Bale Jabar

Nih, Solusi Banjir Kahatex Rancaekek

×

Nih, Solusi Banjir Kahatex Rancaekek

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan didampingi General Manajer Kahatex Luddy di Gedung Sate, Kamis (23/3). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan didampingi General Manajer Kahatex Luddy di Gedung Sate, Kamis (23/3). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan Sungai Cikijing yang selama ini jadi sumber air banjir di Kahatex, Rancaekek, Kabupaten Bandung akan segera dinormalisasi. Langkah ini sebagai upaya jangka pendek dan jangka panjang dalam menangani banjir yang sering menggenangi jalan depan pabrik Kahatex tersebut.

“Meskipun kewenangannya ada di Kementerian PUPR c.q. Dirjen Sumber Daya Air c.q. lagi di bawahnya BBWS Citarum, kemudian pada saat yang sama jalannya pun jalan nasional c.q. BPJN empat ya – Badan Pengelola Jalan Nasional yang meliputi Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, tentu karena letaknya di Jawa Barat banjirnya juga di Jawa Barat, tentu semua pihak harus terlibat,” kata Aher di Gedung Sate, Kamis petang (23/3/17).

“Kita mempercepat normalisasi Sungai Cikijing dan Sungai Cimande. Karena kalau ini dinormalisasi pasti akan ada pengaruh – paling tidak pengaruh untuk percepatan penyelesaian atau untuk mengurangi banjir. Ketika banjir segera terselesaikan,” imbuhnya.

Langkah yang dilakukan untuk normalisasi, diantaranya saat ini tengah dilakukan pembongkaran bangunan penutup Sungai Cikijing di kawasan Kahatex. Termasuk yang sudah direncanakan untuk pembongkaran yaitu bangunan awal penutup atau gorong-gorong yang menghalangi arus Sungai Cikijing, sehingga menyebabkan air sungai mengalir ke badan jalan.

Nantinya, setelah pembongkaran selesai akan dibuat jembatan yang lebih tinggi, sehingga tidak akan menghalangi aliran air Sungai Cikijing. Pengerjaan ditargetkan mulai dilakukan April ini dengan waktu pengerjaan tiga minggu.

Langkah lain yang dilakukan yaitu mengefektifkan kerja operator pompa air. Ketika banjir datang air dipompa oleh BBWS Citarum kemudian dialirkan kembali ke Sungai Cikijing. Nanti para operator tersebut akan berjaga di sekitar Kahatex selama 24 jam, sehingga akan ada antisipasi apabila banjir akan datang.

“Ketika banjir itu kan ada operator yang memompa air dikembalikan ke Sungai Cikijing. Ini juga akan segera kita tangani dengan baik supaya tidak ada jarak antara kejadian dengan pengelolaan pompa. Maka kita akan membuat sebuah kerjasama dimana para petugas BBWS yang ahli mengoperasikan pompa itu nginep dan berkantor di Kahatex,” papar Aher.

Selan itu, langkah normalisasi lainnya dengan melakukan pengerukan dan pelebaran badan sungai. Untuk sementara dasar Sungai Cikijing akan dikeruk hingga kedalaman 1,5 meter. Nanti akan dilakukan juga pengerukan lebih dalam dan pelebaran badan sungai sekaligus untuk lebih memperlancar aliran sungai.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BBWS Citarum Suwarno mengatakan, pihaknya akan menggali dasar sungai yang ada saat ini dari arah hulu dan hilir Sungai Cikijing. Namun, BBWS Citarum sendiri belum bisa melakukan pelebaran badan sungai sesuai dengan desain karena harus membebaskan lahan terlebih dahulu.

“Jadi dalam minggu ini dari balai itu akan mengerjakan penggalian Sungai Cikijing dari jembatan ke arah hulu (Kahatex) kurang lebih 250 meter, ke arah hilir kurang lebih 500 meter. Tapi nanti kalau ke arah hilir kurang, kita akan perpanjang lagi. Jadi kita akan menggali di badan sungai yang ada,” ucap Suwarno.

Sesuai dengan rencana desian bangunan, pelebaran badan sungai akan dilakukan hingga hampir 24 meter ditambah akses jalan di kiri-kanan sungai sepanjang tiga meter. Sementara pengerukan akan dilakukan hingga kedalaman empat meter. Untuk merealisasikan hal tersebut BBWS Citarum mesti membebaskan lahan dengan anggaran mencapai sekitar Rp 98 Miliar.

Sementara itu, General Manajer Kahatex Luddy mengaku pihaknya kini sedang menunggu rekomendasi teknik untuk membongkar seluruh bangunan pentutup Sungai Cikijing. Dia berharap April ini bisa segera dikerjakan. Selain itu, Luddy menambahkan pihak Kahatex juga ikut berperan dalam normalisasi Sungai Cikijing ini dalam hal pengerukan dan pemompaan Sungai Cikijing.

“Kita sisain yang terakhir itu hanya jembatan saja. Kan memang yang justru persoalan ada di situ. Nah, kami sekarang lagi menunggu rekomendasi teknik. Jadi setelah rekomendai teknik itu keluar, kita langsung kerjakan. Mudah-mudahan sih April ini bisa langsung dikerjakan, karena kita lagi nunggu gambar konstruksinya seperti apa, kemudian setelah keliatan penampangnya langsung kita kerjain,” tutur Luddy.

Sungai Cijiking yang ada di kawasan Kahatex sepanjang 570 meter. Luddy mengatakan hal tersebut menjadi tanggung jawab Kahatex. “Sebetunya pangkal persoalannya hanya 28 meter. Selebihnya itu kan di luar Kahatex cuman ada di dinding Kahatex. Jadi yang sisa 28 meter itu yang nanti kita akan luruskan, kita akan pindahkan,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Polda Jawa Barat akhirnya menangkap Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita, perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang kasusnya menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim penyidik berhasil melacak keberadaan tersangka melalui aktivitas transaksi perbankan yang […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebadung.com – Dewan Pakar Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Yudi Latif menilai Indonesia membutuhkan revolusi Pancasila yang mampu menghadirkan pemerataan keadilan ekonomi sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan Yudi Latif saat menyampaikan Pidato Kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar MMS di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Senin […]

Bale Jabar

SORONG, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026. Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Ganesha Business Festival (GBF) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, Sabtu (30/5/2026). Ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, karya bisnis, dan kreativitas mahasiswa itu mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”. Tema tersebut […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]