Bale Kab BandungPamong

Pangdam; Tentara Bawa Cangkul Juga Masih Gagah

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Herindra menyerahkan bantuan bibit padi secara simbolis kepada perwakilan poktan saat kegiatan Percepatan Gerakan Tanam dan Panen Serentak Upsus Pajale di Kampung Mekarsari, Desa Sukasari Kec Sorean.g Kab. Bandung, Sabtu (21/1). by Pendam Slw
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Herindra menyerahkan bantuan bibit padi secara simbolis kepada perwakilan poktan saat kegiatan Percepatan Gerakan Tanam dan Panen Serentak Upsus Pajale di Kampung Mekarsari, Desa Sukasari Kec Sorean.g Kab. Bandung, Sabtu (21/1). by Pendam Slw

SOREANG – Pangdam III/Siliwangi bersama Menteri Pertanian, Wakil Gubernur Jabar mengikuti kegiatan Percepatan Gerakan Tanam dan Panen Serentak Upsus Padi, Jagung dan Kedelai di Kampung Mekarsari, Desa Sukasari, Kec Soreang, Kab. Bandung, Sabtu (21/1).

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Herindra mengapresiasi pemerintah melibatkan TNI dalam meningkatkan dan mengejar target produksi pangan. Pangdam menegaskan, pihaknya siap mensukseskan segala program terkait pangan ataupun pertanian ini.

Maka Herindra pun mengimbau seluruh Komandan Kodim, agar mendukung penuh, dan tak main- main dalam mengawal program -program yang dicanangkan pemerintah.

“Tentara kini nggak selalu harus bawa bedil, bawa cangkul juga masih gagah. Komandan Kodim harus dukung penuh dan jangan main-main agar target produksi pangan tercapai,” tandas Pangdam dalam sambutannya.

“Jangan sampai ke depan produksi pangan menurun, untuk mari kita dukung agar Indonesia tidak impor namun terwujud swasembada pangan,” tegas Herindra.

Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi panen padi dan tanam padi dengan menggunakan traktor panen dan traktor tanam hasil karya anak bangsa yang tidak kalah kualitasnya dengan negara luar.

Selanjutnya Mentan didampingi Pangdam III/Siliwangi, Wagub mennyerahkan 75 ton bibit padi secara simbolis kepada kelompok tani di wilayah Kabupaten Bandung, dengan harapan seluruh dukungan yang diberikan agar dapat dijaga dan dipelihara dengan baik.

“Kami,melihat padi yang menguninng dan panen dengan menggunakan alat produksi sendiri dan kita tidak kalah dengan produksi negara lain, karena produksi kita masih yang terbaik dibanding dengan negara-negara lain,” kata Mentan.

“Alat panen dan alat tanam yang digunakan tadi adalah menggunakan produksi anak bangsa yaitu produksi dalam negeri, kita patut bersyukur dan acungkan jempol karena anak-anak bangsa ini pinter dan cerdas karena telah menciptakan karya yang manfaatnya sangat luar biasa apalagi untuk kepentigan masyrakat tani,” imbuh Amran.

Disampaikannya juga untuk saat ini kita tidak mengimpor beras dari luar karena hasil panen kita sudah dapat mengatasi dan memenuhi kebutuhan masyarakat kita.

Pada kesempatan ini Mentan memberikan bantuan 25 unit mesin pompa kepada poktan di Kabupaten Bandung dengan tujuan agar hasil panen yang akan dicapai nanti menjadi lebih baik lagi.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close