Bale Bandung

Poktan Katata Pangalengan Terima Polis Asuransi, Sertifikat dan KUR Pertanian

×

Poktan Katata Pangalengan Terima Polis Asuransi, Sertifikat dan KUR Pertanian

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser saat Sinergi Aksi Nyata Pemprov Jabar-OJK Regional II Jabar melalui TPAKD Jabar, di Gedung Mohamad Toha Soreang, Senin (19/6). by Den Kominfo Kab Bdg
Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser saat Sinergi Aksi Nyata Pemprov Jabar-OJK Regional II Jabar melalui TPAKD Jabar, di Gedung Mohamad Toha Soreang, Senin (19/6). by Den Kominfo Kab Bdg

SOREANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Jawa Barat melakukan Aksi Nyata, yaitu eksekusi langsung berupa penyaluran 100 Polis Asuransi Mikro, 10 Sertifikat Agen Laku Pandai dan penyaluran 5 Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Katata Pangalengan.

Sinergi Aksi Nyata Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional II Provinsi Jawa Barat melalui TPAKD Jabar ini berlangsung di Gedung Mohamad Toha Soreang, Senin (19/6/17).

Poktan Katata merupakan kelompok petani unggulan dari Kecamatan Pangalengan binaan UNPAD, PT. HERO Supermarket Tbk., Giant dan Bank Indonesia yang memasarkan produk sayurannya di Supermarket Hero, Giant, Pasar Induk di Bandung, Jakarta dan Bekasi.

Kepala OJK Regional II Jabar selaku pengarah TPAKD Jabar, Sarwono mengungkapkan, di Indonesia ada kurang lebih 118 bank umum dan 1630 BPR, sedangkan jumlah total penduduk Indonesia sekitar 250 juta. Dengan jumlah bank sebanyak itu harusnya masyarakat Indonesia secara umum mendapat akses keuangan, tapi nyatanya masih belum sesuai harapan.

“Dari survey yang dilakukan OJK pada tahun 2016, tercatat hanya 29% masyarakat yang memiliki pemahaman yang cukup terhadap produk dan layanan jasa keuangan. Ini bisa dikatakan sangat rendah dan pemahaman yang rendah ini berkaitan erat dengan masih tertutupnya masalah akses keuangan,” ungkap Sarwono.

Sarwono menyebut ada 3 hal yang jadi penyebabnya, yang pertama yaitu kurangnya edukasi yang intensif, adanya aturan mengenai agunan dan jarak perbankan yang tidak mudah dijangkau masyarakat desa.

“Masalah edukasi bukan hanya tanggungjawab OJK, tapi juga industri layanan perbankan, ini yang harus terus ditingkatkan,” terangnya.

Upaya pemerintah lewat KUR, lanjutnya, sudah memberikan keleluasaan kepada perbankan untuk menyediakan pembiayaan tanpa agunan sampai dengan Rp. 25 juta. Sedangkan permasalahan jarak, OJK sudah menyediakan fasilitas dengan adanya agen-agen Laku Pandai.

“Dengan adanya agen Laku Pandai yang sudah tersertifikasi akan memudahkan masyarakat yang membutuhkan layanan perbankan, sehingga tidak kesulitan menjangkau bank yang letaknya di kota,” kata Sarwono.

Tahun 2017 ini, lanjut Sarwono, TPAKD Provinsi Jabar punya dua program, yaitu perluasan akses keuangan bagi para petani karena tema yang diusung masih pada ketahanan pangan.

“Kelompok Tani Katata Kecamatan Pangalengan ini dipilih karena memiliki usaha dan akses pasar yang baik, akan tetapi dukungan modalnya yang masih kurang, akses keuangannya masih terbatas. Ini yang kami fasilitasi agar mereka lebih maju lagi,” kata dia.

Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser dalam sambutannya menyebutkan pembangunan pertanian adalah suatu bagian integral dari pembangunan ekonomi dan masyarakat secara umum. Untuk mencapai keberhasilan di sektor pertanian ini diperlukan kerjasama di antara petani, pemerintah, lembaga peneliti, ilmuwan, inovator, kalangan akademik maupun pihak swasta termasuk di dalamnya unsur perbankan.

Pemkab Bandung memberikan apresiasi yang tinggi dengan dilaksanakannya penyerahan polis asuransi, penandatanganan akad Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Agen Laku Pandai kepada petani hortikultura Poktan Katata, serta ucapan terima kasih kepada TPAKD Jabar, Bank bjb dan Asuransi Bumi Putera.

“Inilah wujud Sabilulungan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani hortikultura khususnya di Kecamatan Pangalengan. Diiringi harapan melalui kegiatan ini, mampu meningkatkan gairah pemasaran pertanian guna memantapkan Kabupaten Bandung yang maju, mandiri dan berdaya saing,” ucap bupati.

Selain Poktan Katata ini, sebut Dadang, masih banyak poktani lain yang perlu mendapat perhatian, karena di Kabupaten Bandung masing-masing daerah memiliki produk-produk tani unggulan maupun UMKM dan UKM dalam mewujudkan Bandung Seribu Kampung. Ia berharap ke depan percepatan akses keuangan juga bisa menjangkau poktan lainnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – KONI Kabupaten Bandung memastikan pembinaan cabang olahraga tetap berjalan dan komunikasi dengan seluruh cabor hingga kini berlangsung kondusif menjelang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (Porprov) XV di Kota Bogor pada November 2026. KONI juga menyatakan pihaknya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp6,3 miliar untuk mendukung pembinaan atlet dan persiapan kontingen Kabupaten Bandung untuk […]

Bale Bandung

BANJARAN, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna bertakziyah ke dua rumah duka korban yang terseret arus sungai saat hujan deras, di Kampung Girang Deukeut RT 01/RW 09 Desa Banjaran Kulon Kecamatan Banjaran, Kamis (16/4/2026). Kedua korban antara lain seorang siswi bernama Ginasyah Lintang Sari (18), Kelas XII SMAN 1 Banjaran dan Agus Sutisna (52), seorang […]

Bale Bandung

balebandung.com – Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385, Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Forkopimda, para Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemkab Bandung melaksanakan ziarah ke makam para Bupati Bandung terdahulu, Kamis 16 April 2026. Rombongan Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) mengawali ziarah ke Taman Makan Pahlawan (TMP) Cikutra. Dari Cikutra, rombongan kemudian […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Banyaknya bangunan liar yang berdiri di atas lahan sempadan sungai membuat Bupati Bandung Dadang Supriatna membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Bangunan Liar (bangli). Selain itu, pembentukan tim pentahelix di 7 kecamatan rawan banjir juga diperlukan untuk percepatan penanggulangan banjir secara bertahap. Bahkan Bupati yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) ini meminta […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna turun langsung ke lokasi banjir di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek, untuk memantau kondisi warga terdampak sekaligus memastikan kesiapan dapur umum dan tim tanggap darurat yang siaga di lapangan. Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau langsung dapur umum sekaligus memantau kondisi banjir di halaman Desa Sukamanah, Jalan Yasaadi Kecamatan Rancaekek, Rabu […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua III Bidang Perekonomian DPRD Kabupaten Bandung, Dr. MA Hailuki menyatakan, pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan terkait dugaan kasus di PT Bandung Daya Sentosa (BDS/Perseroda). Menurut Hailuki, seluruh proses tersebut sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum agar dapat diungkap secara terang dan tuntas. “Kami tentu menghormati proses hukum yang […]