Bale Kota Bandung

Pencak Silat Dinominasikan Warisan Budaya Tak Benda Unesco

×

Pencak Silat Dinominasikan Warisan Budaya Tak Benda Unesco

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berpencak silat di RW 07 Kelurahan Babakan Ciamis Kec. Sumur Bandung, Sabtu (1/10/16) malam. by Humas Pemkot Bandung
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berpencak silat di RW 07 Kelurahan Babakan Ciamis Kec. Sumur Bandung, Sabtu (1/10/16) malam. by Humas Pemkot Bandung

BANDUNG – Pemerintah Republik Indonesia tengah berupaya untuk menominasikan Pencak Silat untuk ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada tahun 2018.

Untuk mendukung upaya itu, rencananya bulan Mei 2017 pemerintah melalui Duta Besar/Deputi Wakil Tetap Republik Indonesia di UNESCO Fauzi Soelaeman akan mengadakan pagelaran Pencak Silat di Gedung UNESCO, Paris, Perancis. Fauzi lantas berkomunikasi dengan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, selaku pimpinan daerah di ibu kota Jawa Barat, agar bisa mengirimkan delegasi pencak silat untuk tampil di sana.

Bagi Ridwan, ini adalah sebuah kepercayaan bagi Kota Bandung untuk menjadi perantara diplomasi budaya Indonesia dengan UNESCO. Terlebih lagi, Kota Bandung telah ditetapkan sebagai bagian dari UNESCO Creative City Network di bidang desain pada 15 Desember 2015. Untuk itu ia akan mendukung penuh gagasan tersebut.

“Kita dukung kalau memang Bandung oleh komunitas pencak silat dipercaya untuk mengirimkan dan mewakili diplomasi ini. Dengan senang hati kita akan dukung. Salah satunya kita akan mengirimkan pencaknya,” tutur Ridwan di Pendopo Kota Bandung, Jumat (3/2/17).

Namun menurutnya, ada hal lain yang bisa ditampilkan Indonesia terkait pencak silat selain aspek bela dirinya. Ada pula unsur-unsur seni, musik, dan busana yang bisa menjadi nilai tambah.

“Kalau hanya bela dirinya saja saingannya banyak. Tapi ini kan pencak silat, bela diri yang ada ngibing (menari), berarti melestarikan musik tradisi. Ada banjunya bisa didekor-dekor berarti melestarikan busana tradisional,” terangnya.

Ridwan menjelaskan, agar pencak silat ini bisa ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO, pemerintah harus proaktif untuk mempromosikannya. Upaya menyelenggarakan pentas pencak silat tersebut adalah salah satu cara agar para juri bisa tertarik untuk memasukkan pencak silat ke dalam daftar tersebut.

Duta Besar Fauzi menjelaskan setiap dua tahun sekali, Indonesia selalu mengirimkan kekayaan warisan budayanya ke UNESCO. Jangka waktu dua tahun itu merupakan ketetapan dari UNESCO. Lembaga PBB tersebut hanya bisa memproses 50 permohonan setiap tahunnya dari seluruh negara.

“Tahun lalu sudah kita daftarkan Kapal Pinisi. Untuk tahun ini kita akan upayakan pencak silat agar bisa masuk ke daftar di tahun 2018 untuk ditetapkan di 2019,” terang Fauzi.

Upaya ini akan dioptimalkan agar usulan tersebut tidak ditolak oleh UNESCO. Pasalnya, sudah ada beberapa usulan Indonesia yang ditolak karena berbagai faktor.

“Jika nilainya kurang, kita bisa upayakan dengan cara-cara promosi yang intensif sehingga bisa mengubah pandangan juri. Itu yang terjadi pada yoga saat diajukan India tahun sebelumnya,” ungkap Fauzi.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BANDUNG, balebandung.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengingatkan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap autisme melalui berbagai kegiatan sepanjang bulan April. Hal tersebut disampaikannya saat acara World Autism Awareness Day 2026 di Pendopo Kota Bandung, Senin 13 April 2026. Menurutnya, peringatan tidak cukup hanya dilakukan pada satu hari saja, melainkan perlu digaungkan secara konsisten selama […]

Bale Kota Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Yayasan Budaya Untuk Individu Spesial (YBUIS) berkolaborasi dengan Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia Jawa Barat (DPW IPTI Jabar) menggelar kegiatan Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, di Galeri PlaAstro, Jalan Moh. Toha, Kota Bandung, Jumat 13 Februari 2026. Kegiatan bertajuk “Mozaik Imlek Nusantara” ini menekankan semangat persatuan dengan membuka ruang […]

BANDUNG, balebandung.com – Yayasan Wahana Bina Insani bekerjasama dengan Tim Dosen DKV FIK Telkom University menggelar pelatihan bagi 20 guru TK dan TA se-Kota Bandung, di PUSDAI Kota Bandung ?Jumat, 28 November 2025. “Pelatihan komprehensif bertujuan memperkuat peran guru di kelas. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut demi penguatan kualitas pengajaran para guru di […]

UJUNGBERUNG, balebandung.com- Gelaran Sasihung Fest 4 kembali mengguncang Alun-alun Ujungberung, Jumat 28 November 2025. Festival yang mengusung semangat kolaborasi dan pelestarian budaya ini menghadirkan ragam kesenian tradisi hingga modern, dengan nafas kuat dari para seniman lokal Bandung Timur. Ketua Sasihung Ujungberung sekaligus pemerhati budaya, Dadang Hendra menjelaskan, Sasihung, singkatan dari Sayunan Seniman Hurip Ujungberung hadir […]

Bale Kota Bandung

LENGKONG, balebandung.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam penyelesaian berbagai persoalan kota melalui sikap peduli dan kebersamaan. “Lawan dari cinta bukan benci, tapi tidak peduli. Kalau sudah tidak peduli, berarti sudah tidak ada rasa. Bandung membutuhkan rasa dan karsa,” kata Farhan saat meresmikan Masjid Al-Ikhlas PC Nahdlatul Ulama Kota […]

Kota Bandung, Balebandung.com – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan Pemkot Bandung akan terus mengawal berlangsungnya renovasi Teras Cihampelas. Hal itu ia sampaikan di tengah-tengah kunjungannya, Jumat 11 Juli 2025. Farhan menyebut, pembenahan kawasan ini bukan sekadar pekerjaan fisik, tetapi bentuk amanat yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. “Ini bukan cuma proyek renovasi biasa. Teras Cihampelas […]