Bale Bandung

Pilgub Jabar 2018, Cellica Siap Dampingi Dedi?

×

Pilgub Jabar 2018, Cellica Siap Dampingi Dedi?

Sebarkan artikel ini
Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana. by ist

RANCAEKEK – Kabar pencalonan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi di Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2017 hingga kini terus berkembang. Ketua DPD Golkar Jawa Barat yang baru dilantik itu kini mulai mencoba menuai simpati masyarakat Jawa Barat, salah satunya dengan menggelar Safari Ramadhan berupa Tabligh Akbar bertema “Tafakur di Dayeuhluhur” ke berbagai daerah, termasuk Kabupaten Bandung. Judulnya memang menghibur rakyat, sambil bertausyiah. Tapi di balik itu tentu ada hidden agenda politik. Seperti yang Dedi bilang, masyarakat Jawa Barat sudah cerdas dalam politik.

Pada helaran Safari Ramadhan di Lapangan Sepakbola Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Kamis (23/6/16) malam, selain dihadiri Ketua Umum Golkar Setya Novanto, tampak pula Bupati Bandung Dadang Naser dan Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana. Hadir juga Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung Hilman Sukirman yang kini duduk jadi anggota DPRD Jabar.

Sepertinya Dedi mulai meraba-raba siapa calon yang akan mendampingnya menuju Pilkada Jawa Barat 2017. Hadirnya Cellica di acara itu membuat nama Bupati Karawang tersebut kerap kali disebut-sebut baik oleh Ustadz Jujun Junaedi dan penyanyi Charly Van Houten yang turut memeriahkan tablig akbar yang berlangsung hingga tengah malam itu. Oleh keduanya Cellica pun diperkenalkan kepada penonton berkali-kali, meski berkali-kali pula Ustadz Jujun menegaskan tidak ada acara politik-politikan dalam Safari Ramadhan yang digelar Golkar Jabar itu.

Tampaknya akan selalu sulit untuk mau bicara-terang-terangan soal pencalonan di Pilgub Jabar untuk saat ini karena dianggap terlalu dini. Dan jika ditanya pun jawabannya sudah tertebak, tidak! Seperti Cellica sendiri membantah kehadirannya di acara itu beragendakan pencalonan maju di Pilgub Jabar.

“Oh, tidak, tidak. Saya hadir di sini karena kebetulan ada acara di Bandung, jadi saya singgah ikut menyaksikan acara ini,” kata Cellica menukas pertanyaan Balebandung.com.

Senada dengan Bupati Karawang asal Partai Demokrat itu, Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi pun membantah kehadiran Cellica dalam rangka perkenalan untuk mendampinginya di Pilgub Jabar nanti. Apakah Cellica disiapkan untuk menjadi pendamping Dedi di Pilgub Jabar? “Enggak, beliau kebetulan ada urusan soal Karawang di Bandung. Jadi, cuma ikut nonton,” kilah Dedi.

Dengan bantahan dari kedua bupati tersebut, tinggal waktu yang bisa menjawab benar tidaknya Cellica jadi pendamping Dedi di Pilgub Jabar. Namun memang ada kedekatan antara Cellica dan Dedi. Bahkan suatu ketika Cellica sempat menyebut kalau Dedi sebagai guru politiknya, selain Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

“Kang Dedi Mulyadi Bupati Purwakarta, guru kami, guru politik kami, kami banyak belajar pada beliau, khususnya bagi saya saat memimpin Karawang selama 1 tahun 2 bulan kemarin,” ujar Cellica saat menang dalam Pilkada Karawang 2015 versi hitung cepat Cyrus Network di Hotel Mercure Karawang, Rabu (9/12/15). Pada Pilkada Serentak di Karawang 2015 itu, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi memang sering tampak hadir memberikan support kepada Cellica dan pasangannya Ahmad Zamakhsyari (Jimmy).

Dengan demikian, meski Celica tidak jadi pendamping Dedi, tapi sudah jelas, setidaknya bakal mendukung Dedi di Pilgub nanti. Seperti halnya pula yang dialami Bupati Bandung Dadang Naser. Saat Pilkada Serentak Kabupaten Bandung 2015, Dedi pun beberapa kali menampakkan diri menjelang Hari H Pencoblosan Pilkada Kabupaten Bandung 2015. Ini barangkali yang dinamai politik balas budi. [iwa]

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

Tomé Pires mencatat istana raja Sunda bertiang 330. Prasasti Batutulis menyebut parit, balai, samida, dan talaga. Jika istana Pakuan lenyap, bukan berarti Pajajaran tidak ada. Bisa jadi karena istananya memang dibangun dari kayu, bambu, ijuk, dan umpak batu—arsitektur tropis Sunda yang menyatu dengan alam. Ada pertanyaan yang selalu muncul setiap kali orang membicarakan Kerajaan Pajajaran: […]

Bale Bandung

Perjanjian Sunda–Portugis 1522 bukan sekadar urusan dagang lada. Ia adalah manuver internasional Pajajaran untuk mempertahankan pintu lautnya dari tekanan Demak-Cirebon. Dari Pakuan ke Malaka, kerajaan Prabu Siliwangi pernah bermain dalam geopolitik global abad ke-16. Pada 21 Agustus 1522, di pesisir Sunda Kalapa, sebuah perjanjian penting dibuat antara Kerajaan Sunda/Pajajaran dan Portugis. Di atas kertas, perjanjian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – UNICEF (United Nations Children’s Fund) mengapresiasi kinerja Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung dalam penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat. Perusahaan daerah tersebut dinilai menjadi salah satu contoh praktik baik dalam mendukung pemenuhan hak anak, terutama hak atas akses air bersih dan lingkungan yang sehat. Apresiasi itu disampaikan Kepala Perwakilan UNICEF […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi membuka Kick Off Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang TK, SD dan SMP Tahun 2026 di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Selasa (19/5/2026). Bupati yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) itu mengatakan, kegiatan kick off ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan siap mendukung pelaksanaan kerja sama Country Programme Action Plan atau CPAP 2026–2030 antara UNICEF dan Pemerintah Pusat. Program tersebut dinilai sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, terutama dalam pemenuhan hak anak dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb saat menerima sosialisasi pelaksanaan kegiatan […]

Bale Bandung

balebandung.com – Dari Pakuan, Sunda Kalapa, maung, hingga nama Kodam Silliwangi dan Universitas Padjadjaran, Siliwangi bukan sekadar raja masa lalu. Ia menjadi cara orang Sunda mengingat kejayaan yang hilang. Dari sekian banyak raja Sunda, nama Prabu Siliwangi paling keras menggema di telinga rakyat Jawa Barat. Ia hadir dalam cerita rakyat, nama jalan, kesatuan militer, simbol […]