Bale Bandung

Pemkab dapat Pendampingan Sakip Kemenpan RB

×

Pemkab dapat Pendampingan Sakip Kemenpan RB

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Naser saat pendampingan Rakor Pemda tentang SAKIP di Gedung Moch. Toha Soreang, Selasa (14/2). by Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung Dadang Naser saat Rakor Pemda tentang SAKIP di Gedung Moch. Toha Soreang, Selasa (14/2). by Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Penguatan akuntabilitas kinerja di lingkungan Pemkab Bandung saat ini harus lebih terintegrasi. Menurut hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2016, Kabupaten Bandung mendapatkan nilai 54,61 dengan predikat “CC”.

Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Didid Noordiatmoko,AK.,MM menerangkan, pendampingan untuk perbaikan perencanaan program dan SAKIP Kabupaten Bandung perlu dilakukan.

“Evaluasi SAKIP untuk penerapan akuntabilitasnya sudah memadai. Secara dokumen Namun dari sisi substansi, Pemkab Bandung masih perlu didampingi dalam hal sistem manajemen kinerja,” ucap Didid usai Rapat Koordinasi Pemda di Gedung Moch. Toha Soreang, Selasa (14/2/17).

Lebih lanjut Didid mengungkapkan, perencanaan yang mantap adalah fokus pada prioritas pembangunan yakni Kabupaten Bandung yang lebih baik sejak dari perencanaan, bukan pada prioritas masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Fokus penggunaan anggaran harus pada sasaran pembangunan daerah. Ini dihasilkan dari kolaborasi OPD melalui intervensi fokus prioritas program masing-masing, sejak dari perencanaan yang terintegrasi dengan baik” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Bandung H. Dadang M Naser meminta agar OPD melakukan kajian evaluasi bukan hanya pada dokumen perencanaan, tapi lebih pada segi implementasi di lapangan. Bupati mengungkapkan untuk perencanaan program dan penganggaran, saat ini belum sepenuhnya dilengkapi dengan indikator kinerja utamanya (IKU). Akibatnya sasaran kinerja belum bisa terukur dan bisa mencapai target.

“Saya menghimbau agar OPD melakukan review terhadap RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah). Hasilnya harus bisa terukur secara relevan, sehingga bisa terimplementasikan langsung, dan berdampak bagi peningkatan pembangunan khususnya bagi kesejahteraan masyarakat,” tandas Dadang.

Selain itu, sebagai rekomendasi dari Tim Evaluasi Sakip Kemenpan RB, Dadang menambahkan agar dilakukan juga penerapan anggaran berbasis kinerja. Hal ini mewajibkan setiap OPD untuk mempertanggungjawabkan kinerja pada tahun sebelumnya.

“Kemudian agar diterapkan teknologi informasi berupa e-Planning, e-Budgeting, e-Pelaporan dan e-Monev kinerja,” sebutnya. Dalam hal ini para pejabat pemangku kepentingan harus lebih paham perencanaan yang terintegrasi. Penggunaan anggaran harus tepat sasaran dan terus dievaluasi.

“Perencanaan yang terintegrasi ini harus dipahami pejabat pemangku kepentingan. Contohnya saat fokus prioritas ditujukan untuk peningkatan pangan, maka OPD lain harus turut mengintervensi melalui dukungan program prioritas masing-masing OPD opd seperti pertanian, perikanan, peternakan dan lainnya. Jadi semuanya terintegrasi,”pungkas Dadang.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]