Bale Bandung

Perlu Inpres Bereskan 190.513 Kelas Rusak

×

Perlu Inpres Bereskan 190.513 Kelas Rusak

Sebarkan artikel ini
Anggota Komis X DPR RI Dadang Rusdiana
Anggota Komis X DPR RI Dadang Rusdiana

SOREANG – Anggota Komis X DPR RI Dadang Rusdiana menyebut sekitar 190.513 ruang belajar di Indonesia saat ini dalam kondisi rusak berat dan sedang.

Artinya, terang Dadang, kalau dalam satu ruang ada 30 orang siswa, maka sekitar 5,7 juta anak masih belajar di ruang yang belum representatif. Hal itu menurutnya sangat berisiko bilamana ruang belajar runtuh saat kegiatan belajar mengajar berlansung.

“Masih banyak ruang kelas rusak yang digunakan anak dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Kalau dibiarkan akan beresiko tinggi kepada peserta didik atau tenaga pendidik,” kata Kang Darus, sapaan Dadang Rusdiana, Selasa (11/10/17).

Menurutnya anggaran terbatas jadi kendala. Dari APBN 2017 baru bisa memperbaiki sekitar 39.918 ruang kelas, sedangkan di Tahun 2018 direncanakan hanya bisa diperbaiki sekitar 20.640 ruang kelas.

Sekretaris Fraksi Hanura ini menandaskan, diperlukan kebijakan khusus yang bukan hanya ditangani kementerian. Tetapi, Presiden perlu mengeluarkan Intruksi Presiden (Inpres) untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Biar optimal, Presiden harus mengeluarkan Inpres, jangan mengandalkan kementerian saja, agar permasalahan sarana prasarana pendidikan segera terealisasi,” tandasnya. Kalau perlu, imbuh Darus, dorong pihak swasta untuk ikut menuntaskan masalah sarana pendidikan.

“Karena persoalan ini merupakan kewajiban negara sesuai yang diatur dalam konstitusi, presiden harus intruksikan pihak swasta agar ikut serta menuntaskan permasalahan sarana pendidikan,” terangnya

Peningkatan pendidikan akan tercapai kalau didukung dengan sarana prasana yang memadai. Kalau sarana sudah bagus, kata Darus, para peserta didik akan merasa nyaman dan tenang dalam mengikuti KBM di setiap sekolahnya.

“Untuk tercapainya program peningkatan pendidikan yang berkarakter pun harus ditunjang dengan sarana prasarana yang maksimal,” ujar legislator asal Daerah Pemilihan Kabupaten Bandung-Kab Bandung Barat ini.

Darus mencontohkan pada tahun 80-an banyak sekolah yang dibangun dengan Inpres dan itu mampu meningkatkan akses anak desa untuk mendapatkan pendidikan di sekolah yang dekat dengan rumah.

“Maka Inpres yang sekarang kita butuhkan untuk mengatasi ruang belajar yang rusak, agar anak didik bisa merasa nyaman dalam mengikuti KBM,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengaku, Jawa Barat masih butuh banyak ruang kelas. Menurut dia, minimal ada penambahan 5.000 unit untuk tingkat SMA/SMK.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

balebandung.com – Bahasa Al-Qur’an tidak selalu menyampaikan hukum secara langsung. Ada ungkapan-ungkapan yang tampak halus dan tidak eksplisit, tetapi justru memiliki konsekuensi hukum yang penting. Dari persoalan inilah buku Dari Bahasa ke Hukum: Kinayah Al-Qur’an, Kognisi, dan Nalar Fikih karya Yusuf Ali Tantowi, Syihabuddin, dan Dadang Sudana bergerak. Buku ini mencoba mempertemukan kajian bahasa Al-Qur’an, […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim perusahaan milik Pemkab Bandung ini berhasil meraih Juara 1 National Plumbing Competition dalam rangkaian Indonesia Water Forum (IWF) 2026. Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raharja, Teddy Setiabudi, mengatakan prestasi tersebut menjadi gambaran pentingnya kompetensi sumber daya manusia dalam […]

Bale Bandung

ARJASARI, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali turun langsung menemui warga yang tertimpa musibah. Kali ini, KDS mendatangi Desa Lebakwangi, Kecamatan Arjasari, setelah kebakaran melanda rumah warga pada Minggu malam. KDS mengatakan dirinya langsung berkomunikasi dengan Kepala Desa Lebakwangi setelah menerima laporan mengenai kebakaran tersebut. Ia kemudian memastikan penanganan korban dilakukan bersama perangkat daerah […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Kabel bawah laut menjadi salah satu infrastruktur penting yang menopang lalu lintas data kawasan Asia-Pasifik. Namun, penguatan jaringan tersebut tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur. Indonesia juga membutuhkan talenta yang memahami teknologi, regulasi hingga pengelolaan jaringan subsea. Kebutuhan itu menjadi fokus Connexus 2026: Limitless Waves (Bandung Series) yang digelar Telkom University (Tel-U) […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan belanja daerah Rp5,30 triliun dalam Rancangan APBD 2027. Angka tersebut lebih besar dibandingkan proyeksi pendapatan daerah yang berada di level Rp5,16 triliun, sehingga APBD 2027 dirancang mengalami defisit Rp145 miliar. Kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran ruang fiskal Kabupaten Bandung dalam menjalankan program pembangunan tahun depan. Bupati Bandung […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung tidak berhenti pada seremoni. Warga justru menjadikan malam puncak perayaan sebagai panggung budaya dengan menghadirkan pagelaran Wayang Golek Putra Giri Harja 5 dengan Dalang Kiki Mardani Subasrana Sunarya yang diselenggarakan Karang Taruna RW 03 Desa Sukamenak. Pagelaran tersebut digelar di Lapang RT […]