Bale Bandung

Rapid Test Covid-19 di SJH Berjalan Lancar

×

Rapid Test Covid-19 di SJH Berjalan Lancar

Sebarkan artikel ini

KUTAWARINGIN, Balebandung.com – Ratusan kendaraan antri memasuki kawasan Stadion Si Jalak Harupat (SJH) Kabupaten Bandung. Mereka yang sebelumnya telah mendapat undangan, hadir untuk melakukan Rapid Test Covid-19.

Tes dengan mekanisme drive thru tersebut, dilakukan di halaman depan Gedung VVIP SJH. Satu persatu kendaraan berhenti, kemudian seorang petugas dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, menghampiri dan mengambil sampel darah para undangan tanpa turun dari kendaraan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Grace Mediana Purnami mengungkapkan, Kabupaten Bandung mendapatkan kuota alat tes sebanyak 556 buah.

“Pelaksanaannya dilakukan melalui mekanisme drive thru, door to door oleh puskesmas dan di rumah sakit. Alhamdulillah, untuk pelaksanaan Drive thru ini berjaan lancar berkat kerjasama dengan Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Bandung,” ungkap Kepala Dinkes usai pelaksanaan tes di SJH Kecamatan Kutawaringin, Minggu (29/3/2020).

Sementara kegiatan rapid Test dengan mekanisme lainnya, ucap Grace, dilakukan lima rumah sakit yang ada di Kabupaten Bandung. “Saat ini tes dengan mekanisme lainnya dilakukan lima rumah sakit dan prosesnya tengah berjalan,” ungkapnya.

Rapid Test Massive Covid-19 dilakukan untuk mengetahui peta sebaran covid-19 di Kabupaten Bandung. “Tentunya kami berharap, seluruh peserta menunjukkan hasil negatif. Dengan demikian merupakan modal awal bagi Kabupaten Bandung untuk melakukan strategi langkah pencegahan selanjutnya. Juga mensosialisasikan pola social distancing di masyarakat dengan lebih baik dan lebih waspada lagi,” harap Grace.

Bupati Bandung Dadang M. Naser menyempatkan diri, untuk memantau pelaksanaan tes di stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung tersebut.

“Untuk kawasan zona merah, Rapid Test Covid-19 dilaksanakan melalui mekanisme door to door. Berdasarkan data warga yang positif terpapar covid-19, itu kecamatan mana, desa apa terus di kampung mana. Nah, radius berapa rumah dari titik terpapar itu yang dites. Sedangkan di SJH dilakukan pada ODP (Orang Dalam Pemantauan),” ucap Bupati di Rumah Jabatannya usai pemantauan.

Dadang Naser menjelaskan, rapid test tidak diperuntukkan bagi seluruh masyarakat. Daftar peserta test sudah ditentukan oleh Dinkes, dan tidak sembarang orang bisa mengikutinya.

“Tes ini uji petik, yaitu untuk menentukan wilayah mana yang akan mendapat penanganan lebih lanjut. Untuk warga yang ujug-ujug ingin dites, ditanya dulu alasannya apa? Kan dinkes punya data, tidak semuanya dites karena alatnya juga terbatas,” jelas Kang DN, sapaan Dadang.

Kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bandung, Kang DN mengingatkan, agar memberikan keterangan yang jelas saat ada anggota keluarga yang sakit di puskesmas atau rumah sakit.

“Tolong kepada masyarakat, jangan sampai ada yang batuk-batuk disangka corona terus dijauhi. Ada yang meninggal karena TB, terus disangka corona. Makanya di tingkat RT RW dan keluarga, harus terus terang bahwa anggotanya ada riwayat sakit apa, itu harus jelas. Social distancing itu menjaga jarak fisik, bukan kehidupan sosialnya,” tegas Kang DN.

Tidak bosan ia mengajak masyarakat memperkuat pola social distancing, untuk mempercepat berlalunya pandemi global itu.

“Ayo kita sama-sama disiplin. Kalau tidak penting sekali, jangan keluar rumah. Lakukan aktivitas di rumah, berjemur, olahraga ringan, konsumsi makanan sehat, sirkulasi udara di rumah harus baik, dan lakukan penyemprotan atau dilap dengan disinfektan secara berkala,” seru Dadang Naser. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]