Bale Jabar

Riset Unpad Kembangkan Potensi Ubi Cilembu

WArek III Unpad Dr. Keri Lestari, S.Si., M.Si., Apt. saat Focus Group Discussion Bimbingan Teknis dan Pengembangan Ubi Jalar di Gedung Pusat Unggulan Kawasan Sains dan Teknologi Unpad, Selasa (24/9/19). by unpad

JATINANGOR, Balebandung.com – Sebagai universitas generasi keempat, Unpad saat ini mengambil peran untuk menjadi agen pengembangan wilayah. Salah satunya dengan cara menghilirisasikan riset unggulan agar dapat langsung digunakan untuk kemaslahatan masyarakat. Unpad pun menghadirkan Pusat Unggulan Kawasan Sains dan Teknologi untuk mengkukuhkan peran tersebut.

Berangkat dari potensi pertanian lokal, Unpad ingin membawa potensi tersebut ke ranah global. Potensi lokal yang juga menjadi ikon dari pangan Jawa Barat adalah Ubi Cilembu. Unpad ingin membina para petani lokal dengan meningkatkan kesejahteraan petani melalui Agri-tech dan Agribiz Integration.

Unpad mengembangkan model ekosistem penerapan pertanian presisi yang efisien dan efektif untuk Ubi Cilembu. Budidaya Ubi Cilembu ini terbentuk oleh kerjasama banyak pihak, diantaranya Oorange Universitas Padjadjaran dengan Pemerintah, Bank BRI melalui BRI Microfinance Center, ritase.com, innovation factory, dan DAI.

Terdapat 3 agenda utama dari program integrated smart farming ini yakni profil tanah dan petani yang bertujuan untuk memperoleh data sehubungan dengan kondisi petani. Sebelum implementasinya, sosialisasi dan ToT dilakukan untuk meningkatkan kemampuan adaptasi petani terhadap teknologi. Kemudian pemantauan dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi, stakeholder yang relevan akan menerima akses untuk dasbor aplikasi.

Wakil Rektor III Bidang Riset, Pengabdian Kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Korporasi Akademik, Dr. Keri Lestari, S.Si., M.Si., Apt. mengatakan pengembangan ubi jalar ini adalah salah satu inspirasi riset multidisiplin.

“Kami berharap agar nilai tambah dari produk lebih meningkat. Selain itu, kami akan memfasilitasi Bapak Ibu untuk bertemu dengan yang penjual atau penggunanya. Kita sudah membina komunitas dari Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang untuk bersama-sama mengembangkan Ubi Cilembu ini dari lokal ke global. Kita sudah dampingi baik online maupun offline,” ungkap Keri dalam sambutannya di acara Focus Group Discussion Bimbingan Teknis dan Pengembangan Ubi Jalar di Gedung Pusat Unggulan Kawasan Sains dan Teknologi Unpad, Selasa (24/9/19).

Lebih lanjut, Dr. Keri Lestari menerangkan Ubi Cilembu adalah salah satu dari produk Unpad yang sesuai dengan Nawa Cita Presiden Joko Widodo pada periode pertama. Tentang bagaimana membuat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat supaya bisa bergulir hasil-hasil risetnya dan langsung dilakukan oleh masyarakat.

“Jadi kami di Unpad dalam rangka menghilirkan hasil riset, tidak hanya inovasi yang sifatnya hi-tech tetapi hasil riset yang juga dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga Unpad bisa menjadi referensi solusi bagi masyarakat,” tandasnya.

Acara ini diikuti oleh Komunitas Petani Ubi Cilembu di Nagreg binaan Solihin GP. Solihin GP dalam sebuah kesempatan bersama Dr. Keri Lestari pernah menyatakan dirinya sangat mendukung program Unpad yang memberdayakan masyarakat dari hulu ke hilir. Ia juga mendukung entrepreneur berbasis potensi lokal dan mendukung pemimpin yang hadir untuk masyarakat, yang melakukan pendekatan ke masyarakat, serta memberdayakan potensi lokal.

Di samping itu, para petani mitra Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang, juga berpartisipasi aktif dalam Focus Group Discussion ini. Acara ini juga dihadiri oleh Ir. Ina Dewi Kania, M.P., Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSBTPH) Provinsi Jawa Barat, BPTP Provinsi Jawa Barat, PT Bimandiri Agro Sedaya, Tim Oorange Universitas Padjadjaran, Dosen Peneliti Direktorat Riset Pengabdian kepada Masyarakat dan Inovasi Universitas Padjadjaran, Dosen yang terlibat dalam budidaya, pemetaan wilayah kesuburan ekonomi dan juga pengolahan hasil, dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian Unpad.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close