Bale Jabar

Ridwan Kamil Intens Tanamkan Pancasila kepada Generasi Muda

×

Ridwan Kamil Intens Tanamkan Pancasila kepada Generasi Muda

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berinteraksi memperkenalkan pancasila lewat permainan tradisional kepada anak- anak di SDN 06-07 Sukamentri, Desa Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (11/12/2021). (Foto: Pipin Sauri/Biro Adpim Jabar)

KOTA BANDUNG, Balebandung.com –Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil intens menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda. Hal itu dilakukan agar generasi muda sebagai penerus bangsa Indonesia memegang teguh dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Saat menghadiri Pembukaan Tahun Ajaran 2021 – 2022 dan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) bagi Siswa Baru pada Kamis (15/7/2021) lalu, misalnya, Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– menjelaskan betapa pentingnya Pancasila.

Menurut Kang Emil, Indonesia terdiri dari banyak suku serta bangsa, dan Pancasila merupakan satu janji untuk menyatukan hubungan di antara perbedaan tersebut.

“Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, perjanjian atau akad nikah kita namanya Pancasila karena agamanya tidak satu, bahasanya tidak satu, seleranya tidak satu, adatnya tidak satu. Maka supaya rumah ini tidak bubar kita harus menghargai sebuah perjanjian yang namanya Pancasila,” ucap Kang Emil.

Para siswa-siswi Jabar, menurut Kang Emil, harus berpikir untuk mencari persamaan antar satu dengan yang lainnya. Karena menurutnya, jika terus mencari-cari perbedaan, pasti akan selalu ada perdebatan tanpa henti.

“Hari-hari ini di handphone itu banyak sekali orang-orang yang mudah bertengkar. Oleh karena itu jangan selalu mencari perbedaan pasti ketemu. Saya laki-laki misalkan, Anda perempuan itu aja sudah beda. Saya Sunda, itu Jawa itu aja udah beda. Saya islam itu kristen itu sudah beda. Kalau dicari perbedaan pasti ketemu. Yang harus dicari itu persamaan,” kata Kang Emil.

“Kita beda Agama tapi Indonesia Raya berarti sama. Oh kita sama agama, beda organisasi, tapi rukun islamnya sama. Jadi, jadilah generasi yang selalu mengedepankan persamaan jangan terlalu membesar-besarkan perbedaan,” imbuhnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mengedukasi nilai kebangsaan kepada warga Sukamentri yang terpapar paham NII di SDN Sukamentri 3-4-5, Desa Sukemantri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (11/12/2021). (Foto: Pipin Sauri/Biro Adpim Jabar)

Teraktual, Kang Emil memberikan edukasi kebangsaan kepada 20 warga yang terpapar paham Negara Islam Indonesia (NII) di SDN Sukamentri 3-4-5 Garut, Desa Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (11/12/2021).

Dalam penataran itu, Kang Emil menerangkan tentang pentingnya menghargai perbedaan dan melihat kebhinekaan sebagai rahmat bukan sebagai kebencian.

“Pancasila adalah kesepakatan untuk membangun rumah Indonesia yang lestari,” ujarnya.

Remaja Desa Sukamentri terpapar paham radikalisme NII karena sejumlah faktor seperti pengetahuan agama minim, pendidikan, hingga persoalan ekonomi. Kang Emil mengatakan, paham NII nyata adanya dan berbahaya bila banyak remaja yang terpapar.

“Itu nyata, oleh karena itu saya turun langsung jadi guru untuk mengembalikan mereka ke dalam paham ideologi pancasila yang kuat,” tuturnya.

Selain itu, Jawa Barat menjadi provinsi pertama di Indonesia dan dijadikan role model yang mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila melalui permainan tradisional dengan nama Pancamain.

Pancamain adalah lima jenis permainan tradisional Indonesia dari 2.600 keragaman tradisi. Yakni, pancagasing, papancakan, bola lima, balap jajar dan catur teuku umar. Lima kearifan lokal ini sudah dikaji, diriset dan diformulasi oleh Zaini Alif sebagai Ketua Umum Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia.

Kang Emil mengungkapkan, tujuan dari Pancamain adalah melahirkan generasi yang mencintai, membela, dan mengamalkan pancasila. Ia meminta dinas pendidikan provinsi dan kabupaten kota di Jabar untuk memopulerkan permainan tradisional tersebut melalui guru-guru di sekolah.

Selain itu, Pancamain juga menjadi bagian dari praktik Jabar Masagi sebagai program inovasi pendidikan karakter di Jabar.

“Ini cara kita agar anak-anak tidak hanya cerdas tapi punya akhlak, spiritual, fisik sehat dan punya empati melalui pembelajaran yang menyenangkan,” tutur Kang Emil.

Kemudian, sebanyak 1.108 purna Paskibraka se-Jawa Barat ditetapkan sebagai Duta Pancasila oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Kang Emil menitipkan kepada Duta Pancasila Jabar agar menjadikan Pancasila sebagai dasar dalam mengambil keputusan di keseharian.

“Adik-adik harus sudah melewati yang hanya sekedar membaca, menghafal, memahami, mengkaji, jadilah di level kelima yaitu Duta Pancasila yang mengamalkan karena itulah duta pancasila yang sebenarnya,” harapnya.***”

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Polda Jawa Barat akhirnya menangkap Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita, perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang kasusnya menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim penyidik berhasil melacak keberadaan tersangka melalui aktivitas transaksi perbankan yang […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebadung.com – Dewan Pakar Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Yudi Latif menilai Indonesia membutuhkan revolusi Pancasila yang mampu menghadirkan pemerataan keadilan ekonomi sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan Yudi Latif saat menyampaikan Pidato Kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar MMS di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Senin […]

Bale Jabar

SORONG, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026. Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Ganesha Business Festival (GBF) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, Sabtu (30/5/2026). Ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, karya bisnis, dan kreativitas mahasiswa itu mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”. Tema tersebut […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]