Bale Bandung

Nih, Saran Balonbup Bandung Deding Ishak atas Musibah Virus Corona

×

Nih, Saran Balonbup Bandung Deding Ishak atas Musibah Virus Corona

Sebarkan artikel ini
Balonbup Bandung dari Partai Golkar Deding Ishak
Balonbup Bandung dari Partai Golkar Deding Ishak

BANDUNG, Balebandung.com – Anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Pusat (Wantim MUI) Deding Ishak mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi bencana nasional mewabahnya virus Corona atau Covid-19.

“Lebih baik kita lebih mendekatkan diri kepada Allah, melaksanakan pola hidup sehat dan bersih dan menghindari kerumunan orang banyak serta tidak keluar rumah kecuali hal yang sangat perlu,” kata Deding yang juga Ketua Umum DPP Majelis Dakwah Islamiyah ini dalam rilisnya, Kamis (19/3/20).

Disinggung soal pelaksanaan sholat Jumat (20/3) besok, Deding yang juga bakal calon Bupati Bandung dari Partai Golkar ini menyarankan agar pengurus DKM berkordinasi dengan pemerintah desa /kecamatan setempat,  dengan mengikuti Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan anjuran pemerintah yang sedang bekerja keras mengatasi musibah ini.

Secara teknis, jelas Deding, pada daerah tertentu yang katagori rawan potensial terjadinya penularan wabah virus, tentu sholat Jumat berjamaah bisa diganti dengan sholat zuhur.

“Semua ini mengkikuti kaidah ushul fiqih dar’ul mafasid muqaddamun ‘ala jalbil mashaalih, menjauhi kerusakan atau mafasid didahulukan, diutamakan daripada meraih  kemaslahatan,” tandas Deding yang juga bakal calon Bupati Bandung ini.

Deding pun menyerukan agar semua elemen bersatu menghadapi musibah virus Corona ini, dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan. “Banyak berdoa dan berdzikir memohon pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT,” ucapnya. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]