dengan kebersamaan dan musyawarah dengan tujuan untuk keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” sebut Aher dengan lantang.

“Hebat! Masyarakat hapal Pancasila. Saya bangga punya rakyat Jawa Barat seperti ini!” puji Aher usai meneriakan teks Pancasila bersama warganya.

“Kita menghadirkan aturan konstitusi. Walaupun aturan undang-undang sudah diamandemen sebanyak empat kali, tapi kita punya kesepakatan kalau pembukaannya tidak boleh diamandemen. Berarti tatanan kenegaraan kita sudah disepakati dengan aturan konstitusi yang bernama Undang-undang Dasar 1945”, tutut orang nomor satu di Tanah Pasundan ini.

Aher kemudian melanjutkan orasinya dengan membahas poin NKRI. “Ketiga, dengan keragaman yang luar biasa tersebut, pulaunya 17 ribu, suku bangsanya ribuan, bahasanya ratusan, kita harus mengikatkan diri dengan menjadi sebuah negara dengan bentuk kesatuan. Oleh karena itu founding father kita, semua kita bersepakat, negara kita adalah Negara Kesatuan Republik? (Indonesia!)”, seru Gubernur dan disambut dengan pekikan “Merdeka!” oleh massa. “NKRI adalah harga diri sekaligus harga mati bagi kita semua!” tandasnya menggugah massa.

Pemimpin Gedung Sate ini kemudian merangkum segala perbedaan Nusantara dalam poin Bhineka Tunggal Ika.”Negeri ini ditakdirkan menjadi yang paling beragam di atas muka bumi. Oleh karena itu dengan keberagaman yang ada. kita tetap satu yaitu Indonesia, beragam, betul? (Betul!). Pulau yang banyak, suku bangsa yang banyak, iya! tetapi satu dalam Bhineka Tunggal Ika” tegasnya.

Aher kemudian menyampaikan keberagaman adalah fitrah dan takdir dari Tuhan dan memandang perbedaaan adalah keindahan, keberagaman adalah kesimpulan. Namun dengan dalil pakar dia mengatakan bahwa dalam perbedaan tersebut masih lebih banyak persamaan yang akan membuat kita untuk tetap menjaga persatuan NKRI.

“Menurut pakar, sekalipun sebanyak apapun perbedaan tetap persamaannya lebih banyak. Oleh karena itu kita harus bersatu, menyatu, bersama dalam bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia” seru Aher di akhir pidatonya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Polda Jawa Barat akhirnya menangkap Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita, perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang kasusnya menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim penyidik berhasil melacak keberadaan tersangka melalui aktivitas transaksi perbankan yang […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebadung.com – Dewan Pakar Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Yudi Latif menilai Indonesia membutuhkan revolusi Pancasila yang mampu menghadirkan pemerataan keadilan ekonomi sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan Yudi Latif saat menyampaikan Pidato Kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar MMS di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Senin […]

Bale Jabar

SORONG, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026. Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Ganesha Business Festival (GBF) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, Sabtu (30/5/2026). Ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, karya bisnis, dan kreativitas mahasiswa itu mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”. Tema tersebut […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]